
TAPTENG, METRODAILY- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) bersama Perum BULOG Kantor Cabang Sibolga, resmi memulai penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras sebanyak 169.355 kilogram atau 169,35 ton.
Bantuan pangan ini didistribusikan langsung dari Gudang Bulog Sibolga guna meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Penyaluran beras bantuan ini merupakan langkah nyata Pemkab Tapteng dalam menindaklanjuti bencana banjir susulan yang melanda kedua kecamatan tersebut pada 25 September 2026 lalu.
Merespon kondisi di lapangan, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, secara resmi menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 657/BPBD/2026 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam.
Guna memastikan ketersediaan pangan bagi korban bencana, Pemkab Tapteng bergerak cepat mengajukan usulan resmi bernomor 500.2/4797/2026 kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Permohonan tersebut direspons positif dan disetujui melalui Surat Kepala Bapanas Nomor 411/TS.03.03/K/10/2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Tengah, Harrys PT Sihombing menyampaikan, bahwa pendistribusian beras ini merupakan komitmen dan respon cepat pemerintah daerah dalam menjamin kebutuhan dasar warga pascabencana.
"Ini dalam rangka tanggap bencana di Kecamatan Badiri dan Kecamatan Tukka. Aksi cepat dari Bapak Bupati Masinton Pasaribu, yang menyurati Bapanas untuk memfasilitasi bantuan beras ke dua kecamatan ini. Hari ini kita salurkan langsung sesuai dengan masa tanggap darurat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah," ujar Harrys, Senin (19/10/20126).
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sibolga, Muhammad Bagus
Aminullah menyebutkan, kesiapan jajarannya dalam mempercepat pendorongan logistik beras dari komplek Pergudangan Bulog Sibolga langsung ke titik-titik distribusi masyarakat.
"Pihak Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan beras untuk penanganan darurat bencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah atas arahan Bapanas, menindaklanjuti keputusan status darurat bencana dari Bupati," ujarnya.
"Total bantuan yang disiapkan mencapai kurang lebih 169 ton. Distribusi perdana telah mulai bergerak hari ini dari gudang kami Bulog Sibolga di Sarudik dan proses pengiriman diharapkan selesai secepat mungkin agar kebutuhan masyarakat terdampak segera tercukupi," terang Bagus.



