alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Beroperasi Lewati Batas Waktu, Kafe Barika Ditutup Paksa

iklan-usi

SIANTAR, METRODAILY.id – Kafe Barika di Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar ditutup paksa! Selama dua minggu atau 14 hari, kafe tersebut dilarang beroperasi.

Sanksi tersebut diberikan karena kafe tersebut ketahuan beroperasi hingga melewati waktu yang diizinkan. Selain itu, saat dilakukan swab test antigen di lokasi, diketahui salah seorang pengunjung pria terkonfirmasi Covid-19.

Razia terhadap Kafe Barika dilakukan Camat Siantar Barat didampingi Tim Gabungan Satgas Covid-19,Kodim 0207/Simalungun, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan (Dinkes), Jumat (20/8) malam. Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, Kafe Barika masih beroperasi. Padahal sudah disosialisasikan, kafe bisa buka hingga pukul 20.00 WIB.

Saat petugas datang, pihak kafe memadamkan semua lampu, seolah-olah sudah tutup. Namun, petugas yang dipimpin Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution dan Kabid Trantib Satpol PP Mangaraja Tua Nababan serta Kanit Jahtanras Ipda Moses Butar-butar SH curiga karena melihat belasan unit sepedamotor terpakir di halaman kafe.

Petugas masuk ke kafe dan menyalakan lampu. Begitu terang, pengunjung langsung kocar-kacir dan ada yang bersembunyi di ujung ruangan. Bahkan ada yang masuk ke kamar mandi karena ketakutan.

Baca Juga :  Dana Desa di Madina Tak Jelas, Inspektorat Diminta Periksa

Mereka yang bersembunyi diminta keluar karena petugas medis dari Dinkes akan melakukan pemeriksaan. Termasuk melakukan swab test di tempat kepada 19 pengunjung yang ada di dalam kafe.

Dari 19 orang tersebut, seorang pengunjung pria berusia 30 tahun, warga Sinaksak l, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, diketahui terkonfirmasi Covid-19. Pria itu langsung dibawa masuk ke mobil ambulans dengan tujuan Rumah Singgah di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution menyegel Kafe Barika selama dua minggu. Sedangkan 18 pengunjung lainnya yang hasil swab test negative, disuruh pulang.

Pardomuan Nasution mengatakan, Kafe Barika diberi sanksi tegas karena membandel. Terlebih, sudah enam kali diberi peringatan namun tetap tak mengindahkan aturan yang ada.

“Terbukti malam ini masih buka hingga lewat batas jam yang ditentukan. Apalagi ditemukan seorang pengunjung terkonfirmasi Covid-19. Kita tegas kali ini! Sebab sudah sering mereka kita peringati, tapi pihak Kafe Barika masih terus membandel,” tukasnya.

Pengunjung yang terkonfirmasi Covid-19, dari dalam mobil ambulans mengaku ketakutan. “Maunya isoman ajalah di rumah, takut saya,” sebutnya.

SIANTAR, METRODAILY.id – Kafe Barika di Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar ditutup paksa! Selama dua minggu atau 14 hari, kafe tersebut dilarang beroperasi.

Sanksi tersebut diberikan karena kafe tersebut ketahuan beroperasi hingga melewati waktu yang diizinkan. Selain itu, saat dilakukan swab test antigen di lokasi, diketahui salah seorang pengunjung pria terkonfirmasi Covid-19.

Razia terhadap Kafe Barika dilakukan Camat Siantar Barat didampingi Tim Gabungan Satgas Covid-19,Kodim 0207/Simalungun, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan (Dinkes), Jumat (20/8) malam. Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, Kafe Barika masih beroperasi. Padahal sudah disosialisasikan, kafe bisa buka hingga pukul 20.00 WIB.

Saat petugas datang, pihak kafe memadamkan semua lampu, seolah-olah sudah tutup. Namun, petugas yang dipimpin Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution dan Kabid Trantib Satpol PP Mangaraja Tua Nababan serta Kanit Jahtanras Ipda Moses Butar-butar SH curiga karena melihat belasan unit sepedamotor terpakir di halaman kafe.

Petugas masuk ke kafe dan menyalakan lampu. Begitu terang, pengunjung langsung kocar-kacir dan ada yang bersembunyi di ujung ruangan. Bahkan ada yang masuk ke kamar mandi karena ketakutan.

Baca Juga :  Dana Desa di Madina Tak Jelas, Inspektorat Diminta Periksa

Mereka yang bersembunyi diminta keluar karena petugas medis dari Dinkes akan melakukan pemeriksaan. Termasuk melakukan swab test di tempat kepada 19 pengunjung yang ada di dalam kafe.

Dari 19 orang tersebut, seorang pengunjung pria berusia 30 tahun, warga Sinaksak l, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, diketahui terkonfirmasi Covid-19. Pria itu langsung dibawa masuk ke mobil ambulans dengan tujuan Rumah Singgah di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution menyegel Kafe Barika selama dua minggu. Sedangkan 18 pengunjung lainnya yang hasil swab test negative, disuruh pulang.

Pardomuan Nasution mengatakan, Kafe Barika diberi sanksi tegas karena membandel. Terlebih, sudah enam kali diberi peringatan namun tetap tak mengindahkan aturan yang ada.

“Terbukti malam ini masih buka hingga lewat batas jam yang ditentukan. Apalagi ditemukan seorang pengunjung terkonfirmasi Covid-19. Kita tegas kali ini! Sebab sudah sering mereka kita peringati, tapi pihak Kafe Barika masih terus membandel,” tukasnya.

Pengunjung yang terkonfirmasi Covid-19, dari dalam mobil ambulans mengaku ketakutan. “Maunya isoman ajalah di rumah, takut saya,” sebutnya.

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/