alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Pedagang Buah di Kisaran Pingsan saat Direlokasi Satpol PP

iklan-usi

ASAHAN, METRODAILY.id – Pedagang pasar buah yang berada disepanjang Jalan H.Misbah, Kisaran protes menolak direlokasi ke tempat yang baru. Pasalnya pedagang yang mengaku sudah berpuluh tahun menempati tersebut dan beralasan tempat yang baru disediakan oleh Pemkab Asahan tidak diminati oleh pembeli.

Meski melakukan protes, para pedagang ini tetap diminta untuk mengosongkan jualannya. Petugas Satpol PP Pemkab Asahan dibantu personil kepolisian tetap menggusur lapak pedagang. Sempat sedikit terjadi adu mulut karena sebagian pedagang menolak dipindahkan.

“Memang kami sudah dihubungi dari dinas untuk  diajak pertemuan di kantor camat. Tapi menurut kami para pedagang tempatnya disitu sepi pembeli, makanya kami menolak pindah,” kata seorang pedagang bermarga Simanjuntak, Kamis (28/10).

Butuh waktu lama bagi Satpol PP dan Dinas Koperasi Perdagangan membujuk pedagang ini agar mau dibongkar lapaknya. Salah seorang pedagang bahkan sempat pingsan setelah menangis lapaknya digusur petugas.

Setelahnya, pedagang akhirnya mengalah setelah petugas Satpol PP akhirnya menghancurkan tempat jualan mereka setelah seluruh dagangannya dipindahkan.

Baca Juga :  Reses di Terang Bulan, Hasan Basri Santuni Lansia dan Anak Yatim

Basuki, selaku Kepala Bidang (Kabid) Pasar, yang ditemui wartawan di lokasi penggusuran menyatakan sebelumnya seluruh pedagang buah di jalan tersebut terdata sekitar 40 pedagang telah disurati dan diminta pindah.

“Surat pemberitahuan sudah kita sampaikan sebanyak tiga kali meminta mereka untuk pindah secara suka rela, namun tidak diindahkan. Akhirnya kita bantu untuk pindah,” kata Basuki.

Dia mengatakan, seharusnya dalam surat tersebut pedagang sudah diminta pindah paling lambat tangal 30 Agustus 2021 lalu. Namun mereka menolak pindah dengan alasan tempat yang baru disediakan sepi dari pembali.

“Ini kan belum dicoba mereka jualan di tempat yang baru itu. Kita sudah berulang kali melakukan sosialisasi ke pedagang agar segera pindah karena Pemkab sudah sediakan tempat yang baru agar pedagang bisa jualan,” kata dia. (Per)

ASAHAN, METRODAILY.id – Pedagang pasar buah yang berada disepanjang Jalan H.Misbah, Kisaran protes menolak direlokasi ke tempat yang baru. Pasalnya pedagang yang mengaku sudah berpuluh tahun menempati tersebut dan beralasan tempat yang baru disediakan oleh Pemkab Asahan tidak diminati oleh pembeli.

Meski melakukan protes, para pedagang ini tetap diminta untuk mengosongkan jualannya. Petugas Satpol PP Pemkab Asahan dibantu personil kepolisian tetap menggusur lapak pedagang. Sempat sedikit terjadi adu mulut karena sebagian pedagang menolak dipindahkan.

“Memang kami sudah dihubungi dari dinas untuk  diajak pertemuan di kantor camat. Tapi menurut kami para pedagang tempatnya disitu sepi pembeli, makanya kami menolak pindah,” kata seorang pedagang bermarga Simanjuntak, Kamis (28/10).

Butuh waktu lama bagi Satpol PP dan Dinas Koperasi Perdagangan membujuk pedagang ini agar mau dibongkar lapaknya. Salah seorang pedagang bahkan sempat pingsan setelah menangis lapaknya digusur petugas.

Setelahnya, pedagang akhirnya mengalah setelah petugas Satpol PP akhirnya menghancurkan tempat jualan mereka setelah seluruh dagangannya dipindahkan.

Baca Juga :  Situs Bongal Diduga Kuat Pelabuhan Terkenal Abad 7-10 Masehi

Basuki, selaku Kepala Bidang (Kabid) Pasar, yang ditemui wartawan di lokasi penggusuran menyatakan sebelumnya seluruh pedagang buah di jalan tersebut terdata sekitar 40 pedagang telah disurati dan diminta pindah.

“Surat pemberitahuan sudah kita sampaikan sebanyak tiga kali meminta mereka untuk pindah secara suka rela, namun tidak diindahkan. Akhirnya kita bantu untuk pindah,” kata Basuki.

Dia mengatakan, seharusnya dalam surat tersebut pedagang sudah diminta pindah paling lambat tangal 30 Agustus 2021 lalu. Namun mereka menolak pindah dengan alasan tempat yang baru disediakan sepi dari pembali.

“Ini kan belum dicoba mereka jualan di tempat yang baru itu. Kita sudah berulang kali melakukan sosialisasi ke pedagang agar segera pindah karena Pemkab sudah sediakan tempat yang baru agar pedagang bisa jualan,” kata dia. (Per)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/