alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Semrawut, Kota Siantar Butuh Penataan Ulang

iklan-usi

SIANTAR, METRODAILY – Beberapa tahun terakhir, beberapa titik di wilayah Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara terlihat semrawut, langganan macet, dan butuh penataan ulang dari Pemerintah Kota.

Beberapa titik yang sering rawan kemacetan yakni wilayah inti kota (Pasar Horas), depan Roti G*nd*, dan wilayah Parluasan (Pasar Dwikora) Kecamatan Siantar Utara. Kedua pusat pasar ini sering kali menjadi langganan macet kendaraan yang disebabkan oleh banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu hingga badan jalan.

Salah satunya di Jalan Patuan Nagari Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara. Di jalan kawasan Pasar Dwikora tersebut, banyak pedagang kaki lima yang berjualan di bahu Jalan.

Kasatpol PP Kota Pematang Siatar Drs Robert Samosir saat ditemui wartawan, Selasa  (29/3/2022) siang di ruang kerjanya, mengatakan pihaknya selaku penegak Perda di Kota Pematang Siantar, terus berupaya memperlancar arus kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut Robert, permasalahan di kawasan Pasar Dwikora bukanlah masalah baru. Namun sudah ada sejak 10 tahun lalu. “Ini masalah lama,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Penerima Vaksin di Simalungun Sudah Capai 67 Persen

Tahun 2006 pada masa Wali Kota RE Siahaan, kata dia, SatPol PP pernah melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima di kawasan Pasar Dwikora. “Namun hanya berjalan dua bulan saja. Saat itu pedagang yang digusur ditempatkan di kawasan terminal. Upaya itu tidak membuahkan hasil. Pedagang melakukan demonstrasi karena barang jualan mereka tidak laku,” cerita Robert Samosir.

Kata dia, permasalahan PKL di kawasan Jalan Patuan Nagari bisa diatasi apabila Pasar Dwikora bisa difungsikan maksimal. “Apabila PKL kita tertibkan, Pemko Siantar harus menyediakan tempat yang baru untuk para pedagang. Dan itu biayanya tidak kecil,” terangnya.

Dalam hal ini, menurut Robert Samosir, perhatian Pemko Siantar sangatlah penting untuk memikirkan nasib para pedagang apabila dilakukan penertiban.

Pantauan di Jalan Patuan Nagari, kawasan Pasar Dwikora, tiap hari terjadi kemacetan panjang, karena jalan dipenuhi ratusan pedagang kaki lima. (gea)

SIANTAR, METRODAILY – Beberapa tahun terakhir, beberapa titik di wilayah Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara terlihat semrawut, langganan macet, dan butuh penataan ulang dari Pemerintah Kota.

Beberapa titik yang sering rawan kemacetan yakni wilayah inti kota (Pasar Horas), depan Roti G*nd*, dan wilayah Parluasan (Pasar Dwikora) Kecamatan Siantar Utara. Kedua pusat pasar ini sering kali menjadi langganan macet kendaraan yang disebabkan oleh banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu hingga badan jalan.

Salah satunya di Jalan Patuan Nagari Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara. Di jalan kawasan Pasar Dwikora tersebut, banyak pedagang kaki lima yang berjualan di bahu Jalan.

Kasatpol PP Kota Pematang Siatar Drs Robert Samosir saat ditemui wartawan, Selasa  (29/3/2022) siang di ruang kerjanya, mengatakan pihaknya selaku penegak Perda di Kota Pematang Siantar, terus berupaya memperlancar arus kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut Robert, permasalahan di kawasan Pasar Dwikora bukanlah masalah baru. Namun sudah ada sejak 10 tahun lalu. “Ini masalah lama,” ujarnya.

Baca Juga :  PMI dan Pemko Kembangkan PMR Tanjungbalai

Tahun 2006 pada masa Wali Kota RE Siahaan, kata dia, SatPol PP pernah melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima di kawasan Pasar Dwikora. “Namun hanya berjalan dua bulan saja. Saat itu pedagang yang digusur ditempatkan di kawasan terminal. Upaya itu tidak membuahkan hasil. Pedagang melakukan demonstrasi karena barang jualan mereka tidak laku,” cerita Robert Samosir.

Kata dia, permasalahan PKL di kawasan Jalan Patuan Nagari bisa diatasi apabila Pasar Dwikora bisa difungsikan maksimal. “Apabila PKL kita tertibkan, Pemko Siantar harus menyediakan tempat yang baru untuk para pedagang. Dan itu biayanya tidak kecil,” terangnya.

Dalam hal ini, menurut Robert Samosir, perhatian Pemko Siantar sangatlah penting untuk memikirkan nasib para pedagang apabila dilakukan penertiban.

Pantauan di Jalan Patuan Nagari, kawasan Pasar Dwikora, tiap hari terjadi kemacetan panjang, karena jalan dipenuhi ratusan pedagang kaki lima. (gea)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/