alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Pemkab Asahan Berburu Obat Anti Virus

iklan-usi

ASAHAN, METRODAILY.id – Obat anti virus Covid-19 sulit didapatkan di Kabupaten Asahan. Ketersediaan obat ini bahkan dilaporkan sudah tidak bisa lagi didapatkan di Rumah Sakit Umum (SRU) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, milik pemerintah daerah.

“Iya kalau obat anti virus, sebetulnya kita sudah komunikasikan dengan pemerintah di pusat, dengan pihak kementrian kesehatan,” kata Ketua Gugus Tugas Covid19 Asahan, H Surya yang juga merupakan Bupati saat dikonfirmasi wartawan di tengah kegiatan vaksinasi masal di Gedung Serbaguna Kisaran, Sabtu (24/7).

Surya menambahkan, keterlambatan obat anti virus di Asahan bisa jadi dikarenakan pemerintah pusat memprioritaskan untuk wilayah Jawa – Bali.
“Cuma karena anti virus ini diprioritaskan di Jawa dan Bali karena darurat, ini karena keterlambatan saja. Baru dua tiga hari ini (kosong), mungkin dalam waktu dekat sudah ada,” kata dia.

Baca Juga :  Heboh di Siantar, Istri Temukan Suami Tergantung

Sebelumnya Wahyu Adi, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di RSUD HAMS Kisaran mengungkapkan ketiadaan obat anti virus di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut melalui akun sosial media facebook miliknya.

Untuk diketahui Kabupaten Asahan saat ini berada di level 2 PPKM kasus sebaran Covid-19. Update harian pada 23 Juli 2021 kasus terkonfirmasi bertambah 15 orang dan 2 orang meninggal. (Per)

ASAHAN, METRODAILY.id – Obat anti virus Covid-19 sulit didapatkan di Kabupaten Asahan. Ketersediaan obat ini bahkan dilaporkan sudah tidak bisa lagi didapatkan di Rumah Sakit Umum (SRU) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, milik pemerintah daerah.

“Iya kalau obat anti virus, sebetulnya kita sudah komunikasikan dengan pemerintah di pusat, dengan pihak kementrian kesehatan,” kata Ketua Gugus Tugas Covid19 Asahan, H Surya yang juga merupakan Bupati saat dikonfirmasi wartawan di tengah kegiatan vaksinasi masal di Gedung Serbaguna Kisaran, Sabtu (24/7).

Surya menambahkan, keterlambatan obat anti virus di Asahan bisa jadi dikarenakan pemerintah pusat memprioritaskan untuk wilayah Jawa – Bali.
“Cuma karena anti virus ini diprioritaskan di Jawa dan Bali karena darurat, ini karena keterlambatan saja. Baru dua tiga hari ini (kosong), mungkin dalam waktu dekat sudah ada,” kata dia.

Baca Juga :  Kelurahan Bersinar Dan Kampung Tangguh Dicanangkan di Daerah Wisata Parapat

Sebelumnya Wahyu Adi, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di RSUD HAMS Kisaran mengungkapkan ketiadaan obat anti virus di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut melalui akun sosial media facebook miliknya.

Untuk diketahui Kabupaten Asahan saat ini berada di level 2 PPKM kasus sebaran Covid-19. Update harian pada 23 Juli 2021 kasus terkonfirmasi bertambah 15 orang dan 2 orang meninggal. (Per)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/