alexametrics
23.9 C
Medan
Saturday, August 13, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Tinjau Vaksinasi Massal di Simalungun, Wamendes: Jangan Takut Divaksin!

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes) Budi Arie Setiadi meninjau pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Simalungun. Vaksinasi massal dilaksanakan Projo Kabupaten Simalungun, di Lapangan SD Negeri di Dusun Simpang Panei, Nagori Pematang Panei, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Sabtu (16/10).

Budi Arie Setiadi yang juga menjabat Ketua Umum DPP Projo bersama istri tiba di lokasi langsung disambut Tortor Sombah dan dikenakan pakaian adat Simalungun. Dengan mengenakan Gotong lengkap, Budi langsung menemui siswa-siswi SMP yang akan divaksin. Saat itu, ia berpesan agar tidak takut divaksin.

“Jangan takut divaksin ya. Semangat!” kata Budi.

Dalam sambutannya, Budi meminta semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi agar seluruh masyarakat segera mendapat vaksin. Sehingga rakyat sehat negara kuat. Semua, katanya, harus bergotong-royong dan bekerja sama agar ekonomi segera pulih.

Sebelumnya, Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi melaporkan, Simalungun terdiri atas 32 kecamatan, 413 desa/kelurahan, dengan penduduk 1.158.000 jiwa. Terdiri atas banyak suku, agama, dan budaya namun hidup rukun. Dari 73 persen masyarakat Simalungun yang wajib divaksin yakni 788.336 jiwa, saat ini masih 35 persen atau 278.043 jiwa yang sudah mendapat vaksinasi pertama dan 150.806 jiwa atau 19 persen vaksinasi kedua.

Sementara dari 78 ribu lansia, baru 31 persen yang sudah divaksin.
“Vaksinasi di Simalungun sudah dimulai Februari 2021, namun secara persentase masih kecil, meski dalam jumlah cukup besar dibandingkan kabupaten lain. Ini disebabkan alokasi vaksin yang diberikan sama dengan daerah lain, sementara jumlah penduduk Simalungun jauh berbeda dengan daerah lain. Kami berharap alokasi vaksin ini segera teratasi,” kata Zonny Waldi.

Zonny dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang turut menyukseskan program vaksinasi di Simalungun, termasuk Ikatan Alumni USU di Jakarta yang menyumbang 10 ribu vaksin, serta seluruh pihak yang membantu Pemkab Simalungun melaksanakan vaksinasi untuk masyarakat.

Sementara Wakil Ketua DPRD Simalungun dari Fraksi PDIP Samrin Girsang menyampaikan, pihaknya diberikan perintah oleh Ketua DPD PDI Sumut untuk mensupport kegiatan vaksinasi yang dilakukan Projo di Simalungun. Kepada Wamen, Samrin melaporkan di Simalungun ada 386 nagori/desa, dan berharap perhatian Wamen agar nagori di Simalungun dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Projo yang melaksanakan vaksinasi untuk masyarakat Simalungun,” kata Samrin.

Hadir dalam kesempatan tersebut Danrem 022/PT, anggota DPRD Sumut Mangapul Purba, Kapolres Simalungun, Dandim 0207 Simalungun, pimpinan OPD Simalungun, serta Forkopimcam Panombean Panei.

Projo Sukseskan Program Pemerintah

Sementara Person Ini Charge (PIC) Projo Kabupaten Simalungun Charlie Douglas Sargih ST didampingi Ramses Simbolon Ketua DPP Projo Sumut, mengatakan program vaksinasi yang dilaksanakan Projo bekerja sama dengan Polri, Perguruan Katolik Yayasan Seri Amal, RS Santa Elisabeth Medan, RS Harapan Pematangsiantar, RSUD dr GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa, ACA Asuransi, Indofood, Kemenkes RI,dan Indomaret. Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah.

Baca Juga :  Lawan Pengaruh Game Online dengan Pelestarian Olahraga Budaya Tradisional

Projo Kabupaten Simalungun menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum secara gratis yang dilaksanakan di Klinik Permata Jalan Sudirman Saribu Dolok Kecamatan Silimakuta dan lapangan SD Negeri 01 Dusun Simpang Pane Nagori Pematang Panei, Kecamatan Panombean Panei.

“Projo melakukan kerja sama dengan Polri dan Kementerian Kesehatan serta beberapa pihak dalam kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19, dengan sasaran masyarakat umum. Vaksin Gratis untuk Rakyat ini akan terus dilaksanakan untuk mendukung pencapaian target 2 juta dosis per hari seperti instruksi Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet 5 Juli 2021 lalu,” kata Charlie Saragih.

Dijelaskan Charlie, ada 10 titik sentra vaksinansi di wilayah Sumatera Utara dengan target 10 ribu masyarakat yang belum mendapat vaksin. Di antaranya Kota Medan, Deliserdang, Binjai, Labuhanbatu Selatan, Kota Pematangsiantar, Simalungun, Toba, Dairi, dan Samosir. Di Simalungun, Projo menyediakan kuota 1.000 vaksin dosis pertama.

Sebagai informasi, Projo merupakan organisasi kemasyarakatan pendukung Presiden Joko Widodo. Projo menjadi salah satu relawan darat terbesar dan memiliki status resmi organisasi kemasyarakatan (ormas) dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Projo akan terus membantu agar proses vaksinasi bisa optimal. Kami mendukung Presiden Joko Widodo mewujudkan vaksin gratis untuk masyarakat,” kata Charlie.

Sementara itu, PDI Perjuangan mensupport seluruh kegiatan untuk percepatan vaksiasi nasional di Indonesia. Target 100 persen masyarakat menerima vaksin harus segera diwujudkan, demi herd immunity warga yang akan berimbas kepada pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Sumut Mangapul Purba SE saat pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Simalungun. Menurut Mangapul, khusus untuk Kabupaten Simalungun jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksin masih sekitar 35 persen lebih atau 278.043 jiwa. Kendalanya, jumlah vaksin yang masih terbatas, dan animo masyarakat yang masih takut divaksin.

“Untuk alokasi vaksin, PDIP sudah melakukan upaya percepatan penambahan melalui jaringan yang dimiliki dan dalam waktu dekat secara bertahap vaksin akan tersedia. Masyarakat yang masih takut divaksin, PDIP bersama pemerintah termasuk anggota DPRD Sumut terus-menerus melakukan sosialisasi bahwa vaksin itu aman dan untuk kekebalan tubuh,” kata Mangapul.

“Kita sudah turun ke tengah-tengah masyarakat, dan mendapatkan fakta animo masyarakat sempat lemah. Namun setelah diberikan penjelasan, masyarakat sudah siap divaksin dan sepakat mendukung percepatan vaksinasi karena sangat terkait dengan upaya pemulihan ekonomi,” tambahnya.

Secara khusus, Mangapul mengapresiasi vaksinasi yang dilaksanakan Projo dan pihak lain yang mendukung upaya mewujudkan percepatan vaksinasi nasional. “Kita berharap ekonomi segera pulih, sejalan dengan mulai normalnya kegiatan masyarakat. Namun protokol kesehatan harus tetap dipatuhi,” pungkasnya. (esa)

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes) Budi Arie Setiadi meninjau pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Simalungun. Vaksinasi massal dilaksanakan Projo Kabupaten Simalungun, di Lapangan SD Negeri di Dusun Simpang Panei, Nagori Pematang Panei, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Sabtu (16/10).

Budi Arie Setiadi yang juga menjabat Ketua Umum DPP Projo bersama istri tiba di lokasi langsung disambut Tortor Sombah dan dikenakan pakaian adat Simalungun. Dengan mengenakan Gotong lengkap, Budi langsung menemui siswa-siswi SMP yang akan divaksin. Saat itu, ia berpesan agar tidak takut divaksin.

“Jangan takut divaksin ya. Semangat!” kata Budi.

Dalam sambutannya, Budi meminta semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi agar seluruh masyarakat segera mendapat vaksin. Sehingga rakyat sehat negara kuat. Semua, katanya, harus bergotong-royong dan bekerja sama agar ekonomi segera pulih.

Sebelumnya, Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi melaporkan, Simalungun terdiri atas 32 kecamatan, 413 desa/kelurahan, dengan penduduk 1.158.000 jiwa. Terdiri atas banyak suku, agama, dan budaya namun hidup rukun. Dari 73 persen masyarakat Simalungun yang wajib divaksin yakni 788.336 jiwa, saat ini masih 35 persen atau 278.043 jiwa yang sudah mendapat vaksinasi pertama dan 150.806 jiwa atau 19 persen vaksinasi kedua.

Sementara dari 78 ribu lansia, baru 31 persen yang sudah divaksin.
“Vaksinasi di Simalungun sudah dimulai Februari 2021, namun secara persentase masih kecil, meski dalam jumlah cukup besar dibandingkan kabupaten lain. Ini disebabkan alokasi vaksin yang diberikan sama dengan daerah lain, sementara jumlah penduduk Simalungun jauh berbeda dengan daerah lain. Kami berharap alokasi vaksin ini segera teratasi,” kata Zonny Waldi.

Zonny dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang turut menyukseskan program vaksinasi di Simalungun, termasuk Ikatan Alumni USU di Jakarta yang menyumbang 10 ribu vaksin, serta seluruh pihak yang membantu Pemkab Simalungun melaksanakan vaksinasi untuk masyarakat.

Sementara Wakil Ketua DPRD Simalungun dari Fraksi PDIP Samrin Girsang menyampaikan, pihaknya diberikan perintah oleh Ketua DPD PDI Sumut untuk mensupport kegiatan vaksinasi yang dilakukan Projo di Simalungun. Kepada Wamen, Samrin melaporkan di Simalungun ada 386 nagori/desa, dan berharap perhatian Wamen agar nagori di Simalungun dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Projo yang melaksanakan vaksinasi untuk masyarakat Simalungun,” kata Samrin.

Hadir dalam kesempatan tersebut Danrem 022/PT, anggota DPRD Sumut Mangapul Purba, Kapolres Simalungun, Dandim 0207 Simalungun, pimpinan OPD Simalungun, serta Forkopimcam Panombean Panei.

Projo Sukseskan Program Pemerintah

Sementara Person Ini Charge (PIC) Projo Kabupaten Simalungun Charlie Douglas Sargih ST didampingi Ramses Simbolon Ketua DPP Projo Sumut, mengatakan program vaksinasi yang dilaksanakan Projo bekerja sama dengan Polri, Perguruan Katolik Yayasan Seri Amal, RS Santa Elisabeth Medan, RS Harapan Pematangsiantar, RSUD dr GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa, ACA Asuransi, Indofood, Kemenkes RI,dan Indomaret. Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah.

Baca Juga :  TP PKK Tapteng Gelar Senam Bersama Lansia, Yuk Hidup Sehat!

Projo Kabupaten Simalungun menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum secara gratis yang dilaksanakan di Klinik Permata Jalan Sudirman Saribu Dolok Kecamatan Silimakuta dan lapangan SD Negeri 01 Dusun Simpang Pane Nagori Pematang Panei, Kecamatan Panombean Panei.

“Projo melakukan kerja sama dengan Polri dan Kementerian Kesehatan serta beberapa pihak dalam kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19, dengan sasaran masyarakat umum. Vaksin Gratis untuk Rakyat ini akan terus dilaksanakan untuk mendukung pencapaian target 2 juta dosis per hari seperti instruksi Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet 5 Juli 2021 lalu,” kata Charlie Saragih.

Dijelaskan Charlie, ada 10 titik sentra vaksinansi di wilayah Sumatera Utara dengan target 10 ribu masyarakat yang belum mendapat vaksin. Di antaranya Kota Medan, Deliserdang, Binjai, Labuhanbatu Selatan, Kota Pematangsiantar, Simalungun, Toba, Dairi, dan Samosir. Di Simalungun, Projo menyediakan kuota 1.000 vaksin dosis pertama.

Sebagai informasi, Projo merupakan organisasi kemasyarakatan pendukung Presiden Joko Widodo. Projo menjadi salah satu relawan darat terbesar dan memiliki status resmi organisasi kemasyarakatan (ormas) dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Projo akan terus membantu agar proses vaksinasi bisa optimal. Kami mendukung Presiden Joko Widodo mewujudkan vaksin gratis untuk masyarakat,” kata Charlie.

Sementara itu, PDI Perjuangan mensupport seluruh kegiatan untuk percepatan vaksiasi nasional di Indonesia. Target 100 persen masyarakat menerima vaksin harus segera diwujudkan, demi herd immunity warga yang akan berimbas kepada pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Sumut Mangapul Purba SE saat pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Simalungun. Menurut Mangapul, khusus untuk Kabupaten Simalungun jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksin masih sekitar 35 persen lebih atau 278.043 jiwa. Kendalanya, jumlah vaksin yang masih terbatas, dan animo masyarakat yang masih takut divaksin.

“Untuk alokasi vaksin, PDIP sudah melakukan upaya percepatan penambahan melalui jaringan yang dimiliki dan dalam waktu dekat secara bertahap vaksin akan tersedia. Masyarakat yang masih takut divaksin, PDIP bersama pemerintah termasuk anggota DPRD Sumut terus-menerus melakukan sosialisasi bahwa vaksin itu aman dan untuk kekebalan tubuh,” kata Mangapul.

“Kita sudah turun ke tengah-tengah masyarakat, dan mendapatkan fakta animo masyarakat sempat lemah. Namun setelah diberikan penjelasan, masyarakat sudah siap divaksin dan sepakat mendukung percepatan vaksinasi karena sangat terkait dengan upaya pemulihan ekonomi,” tambahnya.

Secara khusus, Mangapul mengapresiasi vaksinasi yang dilaksanakan Projo dan pihak lain yang mendukung upaya mewujudkan percepatan vaksinasi nasional. “Kita berharap ekonomi segera pulih, sejalan dengan mulai normalnya kegiatan masyarakat. Namun protokol kesehatan harus tetap dipatuhi,” pungkasnya. (esa)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/