alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Anggota DPRDSU Minta Bupati Simalungun Keluarkan Surat Stop Konversi

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY – Empat anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) daerah pemilihan X melakukan kunjungan langsung ke areal konsesi PTPN IV di Sidamanik, Kabupaten Simalungun yang diinformasikan dilakukan konversi tanaman dari teh ke kelapa sawit, Senin (18/7).

Dari kunjungan tersebut, ditemukan pihak PTPN IV masih melakukan aktivitas dengan dalih pembersihan lahan.

Sementara di sekitar lahan yang akan dikonversi, seperti di Dusun Bahalgaja, anggota DPRD Sumut melihat langsung adanya lahan dan jalan yang sudah mengalami longsor karena air dari areal PTPN IV.

“Kami melihat masih ada aktivitas. Walaupun alasannya adalah pembersihan lahan, namun masyarakat menilai aktivitas itu bagian dari proses konversi. Kita juga sudah berkeliling dan menjumpai warga. Semua menolak dan menyatakan kekhawatiran jika tanaman sawit di Sidamanik itu akan membuat warga menderita,” kata Mangapul Purba, usai kunjungan.

Dijelaskan Mangapul, setelah melihat langsung dan mendapat penyataan penolakan dari masyarakat, pihaknya tetap pada pernyataan semula, yakni agar PTPN IV menghentikan aktivitas yang mengarah ke kegiatan konversi.

“Kami juga akan melakukan kordinasi dengan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS), sekaligus meminta kepada bupati agar mengeluarkan surat resmi untuk menghentikan aktivitas konversi di lahan konsesi PTPN IV di Sidamanik. Jangan sampai pengalaman banjir dan kerusakan di Kecamatan Panei dan Panombean Panei akibat konversi Kebun Teh Marjandi terulang di Sidamanik,” katanya.

Baca Juga :  RHS Bertemu Luhut, Mohon Perbaikan Jalan Lingkar Danau Toba dan Irigasi

Mangapul menegaskan, DPRD Sumut melalui Komisi B akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang seluruh stakeholder.

“Kita tetap bersama masyarakat untuk menolak rencana konversi teh ke sawit. Konversi ini tidak ada manfaat positifnya untuk masyarakat, hanya negatif. Soal untung rugi, silakan PTPN IV mencari jalan keluar yang tidak merugikan masyarakat,” tukas Mangapul.

“Kami sependapat, sebaiknya rencana ini dikaji ulang dan segala aktivitas diberhentikan dulu,. Kalau masalah bisnis itu urusan perusahan, kami tidak masuk ke situ. Kalau untung mereka tidak bilang, jadi untung ruginya itu terserah mereka,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Rony Reynaldo Situmorang dari Fraksi Nasdem, Gusmiyadi dari Fraksi Gerindra, serta Saut Bangkit Purba dari Fraksi Demokrat. (esa/md)

SIMALUNGUN, METRODAILY – Empat anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) daerah pemilihan X melakukan kunjungan langsung ke areal konsesi PTPN IV di Sidamanik, Kabupaten Simalungun yang diinformasikan dilakukan konversi tanaman dari teh ke kelapa sawit, Senin (18/7).

Dari kunjungan tersebut, ditemukan pihak PTPN IV masih melakukan aktivitas dengan dalih pembersihan lahan.

Sementara di sekitar lahan yang akan dikonversi, seperti di Dusun Bahalgaja, anggota DPRD Sumut melihat langsung adanya lahan dan jalan yang sudah mengalami longsor karena air dari areal PTPN IV.

“Kami melihat masih ada aktivitas. Walaupun alasannya adalah pembersihan lahan, namun masyarakat menilai aktivitas itu bagian dari proses konversi. Kita juga sudah berkeliling dan menjumpai warga. Semua menolak dan menyatakan kekhawatiran jika tanaman sawit di Sidamanik itu akan membuat warga menderita,” kata Mangapul Purba, usai kunjungan.

Dijelaskan Mangapul, setelah melihat langsung dan mendapat penyataan penolakan dari masyarakat, pihaknya tetap pada pernyataan semula, yakni agar PTPN IV menghentikan aktivitas yang mengarah ke kegiatan konversi.

“Kami juga akan melakukan kordinasi dengan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS), sekaligus meminta kepada bupati agar mengeluarkan surat resmi untuk menghentikan aktivitas konversi di lahan konsesi PTPN IV di Sidamanik. Jangan sampai pengalaman banjir dan kerusakan di Kecamatan Panei dan Panombean Panei akibat konversi Kebun Teh Marjandi terulang di Sidamanik,” katanya.

Baca Juga :  Mixnon Andreas Simamora Dikabarkan Mengundurkan Diri Dari Jabatan Sekda

Mangapul menegaskan, DPRD Sumut melalui Komisi B akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang seluruh stakeholder.

“Kita tetap bersama masyarakat untuk menolak rencana konversi teh ke sawit. Konversi ini tidak ada manfaat positifnya untuk masyarakat, hanya negatif. Soal untung rugi, silakan PTPN IV mencari jalan keluar yang tidak merugikan masyarakat,” tukas Mangapul.

“Kami sependapat, sebaiknya rencana ini dikaji ulang dan segala aktivitas diberhentikan dulu,. Kalau masalah bisnis itu urusan perusahan, kami tidak masuk ke situ. Kalau untung mereka tidak bilang, jadi untung ruginya itu terserah mereka,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Rony Reynaldo Situmorang dari Fraksi Nasdem, Gusmiyadi dari Fraksi Gerindra, serta Saut Bangkit Purba dari Fraksi Demokrat. (esa/md)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/