alexametrics
25 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Lubang Menganga, Preservasi Jalinsum Sibolga-Sidempuan Telan Korban

TAPTENG, METRODAILY – Preservasi jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan menelan korban. Dua pengendara sepedamotor Honda Beat BB 3496 MW terjungkal setelah menabrak lubang patching, Senin (16/5/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Peristiwa laka lantas yang mengakibatkan pengendara ini menderita luka-luka terjadi di KM 41,5 jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan, tepatnya di Lingkungan III Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapteng.

Informasi dihimpun, laka lantas tunggal yang terjadi bermula saat satu unit sepedamotor Honda Beat BB 3496 MW yang dikendarai Taufik Panggabean (18), yang berboncengan dengan Rian (18), melintas dari arah Batangtoru menuju Sibolga.

Tepat berada di lokasi kecelakaan, Taufik yang sedang menikmati perjalanan malamnya, tidak menyadari ada lubang patching menganga di depan. Sepedamotor Honda Beat yang dikendarainya terperosok ke dalam lubang. Dua warga Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan ini terjungkal dan mengalami luka-luka pada bagian kaki dan tangan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi korban ke rumah warga. Beruntung kedua korban tidak mengalami luka serius, sehingga masih bisa ditangani salah seorang petugas medis yang bermukim di sekitar lokasi laka lantas.

“Hanya luka lecet pada bagian kaki dan tangan,” ujar petugas medis yang menangani kedua korban.

Amran Siregar (59), salah seorang warga Sibabangun mengatakan, pengerjaan penambalan memperbaiki kerusakan pada badan jalan lintas Sibolga-Sidempuan, tepatnya di Kelurahan Sibabangun, sangat membahayakan para pengguna jalan.

Baca Juga :  Agincourt Resources Inisiasi Program Revitalisasi Posyandu di 7 Desa

Pasalnya, pada lokasi pengerjaan patching, rambu-rambu peringatan masih sangat minim. Jikapun ada, tidak terlihat pada malam hari karena gelap. Kondisi ini diperparah dengan pembiaran lubang tetap menganga berhari-hari.

“Sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama di malam hari. Lubang banyak, stiker spotlight sangat minim,” ujar Amran.

Menurutnya, jika kondisi tersebut terus dibiarkan, korban-korban berikutnya akan menyusul, terutama bagi pelintas yang menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Madayansyah Tambunan MPd, sangat menyayangkan pekerjaan patching yang tidak segera ditutup, sehingga  terkesan ada pembiaran yang berdampak pada keselamatan pengendara.

“Dampak pengupasan jalan itu telah menyebabkan dua pengendara menderita luka-luka. Kita meminta BBPJN Sumut II untuk segera melakukan penutupan,” tegasnya.

Jika pihak terkait masih tetap membiarkan lubang-lubang tersebut, Madayansyah menegaskan akan melayangkan somasi kepada BBPJN, karena diduga telah melakukan pembiaran galian lubang pengupasan aspal, yang sewaktu- waktu dapat mengancam keselamatan pengendara yang melintas.

“Jalan itu perlintasan utama yang menjadi akses mobilitas masyarakat. Kita akan melayangkan surat ke Dinas PUPR Provsu untuk memintanya segara dilakukan penutupan,” tegas politikus Partai Gerindra itu dengan nada tinggi. (ztm)

TAPTENG, METRODAILY – Preservasi jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan menelan korban. Dua pengendara sepedamotor Honda Beat BB 3496 MW terjungkal setelah menabrak lubang patching, Senin (16/5/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Peristiwa laka lantas yang mengakibatkan pengendara ini menderita luka-luka terjadi di KM 41,5 jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan, tepatnya di Lingkungan III Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapteng.

Informasi dihimpun, laka lantas tunggal yang terjadi bermula saat satu unit sepedamotor Honda Beat BB 3496 MW yang dikendarai Taufik Panggabean (18), yang berboncengan dengan Rian (18), melintas dari arah Batangtoru menuju Sibolga.

Tepat berada di lokasi kecelakaan, Taufik yang sedang menikmati perjalanan malamnya, tidak menyadari ada lubang patching menganga di depan. Sepedamotor Honda Beat yang dikendarainya terperosok ke dalam lubang. Dua warga Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan ini terjungkal dan mengalami luka-luka pada bagian kaki dan tangan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi korban ke rumah warga. Beruntung kedua korban tidak mengalami luka serius, sehingga masih bisa ditangani salah seorang petugas medis yang bermukim di sekitar lokasi laka lantas.

“Hanya luka lecet pada bagian kaki dan tangan,” ujar petugas medis yang menangani kedua korban.

Amran Siregar (59), salah seorang warga Sibabangun mengatakan, pengerjaan penambalan memperbaiki kerusakan pada badan jalan lintas Sibolga-Sidempuan, tepatnya di Kelurahan Sibabangun, sangat membahayakan para pengguna jalan.

Baca Juga :  OKP Dukung Pengosongan Tangkahan Budi Jaya Sibolga

Pasalnya, pada lokasi pengerjaan patching, rambu-rambu peringatan masih sangat minim. Jikapun ada, tidak terlihat pada malam hari karena gelap. Kondisi ini diperparah dengan pembiaran lubang tetap menganga berhari-hari.

“Sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama di malam hari. Lubang banyak, stiker spotlight sangat minim,” ujar Amran.

Menurutnya, jika kondisi tersebut terus dibiarkan, korban-korban berikutnya akan menyusul, terutama bagi pelintas yang menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Madayansyah Tambunan MPd, sangat menyayangkan pekerjaan patching yang tidak segera ditutup, sehingga  terkesan ada pembiaran yang berdampak pada keselamatan pengendara.

“Dampak pengupasan jalan itu telah menyebabkan dua pengendara menderita luka-luka. Kita meminta BBPJN Sumut II untuk segera melakukan penutupan,” tegasnya.

Jika pihak terkait masih tetap membiarkan lubang-lubang tersebut, Madayansyah menegaskan akan melayangkan somasi kepada BBPJN, karena diduga telah melakukan pembiaran galian lubang pengupasan aspal, yang sewaktu- waktu dapat mengancam keselamatan pengendara yang melintas.

“Jalan itu perlintasan utama yang menjadi akses mobilitas masyarakat. Kita akan melayangkan surat ke Dinas PUPR Provsu untuk memintanya segara dilakukan penutupan,” tegas politikus Partai Gerindra itu dengan nada tinggi. (ztm)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/