alexametrics
31.7 C
Medan
Thursday, August 11, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Jembatan Perdagangan Nyaris Roboh

SIMALUNGUN, METRODAILY – Kondisi jembatan di Perdagangan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun sangat memprihatinkan. Jembatan tersebut nyaris roboh karena salah satu bagian pondasi jembatan mengalami kerusakan. Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) meninjau kondisi jembatan tersebut, Senin (20/6/2022).

Jembatan tersebut berada di atas sungai Bah Bolon, yang menghubungkan jalan provinsi antara Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Batubara.

“Ini harus segera ditangani. Jika tidak segera ditangani, ini akan putus,” kata RHS, yang didampingi tiga anggota DPRD Simalungun, yakni Binton Tindaon, Lindung Samosir, dan Edi Sumanto, serta Plt Kadis Kominfo SML Simangunsong, Kadis Tenaga Kerja Riado P Purba, dan Kadis Perindag Leo L Haloho.

Menurut RHS, jika jembatan putus maka tidak ada lagi jalan penghubung antar Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara.

“Ekonomi juga terputus. Kita bisa lihat begitu padat mobilitas kegiatan di sini (Perdagangan, red),” sebut RHS.

Disampaikan RHS, jembatan tersebut merupakan wewenangnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Pemprovsu, dalam hal ini Dinas PUPR agar segera melakukan penanganan.

Selanjutnya, RHS bersama rombongan singgah di kantor Camat Bandar untuk mengecek pelaksanaan pelayanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Kemudian menuju ke PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) dan Perusahaan AICE yang memproduksi ice cream di KEK Sei Mangkei.

Kedatangan RHS bersama rombongan disambut Manager Corporate Secretary Miswarindra, Manager Keuangan dan Akuntansi Achmad Fadly, serta Manager Operasional Widoyoko. Lalu mereka melakukan pertemuan.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Administrator KEK Sei Mangkei Jon Rismantuah Damanik, Kapolsek Bosar Maligas AKP Restuadi, Danramil 07/BM diwakili Sucipto, dan Camat Bosar Maligas Rosmardiah Purba, RHS berharap kehadiran PT KINRA di KEK Sei Mangkei dapat memberikan dampak positif bagi warga Simalungun, seperti serapan tenaga kerja dan batuan lainnya.

Baca Juga :  Jika Moratorium Dibuka, Simalungun Wajib Mekar

“Soal infrastruktur, ini merupakan tugas kita bersama, untuk sama-sama kita ikut memberikan kontribusi melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika infrastruktur ini bisaa dibangun dengan baik, maka akan menghadirkan investor dari luar yang nantinya bisa meningkatkan PAD kita,” jelas RHS.

Terkait investor yang akan berinvestasi di Simalungun, RHS menyebutkan para insvestor akan melihat kesiapan Kabupaten Simalungun, seperti prasarana dan prasarana.

“Bagaimana kita menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, kita harus jemput bola untuk ini,” tukasnya.

“Seperti persolan perekrutan tenaga kerja, Pemerintah Kabupaten Simalungun sedang menyiapkan SDM yang unggul dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat kita melalui Balai Latihan Kerja (BLK),” terangnya.

Di kesempatan itu, Manager Operasional PT KINRA Widoyoko menyampaikan, ada beberapa investor yang akan bekerja sama dengan pihaknya dari beberapa negara, seperti India, Cina, dan Jepang, yang bergerak dalam industri padat karya, pupuk, dan elektronik.

“Jika ini terlaksana nantinya, tentu akan banyak merekrut tenaga kerja di daerah kita,” jelasnya.

Sementara itu, saat meyambangi Perusahaan AICE yang memproduksi ice cream, RHS dan rombongan melihat proses pembuatan ice cream, yang semuanya dilakukan dengan peralatan canggih. (rel)

SIMALUNGUN, METRODAILY – Kondisi jembatan di Perdagangan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun sangat memprihatinkan. Jembatan tersebut nyaris roboh karena salah satu bagian pondasi jembatan mengalami kerusakan. Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) meninjau kondisi jembatan tersebut, Senin (20/6/2022).

Jembatan tersebut berada di atas sungai Bah Bolon, yang menghubungkan jalan provinsi antara Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Batubara.

“Ini harus segera ditangani. Jika tidak segera ditangani, ini akan putus,” kata RHS, yang didampingi tiga anggota DPRD Simalungun, yakni Binton Tindaon, Lindung Samosir, dan Edi Sumanto, serta Plt Kadis Kominfo SML Simangunsong, Kadis Tenaga Kerja Riado P Purba, dan Kadis Perindag Leo L Haloho.

Menurut RHS, jika jembatan putus maka tidak ada lagi jalan penghubung antar Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara.

“Ekonomi juga terputus. Kita bisa lihat begitu padat mobilitas kegiatan di sini (Perdagangan, red),” sebut RHS.

Disampaikan RHS, jembatan tersebut merupakan wewenangnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Pemprovsu, dalam hal ini Dinas PUPR agar segera melakukan penanganan.

Selanjutnya, RHS bersama rombongan singgah di kantor Camat Bandar untuk mengecek pelaksanaan pelayanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Kemudian menuju ke PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) dan Perusahaan AICE yang memproduksi ice cream di KEK Sei Mangkei.

Kedatangan RHS bersama rombongan disambut Manager Corporate Secretary Miswarindra, Manager Keuangan dan Akuntansi Achmad Fadly, serta Manager Operasional Widoyoko. Lalu mereka melakukan pertemuan.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Administrator KEK Sei Mangkei Jon Rismantuah Damanik, Kapolsek Bosar Maligas AKP Restuadi, Danramil 07/BM diwakili Sucipto, dan Camat Bosar Maligas Rosmardiah Purba, RHS berharap kehadiran PT KINRA di KEK Sei Mangkei dapat memberikan dampak positif bagi warga Simalungun, seperti serapan tenaga kerja dan batuan lainnya.

Baca Juga :  PDIP Siap Dukung dan Kawal Program Pemko Tanjungbalai

“Soal infrastruktur, ini merupakan tugas kita bersama, untuk sama-sama kita ikut memberikan kontribusi melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika infrastruktur ini bisaa dibangun dengan baik, maka akan menghadirkan investor dari luar yang nantinya bisa meningkatkan PAD kita,” jelas RHS.

Terkait investor yang akan berinvestasi di Simalungun, RHS menyebutkan para insvestor akan melihat kesiapan Kabupaten Simalungun, seperti prasarana dan prasarana.

“Bagaimana kita menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, kita harus jemput bola untuk ini,” tukasnya.

“Seperti persolan perekrutan tenaga kerja, Pemerintah Kabupaten Simalungun sedang menyiapkan SDM yang unggul dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat kita melalui Balai Latihan Kerja (BLK),” terangnya.

Di kesempatan itu, Manager Operasional PT KINRA Widoyoko menyampaikan, ada beberapa investor yang akan bekerja sama dengan pihaknya dari beberapa negara, seperti India, Cina, dan Jepang, yang bergerak dalam industri padat karya, pupuk, dan elektronik.

“Jika ini terlaksana nantinya, tentu akan banyak merekrut tenaga kerja di daerah kita,” jelasnya.

Sementara itu, saat meyambangi Perusahaan AICE yang memproduksi ice cream, RHS dan rombongan melihat proses pembuatan ice cream, yang semuanya dilakukan dengan peralatan canggih. (rel)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/