alexametrics
31.7 C
Medan
Thursday, August 11, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Sepeda Motor Aset Pemkab Labuhanbatu Hilang

LABUHANBATU, METRODAILY – Hilangnya asset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu berupa sepeda motor Honda Mega Pro di Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), harus segera diganti secepatnya agar tidak jadi masalah.

Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Inspektorat Labuhanbatu Ahlan saat dimintai tanggapannya baru-baru ini terkait lenyapnya sepeda motor di DPMPTSP Labuhanbatu.

Menurut Ahlan, jika benar asset sepeda motor tersebut hilang atau tidak nampak, harus segera diganti. “Kalau berlarut akan jadi masalah,” tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan sepeda motor jenis Honda Mega Pro BK 3011 Y yang merupakan asset Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Labuhanbatu, diduga raib.

Informasi diperoleh, sepeda motor Honda Mega Pro tersebut hingga kini tidak terlihat di gudang asset Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu saat pengumpulan kendaraan asset yang di perintahkan Bupati Labuhanbatu H Erik Adtrada Ritonga baru-baru ini.

“Kita menduga Sepeda Motor Mega Pro itu digadaikan di tempat ulat bulu atau rentenir. Kemudian entah kemana, kalau tidak percaya cek aja,” ungkap F kepada wartawan.

Baca Juga :  Nelayan di Sibolga akan Gelar Kenduri Laut

Mendapat informasi tersebut, mantan Bendahara Asset DPMPTSP Labuhanbatu Ajidin terkesan menghindar saat di konfirmasi wartawan terkait data daftar asset kendaraan yang ada di Dinas tersebut.
Awalnya berjanji akan memberikan data tersebut, namun kemudian terkesan menghindar dan melempar pertanyaan wartawan kepada bagian Asset di Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Labuhanbatu.

“Saya sudah mengundurkan diri sebagai bendahara asset di DPMPTSP Labuhanbatu, silahkan tanyakan kepada Bu Ijah bagian Asset di BPKAD Labuhanbatu,” kata Ajidin saat dihubungi wartawan.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terrpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Labuhanbatu Supriyono hingga berita ini dikirim belum memberikan keterangan, Senin (21/2/2022).
Meskipun telah dilayangkan pesan konfirmasi terkait keberadaan asset sepeda motor mega pro yang tidak terlihat tersebut. (Bud)

LABUHANBATU, METRODAILY – Hilangnya asset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu berupa sepeda motor Honda Mega Pro di Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), harus segera diganti secepatnya agar tidak jadi masalah.

Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Inspektorat Labuhanbatu Ahlan saat dimintai tanggapannya baru-baru ini terkait lenyapnya sepeda motor di DPMPTSP Labuhanbatu.

Menurut Ahlan, jika benar asset sepeda motor tersebut hilang atau tidak nampak, harus segera diganti. “Kalau berlarut akan jadi masalah,” tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan sepeda motor jenis Honda Mega Pro BK 3011 Y yang merupakan asset Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Labuhanbatu, diduga raib.

Informasi diperoleh, sepeda motor Honda Mega Pro tersebut hingga kini tidak terlihat di gudang asset Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu saat pengumpulan kendaraan asset yang di perintahkan Bupati Labuhanbatu H Erik Adtrada Ritonga baru-baru ini.

“Kita menduga Sepeda Motor Mega Pro itu digadaikan di tempat ulat bulu atau rentenir. Kemudian entah kemana, kalau tidak percaya cek aja,” ungkap F kepada wartawan.

Baca Juga :  Siantar Zona Merah

Mendapat informasi tersebut, mantan Bendahara Asset DPMPTSP Labuhanbatu Ajidin terkesan menghindar saat di konfirmasi wartawan terkait data daftar asset kendaraan yang ada di Dinas tersebut.
Awalnya berjanji akan memberikan data tersebut, namun kemudian terkesan menghindar dan melempar pertanyaan wartawan kepada bagian Asset di Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Labuhanbatu.

“Saya sudah mengundurkan diri sebagai bendahara asset di DPMPTSP Labuhanbatu, silahkan tanyakan kepada Bu Ijah bagian Asset di BPKAD Labuhanbatu,” kata Ajidin saat dihubungi wartawan.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terrpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Labuhanbatu Supriyono hingga berita ini dikirim belum memberikan keterangan, Senin (21/2/2022).
Meskipun telah dilayangkan pesan konfirmasi terkait keberadaan asset sepeda motor mega pro yang tidak terlihat tersebut. (Bud)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/