alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Kisaran Naga Dicanangkan Sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba

iklan-usi

KISARAN, METRODAILY.id – Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur dicanangkan sebagai kampung tangguh anti narkoba. Pencanangan ini merupakan upaya preventif dalam memberantas pengedaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Asahan.

Pembentukan kampung tangguh anti narkoba ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri yang serentak dilaksanakan di Sumatera Utara secara virtual dengan Kapolda Sumatera Utara dalam rangka menjaga masyarakat dari bahaya narkoba, Selasa (29/6).

Pencanangan kampung tangguh dihadiri Bupati Asahan H. Surya , BSc, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, Kajari Asahan, Forkopimda, Kepala BNN, Camat, Forkopimcam Kisaran Timur, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bupati Asahan H. Surya, BSc saat wawancara dengan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyampaikan, bahwa penetapan Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur sebagai salah satu kampung tangguh anti narkoba di Kabupaten Asahan adalah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung upaya pencegahan peredaran narkoba di Kabupaten Asahan, tentunya dengan selalu bersinergi dengan jajaran Polres Asahan dan unsur Forkopimda.

“Kasus narkoba di Kabupaten Asahan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini perlu penanganan serius dari berbagai kalangan dan perlunya kesadaran masyarakat. Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggungjawab kepolisian semata, akan tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama,” ucap Bupati.

Bupati Asahan berharap keberadaan kampung tangguh anti narkoba dapat berkelanjutan dan semakin banyak di Kabupaten Asahan. Pencanangan ini tidak hanya selesai pada saat ini saja, namun harus ada partisipasi dan ketangguhan masyarakat dalam pencegahan narkoba. Warga masyarakat harus mampu mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda supaya bebas dari narkoba.

Baca Juga :  LSM LIRA Tapsel Perkuat Silaturahim

Sementara itu Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, dalam sambutannya menyampaikan tujuan pencanangan kampung tangguh anti narkoba ini adalah untuk merangkul kerjasama antara masyarakat, stakeholder, dalam memerangi peredaran narkotika agar masyarakat bebas dari narkoba.

AKBP Nugroho menyampaikan akan bertindak tegas terhadap pelaku tindak kejahatan, namun humanis terhadap masyarakat. Tidak ada ruang sedikitpun  bagi segala bentuk kejahatan narkoba.

Namun demikian, Kapolres juga mengakui bahwa keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki Polres Asahan utamanya di wilayah perairan, menjadi salah satu pemicu masih banyaknya barang narkotika masuk ke wilayah Kabupaten Asahan.

Hal ini terbukti dari data pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di Mapolres Asahan dalam rentang waktu tahun 2020 hingga 2021.

“Tahun 2020 sebanyak 299 kasus dengan jumlah tersangka 415 orang dan periode Januari sampai Juni 2021, sebanyak 127 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 176 orang,” ungkap Kapolres.

Nugroho menyebut, barang bukti yang berhasil disita pada tahun 2020, ganja sebanyak 3.024,64 gram, sabu-sabu sebanyak 3.417,09 gram dan ekstasy 443 butir. Sedangkan pada Januari sampai Juni 2021, ganja sebanyak 228,64 gram, sabu-sabu 58.709,5 gram dan ekstasy 5.052 butir.

Mengakhiri sambutannya Kapolres Asahan berharap kampung tangguh yang dicanangkan harus mampu  memproklamirkan bahaya narkoba kepada generasi muda. “Tujuan kita adalah agar apa yang kita harapkan dapat tercapai, yaitu Kelurahan Kisaran Naga atau bahkan Kabupaten Asahan zero kasus narkoba,” kata Kapolres. (Per)

 

KISARAN, METRODAILY.id – Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur dicanangkan sebagai kampung tangguh anti narkoba. Pencanangan ini merupakan upaya preventif dalam memberantas pengedaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Asahan.

Pembentukan kampung tangguh anti narkoba ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri yang serentak dilaksanakan di Sumatera Utara secara virtual dengan Kapolda Sumatera Utara dalam rangka menjaga masyarakat dari bahaya narkoba, Selasa (29/6).

Pencanangan kampung tangguh dihadiri Bupati Asahan H. Surya , BSc, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, Kajari Asahan, Forkopimda, Kepala BNN, Camat, Forkopimcam Kisaran Timur, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bupati Asahan H. Surya, BSc saat wawancara dengan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyampaikan, bahwa penetapan Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur sebagai salah satu kampung tangguh anti narkoba di Kabupaten Asahan adalah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung upaya pencegahan peredaran narkoba di Kabupaten Asahan, tentunya dengan selalu bersinergi dengan jajaran Polres Asahan dan unsur Forkopimda.

“Kasus narkoba di Kabupaten Asahan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini perlu penanganan serius dari berbagai kalangan dan perlunya kesadaran masyarakat. Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggungjawab kepolisian semata, akan tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama,” ucap Bupati.

Bupati Asahan berharap keberadaan kampung tangguh anti narkoba dapat berkelanjutan dan semakin banyak di Kabupaten Asahan. Pencanangan ini tidak hanya selesai pada saat ini saja, namun harus ada partisipasi dan ketangguhan masyarakat dalam pencegahan narkoba. Warga masyarakat harus mampu mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda supaya bebas dari narkoba.

Baca Juga :  Warga Kompleks Perumahan Tagih Tanggungjawab Pengembang Abal-abal

Sementara itu Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, dalam sambutannya menyampaikan tujuan pencanangan kampung tangguh anti narkoba ini adalah untuk merangkul kerjasama antara masyarakat, stakeholder, dalam memerangi peredaran narkotika agar masyarakat bebas dari narkoba.

AKBP Nugroho menyampaikan akan bertindak tegas terhadap pelaku tindak kejahatan, namun humanis terhadap masyarakat. Tidak ada ruang sedikitpun  bagi segala bentuk kejahatan narkoba.

Namun demikian, Kapolres juga mengakui bahwa keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki Polres Asahan utamanya di wilayah perairan, menjadi salah satu pemicu masih banyaknya barang narkotika masuk ke wilayah Kabupaten Asahan.

Hal ini terbukti dari data pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di Mapolres Asahan dalam rentang waktu tahun 2020 hingga 2021.

“Tahun 2020 sebanyak 299 kasus dengan jumlah tersangka 415 orang dan periode Januari sampai Juni 2021, sebanyak 127 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 176 orang,” ungkap Kapolres.

Nugroho menyebut, barang bukti yang berhasil disita pada tahun 2020, ganja sebanyak 3.024,64 gram, sabu-sabu sebanyak 3.417,09 gram dan ekstasy 443 butir. Sedangkan pada Januari sampai Juni 2021, ganja sebanyak 228,64 gram, sabu-sabu 58.709,5 gram dan ekstasy 5.052 butir.

Mengakhiri sambutannya Kapolres Asahan berharap kampung tangguh yang dicanangkan harus mampu  memproklamirkan bahaya narkoba kepada generasi muda. “Tujuan kita adalah agar apa yang kita harapkan dapat tercapai, yaitu Kelurahan Kisaran Naga atau bahkan Kabupaten Asahan zero kasus narkoba,” kata Kapolres. (Per)

 

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/