alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Petani Tewas Disambar Petir di Bawah Pohon Eukaliptus

iklan-usi

TAPUT, METRODAILY – Seorang petani di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, tewas disambar petir di areal persawahan.

Kapolres Taput, AKBP Ronald Sipayung melalui Kasi Humas, Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan kejadian itu pada Rabu 23/2/2022) siang hari sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban bernama Halasson Panjaitan (37) warga Sitonggitongi Desa Aek Nauli 4, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Taput.

Sebelum kejadian korban dan istrinya bernama Roulina Sihombing (26) beserta dua orang anaknya yang masih balita pergi ke sawah sekitar pukul 09.00 WIB.

“Sekira pukul 13.00 WIB, korban bersama istri dan anaknya hendak pulang ke rumah dari sawah tersebut. Namun saat itu korban menyuruh istrinya agar duluan pulang ke rumah membawa kedua anaknya, dan akan datang menyusul,” kata Walpon Baringbing dalam keterangan tertulisnya.

Sekitar 10 menit kemudian, istri korban pun lebih duluan pulang dan menunggu di persimpangan mau ke rumahnya bersama dua anaknya karena saat itu hujan turun disertai petir. “Sekitar pukul 13.30 WIB, petir yang sangat kuat menggelegar, dan menyambar pohon Eucalyptus di pinggir jalan mau ke sawah,” sambung Walpon.

Baca Juga :  Kunker ke Makodim 0207 Simalungun, Danrem 022/PT Perkenalkan Diri

Karena istri korban punya firasat, kalau suaminya sedang melintas di jalan tepat di bawah pohon eucalyptus yang tersambar petir tersebut, ia memanggil-manggil korban, namun tidak ada sahutan.

“Istri korban pun berlari ke lokasi yang disambar petir dan melihat suaminya tergeletak di jalan di bawah pohon yang tersambar petir tersebut,” kata Walpon.

“Istri korban pun menjerit-jerit minta tolong, dan warga sekitar pun berdatangan dan membawa korban ke praktek bidan terdekat, dan setelah di periksa di praktek bidan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” katanya, seraya menyampaikan bahwa saat ini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka. (snt)

TAPUT, METRODAILY – Seorang petani di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, tewas disambar petir di areal persawahan.

Kapolres Taput, AKBP Ronald Sipayung melalui Kasi Humas, Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan kejadian itu pada Rabu 23/2/2022) siang hari sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban bernama Halasson Panjaitan (37) warga Sitonggitongi Desa Aek Nauli 4, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Taput.

Sebelum kejadian korban dan istrinya bernama Roulina Sihombing (26) beserta dua orang anaknya yang masih balita pergi ke sawah sekitar pukul 09.00 WIB.

“Sekira pukul 13.00 WIB, korban bersama istri dan anaknya hendak pulang ke rumah dari sawah tersebut. Namun saat itu korban menyuruh istrinya agar duluan pulang ke rumah membawa kedua anaknya, dan akan datang menyusul,” kata Walpon Baringbing dalam keterangan tertulisnya.

Sekitar 10 menit kemudian, istri korban pun lebih duluan pulang dan menunggu di persimpangan mau ke rumahnya bersama dua anaknya karena saat itu hujan turun disertai petir. “Sekitar pukul 13.30 WIB, petir yang sangat kuat menggelegar, dan menyambar pohon Eucalyptus di pinggir jalan mau ke sawah,” sambung Walpon.

Baca Juga :  Imigrasi Sibolga Gelar Eazy Passport di Kantor PLN UPK Labuhan Angin

Karena istri korban punya firasat, kalau suaminya sedang melintas di jalan tepat di bawah pohon eucalyptus yang tersambar petir tersebut, ia memanggil-manggil korban, namun tidak ada sahutan.

“Istri korban pun berlari ke lokasi yang disambar petir dan melihat suaminya tergeletak di jalan di bawah pohon yang tersambar petir tersebut,” kata Walpon.

“Istri korban pun menjerit-jerit minta tolong, dan warga sekitar pun berdatangan dan membawa korban ke praktek bidan terdekat, dan setelah di periksa di praktek bidan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” katanya, seraya menyampaikan bahwa saat ini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka. (snt)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/