alexametrics
23.9 C
Medan
Saturday, August 13, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Pasien Somasi RS Metta Sibolga

SIBOLGA, METRODAILY– RRL (34), seorang wanita diduga menjadi korban malpraktik saat menjalani operasi caesar mensomasi RS Metta Medika Sibolga. Melalui kuasa hukumnya, wanita asal Sorkam Tapanuli Tengah itu pun melayangkan somasi kepada rumah sakit tersebut.

Johari Damanik, kuasa hukum RRL, mengatakan sudah ada dua somasi yang dilayangkan ke RS Metta Medika Sibolga. Somasi itu mereka berikan untuk memberi ruang kepada rumah sakit memberikan klarifikasi atas apa yang menimpa kliennya.

“Kita sudah somasi dan undang pihak rumah sakit pada tanggal (6/6) semalam untuk melakukan klarifikasi, namun ada yang hubungi, katanya dari humasnya, mengaku tidak bisa datang dalam pertemuan tersebut,” kata Johari ketika dikonfirmasi detikSumut Sabtu (18/6/2022).

Akhirnya pada hari Kamis (16/6) yang lalu, mereka kembali melayang somasi kedua. Namun, hingga saat ini, belum ada respon dari rumah sakit. Pihaknya katanya akan menempuh jalur mediasi dahulu sebelum membawa ke ranah hukum.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Tapsel 71,63 Persen

“Semalam tanggal 16 kita somasi lagi, belum ada jawaban. Kami upayakan dulu mediasi, kalau tidak bisa baru lah kita ke ranah hukum,” tutupnya.

Humas Rumah Sakit Metta Medika Sibolga Sumiati Hutabarat tidak memberikan penjelasan ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut.

“Kalau ada yang mau dikonfirmasi dan dibicarakan boleh saja silahkan datang ke RS Metta Medika Sibolga. Keluhan pasien akan selalu kita hargai dan pelayanan terbaik akan selalu kita upayakan,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan kantong kemih RRL terjahit saat menjalani operasi di RS Metta Medika Sibolga. Akibatnya RRL sempat tidak bisa buang air kecil atau pipis. Setelah dioperasi di RS Adam Malik Medan barulah RRL bisa kembali buang air kecil. (net)

SIBOLGA, METRODAILY– RRL (34), seorang wanita diduga menjadi korban malpraktik saat menjalani operasi caesar mensomasi RS Metta Medika Sibolga. Melalui kuasa hukumnya, wanita asal Sorkam Tapanuli Tengah itu pun melayangkan somasi kepada rumah sakit tersebut.

Johari Damanik, kuasa hukum RRL, mengatakan sudah ada dua somasi yang dilayangkan ke RS Metta Medika Sibolga. Somasi itu mereka berikan untuk memberi ruang kepada rumah sakit memberikan klarifikasi atas apa yang menimpa kliennya.

“Kita sudah somasi dan undang pihak rumah sakit pada tanggal (6/6) semalam untuk melakukan klarifikasi, namun ada yang hubungi, katanya dari humasnya, mengaku tidak bisa datang dalam pertemuan tersebut,” kata Johari ketika dikonfirmasi detikSumut Sabtu (18/6/2022).

Akhirnya pada hari Kamis (16/6) yang lalu, mereka kembali melayang somasi kedua. Namun, hingga saat ini, belum ada respon dari rumah sakit. Pihaknya katanya akan menempuh jalur mediasi dahulu sebelum membawa ke ranah hukum.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan TPT Saluran Air Diduga Asal Jadi

“Semalam tanggal 16 kita somasi lagi, belum ada jawaban. Kami upayakan dulu mediasi, kalau tidak bisa baru lah kita ke ranah hukum,” tutupnya.

Humas Rumah Sakit Metta Medika Sibolga Sumiati Hutabarat tidak memberikan penjelasan ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut.

“Kalau ada yang mau dikonfirmasi dan dibicarakan boleh saja silahkan datang ke RS Metta Medika Sibolga. Keluhan pasien akan selalu kita hargai dan pelayanan terbaik akan selalu kita upayakan,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan kantong kemih RRL terjahit saat menjalani operasi di RS Metta Medika Sibolga. Akibatnya RRL sempat tidak bisa buang air kecil atau pipis. Setelah dioperasi di RS Adam Malik Medan barulah RRL bisa kembali buang air kecil. (net)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/