Advertisement

Puting Beliung dan Banjir Terjang Taput, 70 Rumah Rusak dan 69 Terendam

E
Penulis: Editor Satu❯
Petugas gabungan Polri, TNI, dan BPBD meninjau rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung dan banjir di Kabupaten Tapanuli Utara.
Petugas gabungan Polri, TNI, dan BPBD meninjau rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung dan banjir di Kabupaten Tapanuli Utara.

TAPUT, METRODAILY – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin puting beliung melanda Kecamatan Sipoholon dan Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis (8/1/2026) sore.


Advertisement

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan terendam banjir.

Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, 70 unit rumah rusak akibat angin puting beliung, sementara 69 rumah lainnya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.

“Hujan deras disertai angin puting beliung berdampak cukup luas di beberapa desa. Kerusakan rumah didominasi pada bagian atap, sementara banjir menggenangi rumah warga hingga setengah meter,” ujar Walpon, Sabtu (10/1/2026).

Advertisement

Di Desa Hutauruk, Kecamatan Sipoholon, angin puting beliung merusak puluhan rumah warga. Banjir juga menggenangi permukiman akibat tingginya curah hujan yang turun sejak siang hari.

Sementara itu, di Desa Parbaju Julu, Kecamatan Tarutung, tercatat 25 unit rumah rusak akibat puting beliung. Sejumlah rumah lainnya turut terendam banjir.

Dampak serupa juga terjadi di Desa Hutauruk Siwalu Oppu dan Desa Hutagalung Siwalu Oppu, yang mengalami kerusakan rumah akibat terpaan angin kencang.

Advertisement

Di Desa Partali Julu, Kecamatan Tarutung, belasan rumah dilaporkan mengalami kerusakan, dan lebih dari 20 rumah terendam banjir akibat meluapnya air pascahujan deras.

Meski kerusakan terjadi di banyak titik, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, jumlah kerugian material masih dalam proses pendataan.

“Syukurnya tidak ada korban jiwa. Saat ini petugas gabungan dari Polri, TNI, dan BPBD Kabupaten Taput sudah turun ke lokasi untuk membantu warga, melakukan pendataan, serta penanganan awal,” jelas Walpon.

Polres Taput mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan di wilayah Tapanuli Utara masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir. (net)

Advertisement

Artikel Terkait

Puting Beliung Rusak Rumah dan Tempat Ibadah di Adiankoting, Pemkab Taput Salurkan Bantuan

Puting Beliung Rusak Rumah dan Tempat Ibadah di Adiankoting, Pemkab Taput Salurkan Bantuan

Puting beliung merusak rumah warga dan rumah ibadah di Dolok Nauli, Adiankoting. Pemkab Taput menyalurkan bantuan logistik dan sembako.

24 Rumah Dihantam Puting Beliung, Kerugian Capai Rp72 Juta

24 Rumah Dihantam Puting Beliung, Kerugian Capai Rp72 Juta

Puting beliung menerjang Pematang Bandar, Simalungun, merusak 24 rumah warga. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp72 juta.

Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Simalungun, Atap Rusak

Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Simalungun, Atap Rusak

Puting beliung merusak rumah warga di Nagori Kahean, Simalungun. Polisi, TNI, pemerintah nagori dan warga bergotong royong memperbaikinya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer