alexametrics
26 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Susanti-RHS Sepakat Rekayasa Lalu-lintas

iklan-usi

SIANTAR, METRODAILY – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) dan Plt Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka membahas teknik rekayasa lalu-lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Rakor bersama Forkopimda Pematangsiantar dan Simalungun itu digelar di Ruang Data Kantor Wali Kota Pematangsiantar, Kamis (28/4/2022).

Mengawali arahannya, RHS mengajak kepada peserta rapat untuk menciptakan terobosan guna mengantipasi kemacetan lalu lintas. DIa mengatakan, Pemkab Simalungun bersama Kapolres Simalungun dan Dandim 0207/Simalungun telah meninjau titik-titik jalan longsor sepanjang jalan penghubung Pematangsiantar-Parapat menuju Kota Pematangsiantar.
RHS meminta agar pengalihan arus lalu-lintas di Simpang Dua harus lebih serius.

“Karena di lokasi tersebut sering terjadi kemacetan di saat hari-hari besar tiba,” kata RHS.

RHS juga menyampaikan titik kemacetan yang kerap terjadi di jalan penghubung Siantar–Medan, seperti di Sigagak, yang biasanya terjadi di sekitar SPBU, yakni saat kendaraan hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM). Sehingga diharapkan kendaraan pemudik diatur dalam mengisi BBM.

“Ini harus kita atur, baik dari arah Medan menuju Siantar maupun dari arah Siantar menuju Medan. Kendaraan menuju Medan yang bisa mengisi BBM di Sigagak. Sedangkan kendaraan menuju Siantar diarahkan mengisi BBM di SPBU depan RS Horas Insani,” papar RHS.

Masih kata RHS, Kota Pematangsiantar merupakan tumpahan kemacetan arus lalu lintas dari berbagai wilayah.

“Kita telah memberikan masukan kepada Bapak Luhut Binsar Panjaitan agar di Simpang Dua dibuat Fly Over guna mengurai arus lalu-lintas,” tukasnya.

Ia memerkirakan arus mudik di tahun 2022 ini melonjak drastis. Sebab sudah dua tahun masyarakat tidak mudik Lebaran akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Sumut Anggarkan Rp 2,7 Triliun Bangun Jalan Sepanjang 450 Km

“Bukan hanya umat Muslim, tetapi non Muslim juga liburan dan mudik,” tandas RHS.

Sementara itu, Plt Wali Kota Pemaatngsiantar mengharapkan adanya kerja sama yang baik antara Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun dalam menghadapi mudik Idul Fitri 1433 H.

Terkait seringnya terjadi kemacetan di Simpaung Dua, Susanti mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan terhadap pemilik rumah yang berada di Simpang Dua agar bisa dihibahkan guna pelebaran jalan dalam rangka antisipasi kemacetan.

Selanjutnya, Susanti mengimbau agar parkir kendaraan di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka tidak double, terutama di kawasan Pasar Horas. Sebab kondisi parkir sering memicu kemacetan.

“Kita akan mengaktifkan kembali terminal antar desa,” kata Susanti.
Kapolres Simalungun AKBP Dedy Nicolas Arifianto meminta Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik terkait penanganan arus lalu-lintas.

Sebelumnya Plt Kadis Perhubungan Pematangiantar Kartini Batubara memaparkan upaya-upaya yang dilakukan dalam mengantisipasi kemacetan lalu-lintas saat Idul Fitri. Sebab diprediksi arus mudik yang melintasi Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar akan melonjak jumlahnya, yang akan menimbulkan kemacetan terutama di lokasi Timbangan Simpang Dua, kawasan Simpang Empat di depan Hotel Sapadia, dan Jalan Sutomo depan Toko Roti Ganda.

Turut hadir, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Sahuoka, Plt Kadis Perhubungan Simalungun Sabar Saragih, Kasat Lantas Polres Siantar AKP Relina Lumban Gaol, dan Kasat Lantas Polres Simalungun AKP H Aritonang. (rel)

SIANTAR, METRODAILY – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) dan Plt Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka membahas teknik rekayasa lalu-lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Rakor bersama Forkopimda Pematangsiantar dan Simalungun itu digelar di Ruang Data Kantor Wali Kota Pematangsiantar, Kamis (28/4/2022).

Mengawali arahannya, RHS mengajak kepada peserta rapat untuk menciptakan terobosan guna mengantipasi kemacetan lalu lintas. DIa mengatakan, Pemkab Simalungun bersama Kapolres Simalungun dan Dandim 0207/Simalungun telah meninjau titik-titik jalan longsor sepanjang jalan penghubung Pematangsiantar-Parapat menuju Kota Pematangsiantar.
RHS meminta agar pengalihan arus lalu-lintas di Simpang Dua harus lebih serius.

“Karena di lokasi tersebut sering terjadi kemacetan di saat hari-hari besar tiba,” kata RHS.

RHS juga menyampaikan titik kemacetan yang kerap terjadi di jalan penghubung Siantar–Medan, seperti di Sigagak, yang biasanya terjadi di sekitar SPBU, yakni saat kendaraan hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM). Sehingga diharapkan kendaraan pemudik diatur dalam mengisi BBM.

“Ini harus kita atur, baik dari arah Medan menuju Siantar maupun dari arah Siantar menuju Medan. Kendaraan menuju Medan yang bisa mengisi BBM di Sigagak. Sedangkan kendaraan menuju Siantar diarahkan mengisi BBM di SPBU depan RS Horas Insani,” papar RHS.

Masih kata RHS, Kota Pematangsiantar merupakan tumpahan kemacetan arus lalu lintas dari berbagai wilayah.

“Kita telah memberikan masukan kepada Bapak Luhut Binsar Panjaitan agar di Simpang Dua dibuat Fly Over guna mengurai arus lalu-lintas,” tukasnya.

Ia memerkirakan arus mudik di tahun 2022 ini melonjak drastis. Sebab sudah dua tahun masyarakat tidak mudik Lebaran akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Ada Gangguan Kamtibmas? Hubungi Nomor 08126526405

“Bukan hanya umat Muslim, tetapi non Muslim juga liburan dan mudik,” tandas RHS.

Sementara itu, Plt Wali Kota Pemaatngsiantar mengharapkan adanya kerja sama yang baik antara Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun dalam menghadapi mudik Idul Fitri 1433 H.

Terkait seringnya terjadi kemacetan di Simpaung Dua, Susanti mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan terhadap pemilik rumah yang berada di Simpang Dua agar bisa dihibahkan guna pelebaran jalan dalam rangka antisipasi kemacetan.

Selanjutnya, Susanti mengimbau agar parkir kendaraan di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka tidak double, terutama di kawasan Pasar Horas. Sebab kondisi parkir sering memicu kemacetan.

“Kita akan mengaktifkan kembali terminal antar desa,” kata Susanti.
Kapolres Simalungun AKBP Dedy Nicolas Arifianto meminta Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik terkait penanganan arus lalu-lintas.

Sebelumnya Plt Kadis Perhubungan Pematangiantar Kartini Batubara memaparkan upaya-upaya yang dilakukan dalam mengantisipasi kemacetan lalu-lintas saat Idul Fitri. Sebab diprediksi arus mudik yang melintasi Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar akan melonjak jumlahnya, yang akan menimbulkan kemacetan terutama di lokasi Timbangan Simpang Dua, kawasan Simpang Empat di depan Hotel Sapadia, dan Jalan Sutomo depan Toko Roti Ganda.

Turut hadir, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Sahuoka, Plt Kadis Perhubungan Simalungun Sabar Saragih, Kasat Lantas Polres Siantar AKP Relina Lumban Gaol, dan Kasat Lantas Polres Simalungun AKP H Aritonang. (rel)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/