alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Ledakan Bom Ikan di Sibolga, 30 Saksi Diperiksa Polisi

iklan-usi

SIBOLGA, METRODAILY – Empat korban luka serius dan membuat sejumlah rumah rusak parah akibat ledakan bahan bom ikan yang terjadi di gudang Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, menjadi tanggapan serius bagi pihak Kepolisian Polres Kota Sibolga.

Atas ledakan yang terjadi Senin (24/1/2022), sekira pukul 09.25 WIB, masyarakat yang tidak jauh dari lokasi gudang ikan tersebut, diminta mengungsikan diri untuk sementara waktu. Menunggu sampai lokasi ledakan sampai steril.

Sampai diturunkannya Tim Gegana Jibom (penjinak bom) dan Tim Labfor dari Polda Sumatera Utara. Pemeriksaan dilokasi sejak siang itu hingga malam dapat disimpulkan dari olah tempat kejadian perkara (TKP) bahwa kejadian itu tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme di Sibolga.

“Nggak, bukan aksi terorisme. Kita masih dalami. Tapi kita duga kuat itu dari bom ikan,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak, saat meninjau lokasi ledakan, Senin (24/1/2022) lalu.

Baca Juga :  Duarr... Bom Meledak di Salah Satu Tangkahan Ikan di  Sibolga

Orang nomor satu di Polda Sumatera Utara itu menjelaskan, hasil dari Tim Labrof ditemukan NH4NO3, senyawa kimia yang akrab disebut amonium nitrat lebih dikenal sebagai bahan untuk pembuatan pupuk, kerap digunakan sebagai campuran bahan peledak.

Sementara, saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022) Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja menjelaskan bahwa sampai saat ini pemilik gudang dan 30 saksi lainnya masih dalam pemeriksaan.

“Sudah 30 orang diperiksa,” kata Kapolres Sibolga.

Dalam kasus ini masyarakat Kota Sibolga meminta kepada pihak Kepolisian dapat mengungkap kejadian tersebut. Laut bukan tempat para mafia untuk mencari ikan dengan cara ilegal fishing, selamatkan nelayan tradisional dan biota laut. (ztm) 

SIBOLGA, METRODAILY – Empat korban luka serius dan membuat sejumlah rumah rusak parah akibat ledakan bahan bom ikan yang terjadi di gudang Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, menjadi tanggapan serius bagi pihak Kepolisian Polres Kota Sibolga.

Atas ledakan yang terjadi Senin (24/1/2022), sekira pukul 09.25 WIB, masyarakat yang tidak jauh dari lokasi gudang ikan tersebut, diminta mengungsikan diri untuk sementara waktu. Menunggu sampai lokasi ledakan sampai steril.

Sampai diturunkannya Tim Gegana Jibom (penjinak bom) dan Tim Labfor dari Polda Sumatera Utara. Pemeriksaan dilokasi sejak siang itu hingga malam dapat disimpulkan dari olah tempat kejadian perkara (TKP) bahwa kejadian itu tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme di Sibolga.

“Nggak, bukan aksi terorisme. Kita masih dalami. Tapi kita duga kuat itu dari bom ikan,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak, saat meninjau lokasi ledakan, Senin (24/1/2022) lalu.

Baca Juga :  Kapoldasu Turun ke Lokasi Ledakan Bom Ikan, Ditemukan Amonium Nitrat

Orang nomor satu di Polda Sumatera Utara itu menjelaskan, hasil dari Tim Labrof ditemukan NH4NO3, senyawa kimia yang akrab disebut amonium nitrat lebih dikenal sebagai bahan untuk pembuatan pupuk, kerap digunakan sebagai campuran bahan peledak.

Sementara, saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022) Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja menjelaskan bahwa sampai saat ini pemilik gudang dan 30 saksi lainnya masih dalam pemeriksaan.

“Sudah 30 orang diperiksa,” kata Kapolres Sibolga.

Dalam kasus ini masyarakat Kota Sibolga meminta kepada pihak Kepolisian dapat mengungkap kejadian tersebut. Laut bukan tempat para mafia untuk mencari ikan dengan cara ilegal fishing, selamatkan nelayan tradisional dan biota laut. (ztm) 

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/