alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Warga Minta Jalan Perkebunan Dilepas Untuk Dibangun

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun Jamerson Saragih SP melaksanakan reses kedua untuk persidangan III tahun 2021 di Dusun Sembesar, Nagori Bahbulian, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Selasa (14/12/2021).

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Fraksi Nasdem ini mengimbau masyarakat untuk tetap bersama-sama mencegah penyebaran virus covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.
Selain mematuhi protokol kesehatan, seluruh masyarakat harus mengikuti vaksinasi agar kekebalan tubuh meningkat.

Kegiatan reses ini dihadiri Camat Raya Kahean Firdaus Girsang, Kapolsek Raya Kahean Iptu J Sitinjak, Danramil, UPTD se Kecamatan Raya Kahean beserta masyarakat.

Kepada Jamerson, masyarakat menyampaikan aspirasi menyangkut infrastruktur jalan, terutama jalan yang berada di perkebunan PT Lonsum Bahbulian State. Soal kelangkaan pupuk dan bantuan kepada kelompok tani yang minim juga menjadi salah satu aspirasi masyarakat.

Terkait jalan penghubung antar dusun yang melintasi kebun PT Lonsum, masyarakat mengeluh karena kualitasnya jauh dari rasa nyaman saat melintasinya menggunakan kendaraan. Pihak perkebunan hingga saat ini tidak ada tanda-tanda akan melakukan perbaikan, sementara jika perbaikan dan peningkatan kualitas jalan menggunakan Dana Desa, terganjal di aturan, karena jalan tersebut bukan jalan umum milik masyarakat namun milik perkebunan.

Warga meminta kepada Jamerson Saragih dan Pemkab Simalungun agar memediasi atau bermohon kepada pihak perkebunan, agar melakukan perbaikan jalan kebun yang sehari-hari dilintasi masyarakat atau jika perkebunan tidak memiliki dana, agar menyerahkan jalan tersebut menjadi jalan milik desa.

Baca Juga :  7 Kepala Keluarga Korban Kebakaran Terima Bantuan

Menjawab aspirasi masyarakat, Jamerson Saragih berjanji akan melakukan komunikasi dengan dinas terkait di Pemkab Simalungun, agar jalan di dalam perkebunan dapat ditingkatkan kualitasnya. Jika memang pihak perkebunan tidak berkeinginan memperbaiki jalan, maka diharapkan jalan tersebut dapat dihibahkan ke Pemkab Simalungun atau Nagori, agar dapat ditampung perbaikannya melalui APBD dan Dana Desa.

“Persoalan jalan di daerah perkebunan yang rusak, namun tidak diperbaiki perkebunan dan sementara Dana Desa tidak diperbolehkan membangunkan sarana jalan diperkebunan merupakan masalah yang banyak terjadi di Simalungun. Kita akan melakukan komunikasi intens dengan Pemkab Simalungun, untuk mencari solusinya,” kata Jamerson.

Dijelaskan Jamerson, seluruh aspirasi masyarakat Bahbulian dan masyarakat Kecamatan Raya Kahean akan disampaikan dalam persidangan di DPRD bersama pihak Pemkab Simalungun.

Terkait bantuan kepada petani melalui kelompok tani, diimbau agar seluruh anggota kelompok tani aktif dalam organisasi kelompok dan melengkapi syarat-syarat formal sebagai kelompok tani.

Dalam kesempatan itu Camat Raya Kahean Firdaus Girsang dan Kapolsek Raya Kahean Iptu J Sitinjak SH MH mengimbau masyarakat yang belum divaksin supaya segera mendaftarkan diri divaksin.

Disampaikan, untuk masyarakat Bahbulian sudah 90 persen yang sudah divaksin, namun untuk masyarakat Kecamatan Raya Kahean secara umum baru sekitar 67 persen yang sudah menerima vaksin pertama dan kedua.

Sementara Yatimah, warga Bahbulian, mengatakan pihaknya menyambut baik reses yang dilaksanakan anggota DPRD Simalungun di Bahbulian dan berharap aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan. (her/md)

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun Jamerson Saragih SP melaksanakan reses kedua untuk persidangan III tahun 2021 di Dusun Sembesar, Nagori Bahbulian, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Selasa (14/12/2021).

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Fraksi Nasdem ini mengimbau masyarakat untuk tetap bersama-sama mencegah penyebaran virus covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.
Selain mematuhi protokol kesehatan, seluruh masyarakat harus mengikuti vaksinasi agar kekebalan tubuh meningkat.

Kegiatan reses ini dihadiri Camat Raya Kahean Firdaus Girsang, Kapolsek Raya Kahean Iptu J Sitinjak, Danramil, UPTD se Kecamatan Raya Kahean beserta masyarakat.

Kepada Jamerson, masyarakat menyampaikan aspirasi menyangkut infrastruktur jalan, terutama jalan yang berada di perkebunan PT Lonsum Bahbulian State. Soal kelangkaan pupuk dan bantuan kepada kelompok tani yang minim juga menjadi salah satu aspirasi masyarakat.

Terkait jalan penghubung antar dusun yang melintasi kebun PT Lonsum, masyarakat mengeluh karena kualitasnya jauh dari rasa nyaman saat melintasinya menggunakan kendaraan. Pihak perkebunan hingga saat ini tidak ada tanda-tanda akan melakukan perbaikan, sementara jika perbaikan dan peningkatan kualitas jalan menggunakan Dana Desa, terganjal di aturan, karena jalan tersebut bukan jalan umum milik masyarakat namun milik perkebunan.

Warga meminta kepada Jamerson Saragih dan Pemkab Simalungun agar memediasi atau bermohon kepada pihak perkebunan, agar melakukan perbaikan jalan kebun yang sehari-hari dilintasi masyarakat atau jika perkebunan tidak memiliki dana, agar menyerahkan jalan tersebut menjadi jalan milik desa.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Geledah Kantor PMD Terkait Dana BUMDes

Menjawab aspirasi masyarakat, Jamerson Saragih berjanji akan melakukan komunikasi dengan dinas terkait di Pemkab Simalungun, agar jalan di dalam perkebunan dapat ditingkatkan kualitasnya. Jika memang pihak perkebunan tidak berkeinginan memperbaiki jalan, maka diharapkan jalan tersebut dapat dihibahkan ke Pemkab Simalungun atau Nagori, agar dapat ditampung perbaikannya melalui APBD dan Dana Desa.

“Persoalan jalan di daerah perkebunan yang rusak, namun tidak diperbaiki perkebunan dan sementara Dana Desa tidak diperbolehkan membangunkan sarana jalan diperkebunan merupakan masalah yang banyak terjadi di Simalungun. Kita akan melakukan komunikasi intens dengan Pemkab Simalungun, untuk mencari solusinya,” kata Jamerson.

Dijelaskan Jamerson, seluruh aspirasi masyarakat Bahbulian dan masyarakat Kecamatan Raya Kahean akan disampaikan dalam persidangan di DPRD bersama pihak Pemkab Simalungun.

Terkait bantuan kepada petani melalui kelompok tani, diimbau agar seluruh anggota kelompok tani aktif dalam organisasi kelompok dan melengkapi syarat-syarat formal sebagai kelompok tani.

Dalam kesempatan itu Camat Raya Kahean Firdaus Girsang dan Kapolsek Raya Kahean Iptu J Sitinjak SH MH mengimbau masyarakat yang belum divaksin supaya segera mendaftarkan diri divaksin.

Disampaikan, untuk masyarakat Bahbulian sudah 90 persen yang sudah divaksin, namun untuk masyarakat Kecamatan Raya Kahean secara umum baru sekitar 67 persen yang sudah menerima vaksin pertama dan kedua.

Sementara Yatimah, warga Bahbulian, mengatakan pihaknya menyambut baik reses yang dilaksanakan anggota DPRD Simalungun di Bahbulian dan berharap aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan. (her/md)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/