
Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengembangan pertanian di daerah.
Dalam sambutannya, Sekda mengajak kelompok tani agar mengelola bantuan tersebut secara optimal, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan, sehingga menghasilkan produksi yang maksimal.
“Harapan kita, bantuan yang diberikan pemerintah provinsi ini dapat memberikan hasil yang lebih besar. Kalau hari ini diberikan sepuluh, kita berharap hasilnya bisa menjadi lima puluh. Karena itu, tanaman ini harus dirawat dengan baik, diperiksa setiap hari, baik pagi maupun sore,” ujarnya.
Sekda menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi petani, tetapi juga menjadi bukti bahwa bantuan pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang baik diharapkan dapat mendorong pemerintah provinsi kembali memberikan dukungan pada tahun berikutnya.
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa produksi cabai memiliki peran penting dalam pengendalian inflasi. Pasalnya, cabai merupakan salah satu komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat dan turut memengaruhi pergerakan harga kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Mayat di Sungai Batang Angkola Desa Huta Lombang Kota Padangsidimpuan
“Harapan kita, produksi cabai ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Padangsidimpuan. Bahkan, apabila produksinya mencukupi, daerah lain juga dapat melirik hasil pertanian kita untuk memenuhi kebutuhan mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan, Edi Darwan, menjelaskan bahwa bantuan pengembangan cabai merah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disalurkan untuk memperkuat ketersediaan pangan daerah. Pertanaman periode kedua ini diproyeksikan memasuki masa panen pada bulan Ramadan, sehingga dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga menjelang Idul Fitri dan Idul Adha.
Ia juga mengajak kelompok tani memanfaatkan potensi sumber daya alam yang tersedia di wilayah masing-masing. Menurutnya, penguatan produksi lokal perlu diiringi perubahan pola pikir agar masyarakat semakin mengoptimalkan hasil pertanian sendiri.
Baca Juga: Program Jumat Berkah, Karyawan Twenty Eight 28 Timbun Jalan Berlubang di Sidimpuan Batunadua
Dukungan terhadap program tersebut turut disampaikan Wakapolres Padangsidimpuan, Kompol Parlindungan Panjaitan, SH, MH. Ia menyatakan bahwa Polri siap mendukung dan mengawal program pemerintah, termasuk kegiatan pertanian yang berkaitan dengan pengendalian inflasi.
“Apabila terjadi inflasi akibat kurangnya pasokan kebutuhan pokok, dampaknya juga dapat memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, Polri mendukung program pemerintah agar ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.



