23.9 C
Medan
Monday, December 5, 2022

Maruppasa Simalungun di Kota Siantar Pecahkan Rekor MURI

SIANTAR, METRODAILY – Toras buahni manggis, Madabuh dohorhon bonani tuba, Horas selamat hari Kamis, Sehat jorgit ulang mahua-hua.

Itulah sebait Umpasa Simalungun yang dibacakan 1.848 siswa-siswi SMP dan SMA di Kota Pematang Siantar. Mereka turut dalam kegiatan Umpasa Simalungun (berbalas pantun menggunakan bahasa Simalungun) yang kemudian memecahkan Rekor MURI sebagai peserta Marumpasa Simalungun terbanyak.

Marumpasa Simalungun tersebut sebagai rangkaian Gebyar UMKM Kota Pematang Siantar Tahun 2022 itu berlangsung di Lapangan H Adam Malik, Kamis (24/11). Kegiatan tersebut hasil kerja sama Pemko Pematang Siantar melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan dengan Dekranasda, dan berlangsung selama tiga hari, 24-26 November 2022.

“Penampilan Marumpasa Simalungun ini sebenarnya tidak layak memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau MURI. Karena lebih layak untuk menjadi rekor dunia,” kata perwakilan MURI dari Jakarta Lutvi Syah Pradana, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani dalam sambutannya menyampaikan Gebyar UMKM Pematang Siantar Tahun 2022 merupakan kegiatan promosi, pemasaran, dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, khususnya di Kota Pematang Siantar.

Terkait pemecahan Rekor MURI Marumpasa Simalungun, dr Susanti berharap bukan sekadar seremonial. Namun lebih bermakna untuk menggelorakan dan meyakinkan masyarakat Kota Pematang Siantar untuk mencintai produk-produk dalam negeri, dalam konteks ini, produk unggulan UMKM dan UMKM Kota Pematang Siantar,” kata Susanti.

Lebih lanjut dikatakan Susanti, penciptaan dan pengembangan kegiatan ekonomi baru telah menjadi salah satu fokus perhatian bersama. Upaya tersebut diperlukan mengingat dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi nasional cenderung melambat

Upaya penciptaan aktivitas ekonomi baru, katanya, dapat dilakukan antara lain melalui pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif.

“Kami ingin menggarisbawahi dua kalimat kunci, yaitu pengembangan UMKM dan IKM serta ekonomi kreatif,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Gebyar UMKM Kota Pematang Siantar Tahun 2022 Elpiana Turnip dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk UMKM Pematang Siantar yang berkualitas namun dengan harga premium serta meningkatkan kecintaan kaum milenial terhadap budaya khususnya Simalungun.

Kegiatan tersebut, katanya, dimeriahkan 50 stand UMKM, lomba trio, lomba Marumpasa Simalungun, lomba membuat flyer atau iklan dengan tema Cintai Produk Kota Pematang Siantar, penampilan seni dan budaya, senam massal, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca Juga :  Susanti Dewayani dan Waris Tholib Defenitif Jadi Wali Kota

Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Timbul Marganda Lingga dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan anggota DPRD Baren Alijoyo Purba, mengharapkan kegiatan tersebut menambah semangat pelaku UMKM berinovasi dan berkreasi guna  meningkatkan kualitas dan kuantitas produk unggulan masing-masing. Sehingga perekonomian masyarakat Kota Pematang Sian?ar dapat membaik, yang akan membaiknya sektor-sektor lain, seperti pendidikan dan kesehatan.

“DPRD mengapresiasi panitia yang melakukan kearifan lokal melalui Pemecahan Rekor MURI dengan Marumpasa Simalungun, dengan tujuan agar mencintai produk UMKM Pematang Siantar. Semoga pelaku UMKM Pematang Siantar tetap dapat berkarya untuk memajukan ekonomi kreatif di Kota Pematang Siantar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pematang Siantar H Kusma Erizal Ginting SH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Gebyar UMKM Kota Pematang Sian?ar Tahun 2022 bertujuan membangun atmosfir untuk mencintai produk lokal (UMKM).

“Mari gunakan produk UMKM. Semoga akan lahir tokoh-tokoh UMKM dari Kota Pematang Siantar,” kata Erizal seraya mengatakan, saat itu ia mengenakan sepatu produk UMKM.

Sedangkan Kepala KPw BI Pematang Siantar Teuku Munandar dalam sambutannya menyampaikan, di tahun 2023, tantangan ekonomi semakin berat. Untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan, salah satu strateginya adalah dengan memajukan dan memberdayakan UMKM.

Alasannya, kata dia, UMKM berkontribusi besar terhadap pertumbuhan nasional (61 persen) dan Sumut (64 persen); menyerap tenaga kerja; menciptakan kemandirian ekonomi nasional/daerah; mendukung pengendalian inflasi; dan menyumbang penerimaan negara/daerah.

Untuk memajukan UMKM, lanjut Munandar, yakni mengembangkan kapasitas UMKM sehingga menghasilkan produk berkualitas dan efisien; mengajari cara mengelola keuangan; meningkatkan literasi dan kemampuan digital; membantu dan mempermudah proses perizinan; memberikan ketenangan dan kenyamanan UMKM dalam berusaha; membeli produknya sehingga UMKM bisa terus maju usahanya; serta memperluas akses pasarnya dengan kegiatan expo, bazar, festival, atau bisa juga melalui media sosial.

“Bank Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kota Pematang Siantar atas kegiatan Gebyar UMKM, karena membantu akses pemasaran UMKM. Selain itu adanya pemecahan Rekor MURI juga dapat mendukung promosi pariwisata di Pematang Siantar,” tuturnya.

Acara dimeriahkan dengan penampilan tarian daerah, puisi berbahasa Simalungun, dan lainnya. (rel)

SIANTAR, METRODAILY – Toras buahni manggis, Madabuh dohorhon bonani tuba, Horas selamat hari Kamis, Sehat jorgit ulang mahua-hua.

Itulah sebait Umpasa Simalungun yang dibacakan 1.848 siswa-siswi SMP dan SMA di Kota Pematang Siantar. Mereka turut dalam kegiatan Umpasa Simalungun (berbalas pantun menggunakan bahasa Simalungun) yang kemudian memecahkan Rekor MURI sebagai peserta Marumpasa Simalungun terbanyak.

Marumpasa Simalungun tersebut sebagai rangkaian Gebyar UMKM Kota Pematang Siantar Tahun 2022 itu berlangsung di Lapangan H Adam Malik, Kamis (24/11). Kegiatan tersebut hasil kerja sama Pemko Pematang Siantar melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan dengan Dekranasda, dan berlangsung selama tiga hari, 24-26 November 2022.

“Penampilan Marumpasa Simalungun ini sebenarnya tidak layak memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau MURI. Karena lebih layak untuk menjadi rekor dunia,” kata perwakilan MURI dari Jakarta Lutvi Syah Pradana, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani dalam sambutannya menyampaikan Gebyar UMKM Pematang Siantar Tahun 2022 merupakan kegiatan promosi, pemasaran, dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, khususnya di Kota Pematang Siantar.

Terkait pemecahan Rekor MURI Marumpasa Simalungun, dr Susanti berharap bukan sekadar seremonial. Namun lebih bermakna untuk menggelorakan dan meyakinkan masyarakat Kota Pematang Siantar untuk mencintai produk-produk dalam negeri, dalam konteks ini, produk unggulan UMKM dan UMKM Kota Pematang Siantar,” kata Susanti.

Lebih lanjut dikatakan Susanti, penciptaan dan pengembangan kegiatan ekonomi baru telah menjadi salah satu fokus perhatian bersama. Upaya tersebut diperlukan mengingat dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi nasional cenderung melambat

Upaya penciptaan aktivitas ekonomi baru, katanya, dapat dilakukan antara lain melalui pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif.

“Kami ingin menggarisbawahi dua kalimat kunci, yaitu pengembangan UMKM dan IKM serta ekonomi kreatif,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Gebyar UMKM Kota Pematang Siantar Tahun 2022 Elpiana Turnip dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk UMKM Pematang Siantar yang berkualitas namun dengan harga premium serta meningkatkan kecintaan kaum milenial terhadap budaya khususnya Simalungun.

Kegiatan tersebut, katanya, dimeriahkan 50 stand UMKM, lomba trio, lomba Marumpasa Simalungun, lomba membuat flyer atau iklan dengan tema Cintai Produk Kota Pematang Siantar, penampilan seni dan budaya, senam massal, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca Juga :  Sikat Gigi Bersama Ribuan Siswa Pecahkan Rekor MURI

Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Timbul Marganda Lingga dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan anggota DPRD Baren Alijoyo Purba, mengharapkan kegiatan tersebut menambah semangat pelaku UMKM berinovasi dan berkreasi guna  meningkatkan kualitas dan kuantitas produk unggulan masing-masing. Sehingga perekonomian masyarakat Kota Pematang Sian?ar dapat membaik, yang akan membaiknya sektor-sektor lain, seperti pendidikan dan kesehatan.

“DPRD mengapresiasi panitia yang melakukan kearifan lokal melalui Pemecahan Rekor MURI dengan Marumpasa Simalungun, dengan tujuan agar mencintai produk UMKM Pematang Siantar. Semoga pelaku UMKM Pematang Siantar tetap dapat berkarya untuk memajukan ekonomi kreatif di Kota Pematang Siantar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pematang Siantar H Kusma Erizal Ginting SH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Gebyar UMKM Kota Pematang Sian?ar Tahun 2022 bertujuan membangun atmosfir untuk mencintai produk lokal (UMKM).

“Mari gunakan produk UMKM. Semoga akan lahir tokoh-tokoh UMKM dari Kota Pematang Siantar,” kata Erizal seraya mengatakan, saat itu ia mengenakan sepatu produk UMKM.

Sedangkan Kepala KPw BI Pematang Siantar Teuku Munandar dalam sambutannya menyampaikan, di tahun 2023, tantangan ekonomi semakin berat. Untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan, salah satu strateginya adalah dengan memajukan dan memberdayakan UMKM.

Alasannya, kata dia, UMKM berkontribusi besar terhadap pertumbuhan nasional (61 persen) dan Sumut (64 persen); menyerap tenaga kerja; menciptakan kemandirian ekonomi nasional/daerah; mendukung pengendalian inflasi; dan menyumbang penerimaan negara/daerah.

Untuk memajukan UMKM, lanjut Munandar, yakni mengembangkan kapasitas UMKM sehingga menghasilkan produk berkualitas dan efisien; mengajari cara mengelola keuangan; meningkatkan literasi dan kemampuan digital; membantu dan mempermudah proses perizinan; memberikan ketenangan dan kenyamanan UMKM dalam berusaha; membeli produknya sehingga UMKM bisa terus maju usahanya; serta memperluas akses pasarnya dengan kegiatan expo, bazar, festival, atau bisa juga melalui media sosial.

“Bank Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kota Pematang Siantar atas kegiatan Gebyar UMKM, karena membantu akses pemasaran UMKM. Selain itu adanya pemecahan Rekor MURI juga dapat mendukung promosi pariwisata di Pematang Siantar,” tuturnya.

Acara dimeriahkan dengan penampilan tarian daerah, puisi berbahasa Simalungun, dan lainnya. (rel)

Most Read

Artikel Terbaru

/