alexametrics
25 C
Medan
Wednesday, August 17, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Zonasi Penyebaran Kasus Covid-19 di Sumut

Siantar-Simalungun Zona Kuning

iklan-usi

MEDAN, METRODAILY – Dari 33 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), 18 daerah di antaranya masuk kategori zona hijau atau wilayah yang tidak memiliki kasus Covid-19. Itu diketahui berdasar dalam laman resmi covid19.go.id yang dikutip di Medan, Senin (27/6/2022).

Dari data tersebut, ke-18 daerah yang berstatus zona hijau Covid-19 adalah Pakpak Bharat, Samosir, Nias Barat, Tapanuli Tengah, Nias, Dairi, Labuhanbatu Selatan, Sibolga.

Kemudian, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Binjai, Pasangsidimpuan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Gunungsitoli, dan Tapanuli Utara.

Sementara itu, sebanyak 15 kabupaten dan kota lain di Sumut masih berstatus zona kuning atau risiko rendah terhadap penularan Covid-19. Adapun 15 daerah tersebut adalah Tanjungbalai, Tebingtinggi, Deliserdang, Toba Samosir, Padanglawas Utara, Karo, Simalungun, Labuhanbatu Utara, Medan, Batubara, Padanglawas, Langkat, Asahan, Nias Selatan, dan Pematangsiantar.

Penetapan status zonasi risiko penyebaran Covid-19 dihitung berdasar sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan melalui epidemiologi. Yakni penurunan jumlah kasus positif, suspek, dan sebagainya.

Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis, serta indikator pelayanan kesehatan yakni jumlah keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.
Untuk jumlah kasus terkonfirmasi di Sumut hingga saat ini berjumlah 155.155 kasus. Dari jumlah tersebut, 151.844 kasus sembuh dan 3.259 jiwa meninggal dunia.

Baca Juga :  Satu Unit Truk Terbakar di Tapteng

Positif Turun, Kematian Naik

Kasus positif Covid-19 dalam sehari, Senin (27/6) bertambah 1.445 orang. Kini totalnya sudah 6.081.896 orang terinfeksi Covid-19 sejak awal pandemi di Indonesia. Kasus aktif harian terlihat menurun walau subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 terus meluas di dunia.

Data Satgas Covid-19 menyebutkan, kasus aktif atau mereka yang butuh perawatan turun 201 orang sehari. Kini total kasus aktif sebanyak 14.315 orang seperti data Satgas Covid-19.

Angka kematian juga naik yakni 9 jiwa transmisi lokal. Padahal rata-rata total kematian dalam seminggu terakhir umumny bertambah 3 jiwa. Kini jumlah kematian kumulatif nasional menjadi 156.726 jiwa.

Angka kesembuhan harian bertambah 1.637 orang. Sehingga kini angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,9 juta orang sembuh atau tepatnya 5.910.855 orang.

Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan antigen) per hari sebanyak 72.924 spesimen. Jumlah suspek sebanyak 3.052 kasus.

Cakupan vaksinasi dosis 1 sudah lebih dari 201 juta orang. Cakupan vaksinasi dosis 2 lebih dari 168 juta orang. Dan vaksinasi booster hampir mencapai 50 juta orang. Secara sebaran wilayah terdampak Covid-19 masih berada pada 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. (jpc/smg)

MEDAN, METRODAILY – Dari 33 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), 18 daerah di antaranya masuk kategori zona hijau atau wilayah yang tidak memiliki kasus Covid-19. Itu diketahui berdasar dalam laman resmi covid19.go.id yang dikutip di Medan, Senin (27/6/2022).

Dari data tersebut, ke-18 daerah yang berstatus zona hijau Covid-19 adalah Pakpak Bharat, Samosir, Nias Barat, Tapanuli Tengah, Nias, Dairi, Labuhanbatu Selatan, Sibolga.

Kemudian, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Binjai, Pasangsidimpuan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Gunungsitoli, dan Tapanuli Utara.

Sementara itu, sebanyak 15 kabupaten dan kota lain di Sumut masih berstatus zona kuning atau risiko rendah terhadap penularan Covid-19. Adapun 15 daerah tersebut adalah Tanjungbalai, Tebingtinggi, Deliserdang, Toba Samosir, Padanglawas Utara, Karo, Simalungun, Labuhanbatu Utara, Medan, Batubara, Padanglawas, Langkat, Asahan, Nias Selatan, dan Pematangsiantar.

Penetapan status zonasi risiko penyebaran Covid-19 dihitung berdasar sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan melalui epidemiologi. Yakni penurunan jumlah kasus positif, suspek, dan sebagainya.

Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis, serta indikator pelayanan kesehatan yakni jumlah keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.
Untuk jumlah kasus terkonfirmasi di Sumut hingga saat ini berjumlah 155.155 kasus. Dari jumlah tersebut, 151.844 kasus sembuh dan 3.259 jiwa meninggal dunia.

Baca Juga :  BMKG Pantau 35 Titik Panas di Sumut

Positif Turun, Kematian Naik

Kasus positif Covid-19 dalam sehari, Senin (27/6) bertambah 1.445 orang. Kini totalnya sudah 6.081.896 orang terinfeksi Covid-19 sejak awal pandemi di Indonesia. Kasus aktif harian terlihat menurun walau subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 terus meluas di dunia.

Data Satgas Covid-19 menyebutkan, kasus aktif atau mereka yang butuh perawatan turun 201 orang sehari. Kini total kasus aktif sebanyak 14.315 orang seperti data Satgas Covid-19.

Angka kematian juga naik yakni 9 jiwa transmisi lokal. Padahal rata-rata total kematian dalam seminggu terakhir umumny bertambah 3 jiwa. Kini jumlah kematian kumulatif nasional menjadi 156.726 jiwa.

Angka kesembuhan harian bertambah 1.637 orang. Sehingga kini angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,9 juta orang sembuh atau tepatnya 5.910.855 orang.

Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan antigen) per hari sebanyak 72.924 spesimen. Jumlah suspek sebanyak 3.052 kasus.

Cakupan vaksinasi dosis 1 sudah lebih dari 201 juta orang. Cakupan vaksinasi dosis 2 lebih dari 168 juta orang. Dan vaksinasi booster hampir mencapai 50 juta orang. Secara sebaran wilayah terdampak Covid-19 masih berada pada 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. (jpc/smg)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/