alexametrics
27.5 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Labuhanbatu Masuk Zona Merah

iklan-usi

LABUHANBATU, METRODAILY.id – Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK SH MH mengimbau warga agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Pasalnya, Kabupaten Labuhanbatu sudah masuk urutan ketiga peta Nasional zona merah penyebaran Covid-19 se-Sumut.

“Labuhanbatu masuk Peta Nasional Zona Merah ke 3 se-Sumatera Utara, setelah Samosir dan Tebing Tinggi. Untuk itu, warga diminta lebih waspada, selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 yang hingga ini meluas. Kabupaten Labuhanbatu sudah memasuki urutan ketiga peta nasional zona merah se-Sumatra Utara,” ujar Kapolres di salahsatu grup Watshapp, Rabu (18/8/2021).

Atas kondisi ini, Deni berharap masyarakat dapat melewati hal-hal sulit yang dialami akibat pandemi Covid-19. “Semoga semua warga tetap senantiasa sehat selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Terpisah, salahseorang warga Rantauprapat Syaiful Bahri Ritonga mengaku sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 yang melanda saat ini.

“Cari uang sekarang sulit, otomatis untuk memenuhi kebutuhan hidup pun saat sekarang semakin susah. Namun yang terpenting adalah, tetap menjaga kesehatan. Menerapkan protokol kesehatan merupakan langkah awal untuk menghindari penyebaran Covid-19,” ujar Syaiful.

Berjuang Melawan Pandemi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memandang kemerdekaan Indonesia saat ini berbeda pada masa perlawanan penjajah dulu kala. Saat ini Indonesia harus berjuang melawan pandemi Covid-19 yang masih menyelimuti tanah air.

Baca Juga :  Yayasan Lim Kim Tjay Hibahkan Tanah ke Pemko Sibolga

“Dahulu, bangsa kita berjuang melawan penjajah agar bisa bebas dan merdeka. Saat ini, kita semua juga tengah berjuang bersama melawan pandemi Covid-19,” ujarnya lewat sosial media Instagram @smindrawati, Selasa (17/8).

Menurutnya, esensi perjuangannya masih sama  yaitu berjuang untuk bisa melalui masa pandemi. Perjuangan seluruh masyarakat Indonesia adalah dengan menjaga protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Hal itu untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang tersayang.

Sri Mulyani mengungkap, Indonesia didirikan dengan cita-cita yang mulia melalui perjuangan yang tangguh. Di dalam mencapai cita-cita kemerdekaan, Indonesia selalu dihadapkan pada berbagai ketidakmudahan. Seperti yang dihadapi saat ini dalam perjuangan dalam menghadapi pandemi “Saat ini kita menghadapi Covid-19 sebuah pandemi yang melanda seluruh dunia, memiliki dampak luar biasa,” ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan, dirinya optimis bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh. Ia yakin, Indonesia mampu tantangan hari ini dan tantangan ke depan. “Seperti krisis-krisis sebelumnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, kita mampu mengatasi tantangan hari ini dan tantangan ke depan, dan kita tidak hanya tangguh namun akan terus tumbuh. Dirgahayu Indonesia ke-76,” tegasnya.(Bud/jp)

LABUHANBATU, METRODAILY.id – Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK SH MH mengimbau warga agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Pasalnya, Kabupaten Labuhanbatu sudah masuk urutan ketiga peta Nasional zona merah penyebaran Covid-19 se-Sumut.

“Labuhanbatu masuk Peta Nasional Zona Merah ke 3 se-Sumatera Utara, setelah Samosir dan Tebing Tinggi. Untuk itu, warga diminta lebih waspada, selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 yang hingga ini meluas. Kabupaten Labuhanbatu sudah memasuki urutan ketiga peta nasional zona merah se-Sumatra Utara,” ujar Kapolres di salahsatu grup Watshapp, Rabu (18/8/2021).

Atas kondisi ini, Deni berharap masyarakat dapat melewati hal-hal sulit yang dialami akibat pandemi Covid-19. “Semoga semua warga tetap senantiasa sehat selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Terpisah, salahseorang warga Rantauprapat Syaiful Bahri Ritonga mengaku sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 yang melanda saat ini.

“Cari uang sekarang sulit, otomatis untuk memenuhi kebutuhan hidup pun saat sekarang semakin susah. Namun yang terpenting adalah, tetap menjaga kesehatan. Menerapkan protokol kesehatan merupakan langkah awal untuk menghindari penyebaran Covid-19,” ujar Syaiful.

Berjuang Melawan Pandemi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memandang kemerdekaan Indonesia saat ini berbeda pada masa perlawanan penjajah dulu kala. Saat ini Indonesia harus berjuang melawan pandemi Covid-19 yang masih menyelimuti tanah air.

Baca Juga :  Bakhtiar: NasDem Peduli dan Hadir Setiap Masyarakat Membutuhkan

“Dahulu, bangsa kita berjuang melawan penjajah agar bisa bebas dan merdeka. Saat ini, kita semua juga tengah berjuang bersama melawan pandemi Covid-19,” ujarnya lewat sosial media Instagram @smindrawati, Selasa (17/8).

Menurutnya, esensi perjuangannya masih sama  yaitu berjuang untuk bisa melalui masa pandemi. Perjuangan seluruh masyarakat Indonesia adalah dengan menjaga protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Hal itu untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang tersayang.

Sri Mulyani mengungkap, Indonesia didirikan dengan cita-cita yang mulia melalui perjuangan yang tangguh. Di dalam mencapai cita-cita kemerdekaan, Indonesia selalu dihadapkan pada berbagai ketidakmudahan. Seperti yang dihadapi saat ini dalam perjuangan dalam menghadapi pandemi “Saat ini kita menghadapi Covid-19 sebuah pandemi yang melanda seluruh dunia, memiliki dampak luar biasa,” ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan, dirinya optimis bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh. Ia yakin, Indonesia mampu tantangan hari ini dan tantangan ke depan. “Seperti krisis-krisis sebelumnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, kita mampu mengatasi tantangan hari ini dan tantangan ke depan, dan kita tidak hanya tangguh namun akan terus tumbuh. Dirgahayu Indonesia ke-76,” tegasnya.(Bud/jp)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/