alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Dibangun Berbiaya Rp12 Miliar, TPU Sipirok Terkesan Telantar

iklan-usi

TAPSEL, METRODAILY.id Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sipirok di Kabupaten Tapsel terkesan kurang diurus, kurang pengelolaan dan telantar.

Begitulah ungkapan Robin Marpaung (55) salah seorang pengguna jalan, saat melintas di ruas Jalinsum Sipirok-Tarutung, saat tiba di lokasi TPA Sipirok, yang berada di Desa Marsada, Kamis (24/6).

“Begitu besarnya anggaran membangun TPA itu. Tetapi, masih dibiarkan begitu saja. Dinas yang menangani, apa saja kerjanya? Masalah sampah masih belum ditangani, padahal sudah berdiri YPA yang megah,” ungkap pengendara yang mengaku kecewa dengan pemandangan itu.

Hal serupa juga disampaikan Maludin (52). Menurutnya, sejak berdiri dan diresmikan, TPA tersebut terkesan tak difungsikan sebagaimana harapan. Sebab, setiap melintas di wilayah itu, mereka dan pengguna jalan lainnya akan disuguhi pemandangan sampah berserakan dan aroma busuk dari tumpukan sampah.

Baca Juga :  Forkopimda Asahan Joy Sailing Pantau Wilayah Perairan dengan Kapal Perang

“Bahkan di pinggir jalan juga masih sering kelihatan sampah menumpuk,” ucapnya.

Amatan wartawan, di halaman dan jalan masuk menuju timbangan dan lokasi pembuangan dipenuhi sampah berserakan. Pintu pagar terbuka.Tapi tak ada kelihatan petugas saat awak koran itu mengabadikan foto.

Dan, informasi yang diterima dari warga sekitar menyebut, petugas biasanya ada dua orang. Begitupun, menurut amatan warga, petugas itu jam kerjanya terkesan sesuka hati dan kadang tak kelihatan di lokasi.

Kadis Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Tapsel Sahrir belum berhasil dimintai keterangan terkait kondisi fasilitas TPA Sipirok yang diketahui dibangun dengan dana cukup fantastis, sekitar Rp12 miliar tersebut. (ran)

TAPSEL, METRODAILY.id Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sipirok di Kabupaten Tapsel terkesan kurang diurus, kurang pengelolaan dan telantar.

Begitulah ungkapan Robin Marpaung (55) salah seorang pengguna jalan, saat melintas di ruas Jalinsum Sipirok-Tarutung, saat tiba di lokasi TPA Sipirok, yang berada di Desa Marsada, Kamis (24/6).

“Begitu besarnya anggaran membangun TPA itu. Tetapi, masih dibiarkan begitu saja. Dinas yang menangani, apa saja kerjanya? Masalah sampah masih belum ditangani, padahal sudah berdiri YPA yang megah,” ungkap pengendara yang mengaku kecewa dengan pemandangan itu.

Hal serupa juga disampaikan Maludin (52). Menurutnya, sejak berdiri dan diresmikan, TPA tersebut terkesan tak difungsikan sebagaimana harapan. Sebab, setiap melintas di wilayah itu, mereka dan pengguna jalan lainnya akan disuguhi pemandangan sampah berserakan dan aroma busuk dari tumpukan sampah.

Baca Juga :  Danlanal TBA Beri Arahan kepada 304 Calon Prajurit

“Bahkan di pinggir jalan juga masih sering kelihatan sampah menumpuk,” ucapnya.

Amatan wartawan, di halaman dan jalan masuk menuju timbangan dan lokasi pembuangan dipenuhi sampah berserakan. Pintu pagar terbuka.Tapi tak ada kelihatan petugas saat awak koran itu mengabadikan foto.

Dan, informasi yang diterima dari warga sekitar menyebut, petugas biasanya ada dua orang. Begitupun, menurut amatan warga, petugas itu jam kerjanya terkesan sesuka hati dan kadang tak kelihatan di lokasi.

Kadis Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Tapsel Sahrir belum berhasil dimintai keterangan terkait kondisi fasilitas TPA Sipirok yang diketahui dibangun dengan dana cukup fantastis, sekitar Rp12 miliar tersebut. (ran)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/