alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

PMK Serang Sapi di Simalungun

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY – Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) menyerang sejumlah ekor sapi di Kabupaten Simalungun, tepatnya di Huta (Dusun) 4 Nagori Silulu Kecamatan Gunung Malela. Setelah mendapat informasi tersebut, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) bersama Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani meninjau ternak sapi warga yang terjangkit PMK tersebut, Sabtu (25/6).

“Kami hadir di sini untuk mengecek dan melihat langsung ternak milik salah seorang warga, yakni ibu Samsiah (58). Di mana hampir 50 persen ternak sapinya terjangkit PMK,” kata RHS yang juga didampingi Kadis Hanpangnaker Simalungun Robert Pangaribuan dan Camat Gunung Malela Roy Gozali Sidabalok.

Disampaikan RHS, Pemkab Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (Hapangnaker) sudah melakukan penganan dan melaporkan ke instansi terkait di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera mendistribusikan vaksin untuk PMK.

Baca Juga :  Personel Polres Sibolga Ikuti Swab Antigen

“Diperlukan penanganan yang baik pada hewan ternak yang mengalami gejala PMK. Ini tanggal 25 Juni, masih ada waktu memberikan penanganan pada hewan ternak yang terjangkit dan yang akan dikurbankan,” lanjut RHS.

Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani menyampaikan, pemerintah harus memberikan perhatian soal PMK yang sudah masuk di wilayah Simalungun dan merespon keluhan petani dan peternak melalui Dinas Hanpangnaker.

“Kita akan lakukan vaksin kepada hewan ternak yang sehat. Kami imbau kepada petani atau peternak, jika ternaknya sudah mengalami gejala PMK agar dikandangkan supaya mudah penanganannya dan tidak menular ke hewan ternak lainnya,” pinta Timbul. (rel/md)

SIMALUNGUN, METRODAILY – Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) menyerang sejumlah ekor sapi di Kabupaten Simalungun, tepatnya di Huta (Dusun) 4 Nagori Silulu Kecamatan Gunung Malela. Setelah mendapat informasi tersebut, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) bersama Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani meninjau ternak sapi warga yang terjangkit PMK tersebut, Sabtu (25/6).

“Kami hadir di sini untuk mengecek dan melihat langsung ternak milik salah seorang warga, yakni ibu Samsiah (58). Di mana hampir 50 persen ternak sapinya terjangkit PMK,” kata RHS yang juga didampingi Kadis Hanpangnaker Simalungun Robert Pangaribuan dan Camat Gunung Malela Roy Gozali Sidabalok.

Disampaikan RHS, Pemkab Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (Hapangnaker) sudah melakukan penganan dan melaporkan ke instansi terkait di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera mendistribusikan vaksin untuk PMK.

Baca Juga :  Kejar Target 70 Persen Vaksin Simalungun, Bupati Janjikan Umroh dan Wisata Iman ke Jerusalem  

“Diperlukan penanganan yang baik pada hewan ternak yang mengalami gejala PMK. Ini tanggal 25 Juni, masih ada waktu memberikan penanganan pada hewan ternak yang terjangkit dan yang akan dikurbankan,” lanjut RHS.

Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani menyampaikan, pemerintah harus memberikan perhatian soal PMK yang sudah masuk di wilayah Simalungun dan merespon keluhan petani dan peternak melalui Dinas Hanpangnaker.

“Kita akan lakukan vaksin kepada hewan ternak yang sehat. Kami imbau kepada petani atau peternak, jika ternaknya sudah mengalami gejala PMK agar dikandangkan supaya mudah penanganannya dan tidak menular ke hewan ternak lainnya,” pinta Timbul. (rel/md)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/