Advertisement

Siklon Tropis Senyar Picu Cuaca Ekstrem di Sumut, Waspada hingga 2 Desember

E
Penulis: Editor Satu❯
BMKG Wilayah I Medan merilis peringatan cuaca ekstrem imbas Siklon Tropis Senyar yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.
BMKG Wilayah I Medan merilis peringatan cuaca ekstrem imbas Siklon Tropis Senyar yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.

MEDAN, METRODAILY — BMKG Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan keras: Sumatera Utara memasuki fase cuaca ekstrem akibat dampak Siklon Tropis Senyar, yang berkembang dari Bibit Siklon 95B sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh–Selat Malaka.


Advertisement

Kepala BMKG Wilayah I Medan, Dr. Hendro Nugroho, S.T, M.Si, menegaskan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan mulai 26 November hingga 2 Desember 2025, karena hujan lebat–ekstrem, angin kencang hingga gelombang tinggi berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Sumut.

“Curah hujan dalam sepekan terakhir berada pada kategori lebat hingga ekstrem dengan durasi panjang. Siklon Tropis Senyar meningkatkan intensitas hujan dan memicu potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara,” ujar Hendro.

Curah Hujan Ekstrem

Data BMKG mencatat beberapa wilayah mengalami hujan ekstrem:

  • ARG Pakkat: 238,4 mm (25 November)
  • Stamet FL Tobing: 229,7 mm (24 November)
  • ARG Tapanuli: 176,4 mm
  • Pos Hujan Hapesong, Tapsel: 149,7 mm
  • ARG Teluk Dalam: 157,6 mm
  • ARG Arse: 158,2 mm
  • ARG Salak: 110 mm
  • AWS Hinai Langkat: 93,8 mm

“Selain curah hujan tinggi, kelembapan udara di Sumut sangat basah. Kondisi ini memperkuat potensi hujan lebat berulang,” jelasnya.

BMKG memaparkan tiga faktor besar pemicu cuaca ekstrem:

  1. Siklon Tropis Senyar meningkatkan suplai uap air.
  2. IOD negatif masih aktif hingga Desember, memicu tambahan uap air ke pantai barat Sumut.
  3. Gelombang atmosfer aktif, memperkuat pembentukan awan hujan.

29 Wilayah Berstatus Waspada Hujan Ekstrem

Advertisement

Wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat–ekstrem meliputi:

Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Tapteng, Sibolga, Tapsel, Padangsidimpuan, Taput, Madina, Palas, Paluta, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Humbahas, Nias, Nisel, Nisut, Nias Barat, Gunungsitoli, Toba, dan sekitarnya.

Hendro mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi meningkat tajam:

  • Banjir dan banjir bandang
  • Longsor di lereng curam dan perbukitan
  • Angin kencang dan pohon tumbang
  • Gelombang tinggi di perairan barat Sumut

BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan:

Advertisement

“Masyarakat perlu terus memantau informasi terbaru. Kepala daerah diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri untuk memperkuat respons cepat,” kata Hendro. (rel)

Advertisement

Artikel Terkait

Hujan Ekstrem Capai 160 Milimeter, BMKG Ingatkan Warga Sumut Waspada Sepekan ke Depan

Hujan Ekstrem Capai 160 Milimeter, BMKG Ingatkan Warga Sumut Waspada Sepekan ke Depan

BMKG memperingatkan hujan sedang hingga sangat lebat di 30 daerah Sumut pada 2–9 November 2026. Warga diminta waspada banjir dan longsor.

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Hujan Lebat di Sumut, Warga Diminta Waspada Banjir

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Hujan Lebat di Sumut, Warga Diminta Waspada Banjir

BMKG memperingatkan hujan lebat hingga sangat lebat di 30 daerah Sumut pada 29 Oktober–1 November 2026. Warga diminta waspada banjir.

Hujan Sangat Lebat Mengintai Sumut, Waspadai Petir dan Angin Kencang

Hujan Sangat Lebat Mengintai Sumut, Waspadai Petir dan Angin Kencang

BMKG memperingatkan hujan sedang hingga sangat lebat, petir dan angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah Sumut hingga 12 Oktober 20

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer