alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Bea Cukai Sibolga Musnahkan 2 Juta Batang Rokok

iklan-usi

SIBOLGA, METRODAILY– Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Sibolga, memusnahkan dengan cara membakar sebanyak 2.193.728 batang rokok illegal hasil penindakan dengan perkiraan nilai mencapai 831 juta rupiah, Selasa (21/6) di pelataran kantor KPPBC TMP C Sibolga.

Kepala KPPBC TMP C Sibolga Ahmad Luthfi dalam keterangan pers nya mengatakan, peran aktif Bea dan Cukai Sibolga sebagai unit vertikal Instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang mengawasi 11 kabupaten dan 3 kotamadya gencar melaksanakan tugas pengawasan.

“Tercatat sejak awal tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2022 telah dilakukan sebanyak 41 kali penindakan atas Barang Kena Cukai Ilegal berupa rokok ilegal yang tersebar di berbagai wilayah pengawasan Bea dan Cukai Sibolga,” beber Luthfi.

Atas kegiatan penindakan itu, sambungnya, Bea dan Cukai Sibolga berhasil mengamankan potensi kerugian Negara sebanyak 1.348.574.520 rupiah dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp831.481.000. “Pemusnahan dilakukan guna melindungi masyarakat dari barang-barang yang berpotensi membahayakan masyarakat, dan juga masyarakat untuk tidak mengkonsumsi BKC ilegal terutama rokok ilegal. Hal itu juga menjadi peringatan bagi para pelaku pelanggaran Undang-Undang tentang Cukai,” tegas Luthfi.

Baca Juga :  Tim PKK Tapsel Torehkan Prestasi, Dolly: Selamat Para Juara!

Menurutnya, barang-barang yang dilakukan penindakan oleh Bea dan Cukai Sibolga terbukti telah melanggar aturan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 dan telah ditetapkan menjadi barang bukti milik Negara. “Kemudian barang bukti itu dimusnahkan berdasarkan surat persetujuan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padangsidimpuan tertanggal 30 Mei 2022 hal persetujuan pemusnahan barang yang menjadi milik Negara pada kantor PPBC TMP C Sibolga,” jelasnya.

Dia menambahkan, kegiatan pemusnahan itu merupakan hasil sinergi dan kerja sama antar instansi sebagai bentuk pelaksanaan program gempur rokok ilegal untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. “Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama atau sinergi yang baik dengan berbagai pihak, baik dari APH maupun pemerintah daerah. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan, kerja sama dan peran aktif dari seluruh pihak terkait,” tandasnya seraya menambahkan upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal akan dilakukan secara terus menerus guna mengamankan uang Negara serta menciptakan iklim usaha yang sehat. (rb)

SIBOLGA, METRODAILY– Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Sibolga, memusnahkan dengan cara membakar sebanyak 2.193.728 batang rokok illegal hasil penindakan dengan perkiraan nilai mencapai 831 juta rupiah, Selasa (21/6) di pelataran kantor KPPBC TMP C Sibolga.

Kepala KPPBC TMP C Sibolga Ahmad Luthfi dalam keterangan pers nya mengatakan, peran aktif Bea dan Cukai Sibolga sebagai unit vertikal Instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang mengawasi 11 kabupaten dan 3 kotamadya gencar melaksanakan tugas pengawasan.

“Tercatat sejak awal tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2022 telah dilakukan sebanyak 41 kali penindakan atas Barang Kena Cukai Ilegal berupa rokok ilegal yang tersebar di berbagai wilayah pengawasan Bea dan Cukai Sibolga,” beber Luthfi.

Atas kegiatan penindakan itu, sambungnya, Bea dan Cukai Sibolga berhasil mengamankan potensi kerugian Negara sebanyak 1.348.574.520 rupiah dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp831.481.000. “Pemusnahan dilakukan guna melindungi masyarakat dari barang-barang yang berpotensi membahayakan masyarakat, dan juga masyarakat untuk tidak mengkonsumsi BKC ilegal terutama rokok ilegal. Hal itu juga menjadi peringatan bagi para pelaku pelanggaran Undang-Undang tentang Cukai,” tegas Luthfi.

Baca Juga :  Tim PKK Tapsel Torehkan Prestasi, Dolly: Selamat Para Juara!

Menurutnya, barang-barang yang dilakukan penindakan oleh Bea dan Cukai Sibolga terbukti telah melanggar aturan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 dan telah ditetapkan menjadi barang bukti milik Negara. “Kemudian barang bukti itu dimusnahkan berdasarkan surat persetujuan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padangsidimpuan tertanggal 30 Mei 2022 hal persetujuan pemusnahan barang yang menjadi milik Negara pada kantor PPBC TMP C Sibolga,” jelasnya.

Dia menambahkan, kegiatan pemusnahan itu merupakan hasil sinergi dan kerja sama antar instansi sebagai bentuk pelaksanaan program gempur rokok ilegal untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. “Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama atau sinergi yang baik dengan berbagai pihak, baik dari APH maupun pemerintah daerah. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan, kerja sama dan peran aktif dari seluruh pihak terkait,” tandasnya seraya menambahkan upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal akan dilakukan secara terus menerus guna mengamankan uang Negara serta menciptakan iklim usaha yang sehat. (rb)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/