alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Penyaluran APBN Tahun 2022 Melalui KPPN Psp Sebesar Rp2,5 Triliun

iklan-usi

SIDEMPUAN, METRODAILY – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang Sidempuan, merupakan salah satu unit vertikal dari Kementerian Keuangan di daerah yang beralamat di Jalan Kenanga Nomor 50 Kota Padang Sidempaun.

Salah satu tugas dan fungsi KPPN Padang Sidempuan adalah bertindak dan melakukan tugas sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara di Daerah (Kuasa BUN-D) dalam penyaluran anggaran belanja negara serta mencatat penerimaan negara.

Wilayah kerja KPPN Padang Sidempuan sesuai kewenangan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, wilayah kerja KPPN Padangsidempuan, terdiri dari empat kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kota Padang Sidempuan, atau wilayah Tabagsel.

Kepala KPPN Padang Sidempuan, Refenalria Azwar, saat menyampaikan, Senin (18/7/2022), pada tahun 2022 ini, KPPN Padang Sidempuan mempunyai tugas dan kewajiban menyalurkan anggaran belanja negara untuk wilayah Tabagsel sebesar Rp2.549.058.076.000.

Alokasi anggaran belanja negara ini terdiri atas belanja untuk 117 satuan kerja atau unit vertikal kementerian negara/lembaga sebesar Rp1.001.400.032.000, dan dana Transfer Ke Daerah untuk empat kabupaten dan satu kota sebesar Rp1.547.658.044.000.

Terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp303.076.813.000, Dana Desa sebesar Rp975.835.571.000,- dan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik sebesar Rp268.745.660.000.

Untuk anggaran belanja 117 satuan kerja atau unit vertikal kementerian negara/lembaga, sampai dengan 15 Juli 2022, KPPN Padang Sidempuan sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp521.424.860.201,- atau 43,72 persen dari pagu.

Dijelaskan Refenalria, empat satuan kerja yang mempunyai realisasi anggaran belanja terbesar adalah Kantor Pengadilan Negeri Mandailing Natal dengan realisasi sebesar 79,12 persen, kemudian Kantor Pengadilan Agama Padang Sidempuan sebesar 74,95 persen, Madrasah Aliyah Negeri Tapanuli Selatan sebesar 69,83 persen, dan Polres Padang Sidempuan sebesar 68,48 persen.

Pada kesempatan ini Kepala KPPN Padang Sidempuan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada satuan kerja yang mempunyai penyerapan anggaran yang telah melebihi target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, KPPN Padang Sidempuan sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp23.936.871.250,- atau 7,90 persen yang terbagi untuk empat kabupaten dan satu kota, dengan rincian untuk masing-masing pemerintah daerah yaitu; Kabupaten Tapanuli Selatan, alokasi Rp56.200.778.000, realisasi Rp802.494.000, atau 6,77 persen, Kabupaten Mandailing Natal alokasi Rp96.805.300.000, realisasi Rp11.183.222.250, atau 11,55 persen.

Baca Juga :  Bupati Labura Resmikan Musala saat Program Bung Desa

Kabupaten Padang Lawas alokasi Rp57.730.080.000, realisasi Rp8.951.155.000,- atau 15,51 persen, Kabupaten Padang Lawas Utara alokasi Rp69.985.530.000, realisasi Rp0, dan Kota Padang Sidempuan alokasi Rp22.355.125.000, realisasi Rp0.

Diharapkan sampai dengan 21 Juli 2022 penyaluran DAK fisik ke pemerintah daerah bisa realisasi mencapai 25 persen dari alokasi yang disediakan, sesuai dengan ketentuan dan target yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

Untuk Dana Desa yang diperuntukan bagi 1.319 desa, KPPN Padang Sidempuan sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp414.521.360.686,- atau 42,48 persen, yang juga terbagi pada empat kabupaten dan satu kota.

Dengan rincian untuk masing-masing pemerintah daerah yaitu : Kabupaten Tapanuli Selatan untuk 211 desa (alokasi Rp160.406.281.000, realisasi Rp99.244.780.240,- atau 61,87 persen), Kabupaten Mandailing Natal untuk 377 desa (alokasi Rp285.342.307.000, realisasi Rp126.380.127.720, atau 44,29 persen), Kabupaten Padang Lawas untuk 303 desa (alokasi Rp219.302.748.000,- realisasi Rp85.527.238.960, atau 39,00 persen), Kabupaten Padang Lawas Utara untuk 386 desa (alokasi Rp280.002.008.000, realisasi Rp93.020.875.606,- atau 33,22 persen) dan Kota Padang Sidempuan untuk 42 desa (alokasi Rp30.782.227.000, realisasi Rp.0.348.338.160,- atau 33,62 persen).

Diharapkan penyaluran Dana Desa tahun 2022 ini dapat tersalurkan untuk semua desa baik untuk dana BLT maupun dana regulernya.

Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik, KPPN Padang Sidempuan juga menyalurkan anggaran sebesar Rp152.004.089.075,- atau 56,56 persen, yang terdiri dari Dana BOS untuk SD dan SMP, Dana BOP PAUD dan Dana BOP Kesetaraan.

DAK Non Fisik juga terbagi pada empat kabupaten dan satu kota, dengan rincian untuk masing-masing pemerintah daerah yaitu : Kabupaten Tapanuli Selatan (alokasi Rp55.775.640.000,- realisasi Rp30.374.965.474, atau 54,46 persen), Kabupaten Mandailing Natal (alokasi Rp82.876.860.000,- realisasi Rp50.635.260.100, atau 61,10 persen), Kabupaten Padang Lawas (alokasi Rp47.272.550.000, realisasi Rp25.143.141.085, atau 53,19 persen), Kabupaten Padang Lawas Utara (alokasi Rp47.439.640.000,- realisasi Rp27.138.294.428, atau 57,21 persen) dan Kota Padang Sidempuan (alokasi Rp35.380.970.000,- realisasi Rp18.712.427.988, atau 52,89 persen).

Kepala KPPN Padang Sidempuan Refenalria menghimbau dan mengharapkan kepada semua Kuasa Pengguna Anggaran (KPA ) Satuan Kerja dan seluruh Pemerintah Daerah untuk dapat merealisasikan anggaran yang sudah dialokasikan untuk satuan kerja dan pemerintah daerah masing-masing sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.(irs/md)

SIDEMPUAN, METRODAILY – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang Sidempuan, merupakan salah satu unit vertikal dari Kementerian Keuangan di daerah yang beralamat di Jalan Kenanga Nomor 50 Kota Padang Sidempaun.

Salah satu tugas dan fungsi KPPN Padang Sidempuan adalah bertindak dan melakukan tugas sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara di Daerah (Kuasa BUN-D) dalam penyaluran anggaran belanja negara serta mencatat penerimaan negara.

Wilayah kerja KPPN Padang Sidempuan sesuai kewenangan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, wilayah kerja KPPN Padangsidempuan, terdiri dari empat kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kota Padang Sidempuan, atau wilayah Tabagsel.

Kepala KPPN Padang Sidempuan, Refenalria Azwar, saat menyampaikan, Senin (18/7/2022), pada tahun 2022 ini, KPPN Padang Sidempuan mempunyai tugas dan kewajiban menyalurkan anggaran belanja negara untuk wilayah Tabagsel sebesar Rp2.549.058.076.000.

Alokasi anggaran belanja negara ini terdiri atas belanja untuk 117 satuan kerja atau unit vertikal kementerian negara/lembaga sebesar Rp1.001.400.032.000, dan dana Transfer Ke Daerah untuk empat kabupaten dan satu kota sebesar Rp1.547.658.044.000.

Terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp303.076.813.000, Dana Desa sebesar Rp975.835.571.000,- dan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik sebesar Rp268.745.660.000.

Untuk anggaran belanja 117 satuan kerja atau unit vertikal kementerian negara/lembaga, sampai dengan 15 Juli 2022, KPPN Padang Sidempuan sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp521.424.860.201,- atau 43,72 persen dari pagu.

Dijelaskan Refenalria, empat satuan kerja yang mempunyai realisasi anggaran belanja terbesar adalah Kantor Pengadilan Negeri Mandailing Natal dengan realisasi sebesar 79,12 persen, kemudian Kantor Pengadilan Agama Padang Sidempuan sebesar 74,95 persen, Madrasah Aliyah Negeri Tapanuli Selatan sebesar 69,83 persen, dan Polres Padang Sidempuan sebesar 68,48 persen.

Pada kesempatan ini Kepala KPPN Padang Sidempuan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada satuan kerja yang mempunyai penyerapan anggaran yang telah melebihi target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, KPPN Padang Sidempuan sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp23.936.871.250,- atau 7,90 persen yang terbagi untuk empat kabupaten dan satu kota, dengan rincian untuk masing-masing pemerintah daerah yaitu; Kabupaten Tapanuli Selatan, alokasi Rp56.200.778.000, realisasi Rp802.494.000, atau 6,77 persen, Kabupaten Mandailing Natal alokasi Rp96.805.300.000, realisasi Rp11.183.222.250, atau 11,55 persen.

Baca Juga :  BMKG: Pusaran Angin di Danau Toba Itu Waterspout

Kabupaten Padang Lawas alokasi Rp57.730.080.000, realisasi Rp8.951.155.000,- atau 15,51 persen, Kabupaten Padang Lawas Utara alokasi Rp69.985.530.000, realisasi Rp0, dan Kota Padang Sidempuan alokasi Rp22.355.125.000, realisasi Rp0.

Diharapkan sampai dengan 21 Juli 2022 penyaluran DAK fisik ke pemerintah daerah bisa realisasi mencapai 25 persen dari alokasi yang disediakan, sesuai dengan ketentuan dan target yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

Untuk Dana Desa yang diperuntukan bagi 1.319 desa, KPPN Padang Sidempuan sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp414.521.360.686,- atau 42,48 persen, yang juga terbagi pada empat kabupaten dan satu kota.

Dengan rincian untuk masing-masing pemerintah daerah yaitu : Kabupaten Tapanuli Selatan untuk 211 desa (alokasi Rp160.406.281.000, realisasi Rp99.244.780.240,- atau 61,87 persen), Kabupaten Mandailing Natal untuk 377 desa (alokasi Rp285.342.307.000, realisasi Rp126.380.127.720, atau 44,29 persen), Kabupaten Padang Lawas untuk 303 desa (alokasi Rp219.302.748.000,- realisasi Rp85.527.238.960, atau 39,00 persen), Kabupaten Padang Lawas Utara untuk 386 desa (alokasi Rp280.002.008.000, realisasi Rp93.020.875.606,- atau 33,22 persen) dan Kota Padang Sidempuan untuk 42 desa (alokasi Rp30.782.227.000, realisasi Rp.0.348.338.160,- atau 33,62 persen).

Diharapkan penyaluran Dana Desa tahun 2022 ini dapat tersalurkan untuk semua desa baik untuk dana BLT maupun dana regulernya.

Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik, KPPN Padang Sidempuan juga menyalurkan anggaran sebesar Rp152.004.089.075,- atau 56,56 persen, yang terdiri dari Dana BOS untuk SD dan SMP, Dana BOP PAUD dan Dana BOP Kesetaraan.

DAK Non Fisik juga terbagi pada empat kabupaten dan satu kota, dengan rincian untuk masing-masing pemerintah daerah yaitu : Kabupaten Tapanuli Selatan (alokasi Rp55.775.640.000,- realisasi Rp30.374.965.474, atau 54,46 persen), Kabupaten Mandailing Natal (alokasi Rp82.876.860.000,- realisasi Rp50.635.260.100, atau 61,10 persen), Kabupaten Padang Lawas (alokasi Rp47.272.550.000, realisasi Rp25.143.141.085, atau 53,19 persen), Kabupaten Padang Lawas Utara (alokasi Rp47.439.640.000,- realisasi Rp27.138.294.428, atau 57,21 persen) dan Kota Padang Sidempuan (alokasi Rp35.380.970.000,- realisasi Rp18.712.427.988, atau 52,89 persen).

Kepala KPPN Padang Sidempuan Refenalria menghimbau dan mengharapkan kepada semua Kuasa Pengguna Anggaran (KPA ) Satuan Kerja dan seluruh Pemerintah Daerah untuk dapat merealisasikan anggaran yang sudah dialokasikan untuk satuan kerja dan pemerintah daerah masing-masing sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.(irs/md)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

City Benamkan Bournemouth

/