alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Togu Simorangkir: Jumpa Kita Dua Bulan Lagi Ya, Amang…

iklan-usi

BALIGE, METRODAILY. id – Togu Simorangkir, cicit Raja Sisingamangaraja XII bersama dua rekannya, Anita Hutagalung dan Irwandi Sirait, terus menyerukan PT Toba Pulp Lestari (TPS) ditutup. Mereka bertiga sepakat melakukan aksi jalan kaki dari Toba menuju Jakarta. Suasana haru terasa ketika Togu pamit kepada istri dan anak-anaknya.

Jalan kaki ketiganya dimulai dari Makam Raja Sisingamangaraja XII, di Soposurung, Balige, Kabupaten Toba, Senin (14/6) pagi. Aksi tersebut diberi nama “Ajak Tutup TPL”. Sebelum ketiganya berangkat dengan tujuan bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo, para penatua menjalankan ritual pemberangkatan ketiga orang tersebut di depan Makam Raja Sisingamangaraja XII.

Usai ritual dan doa, Togu memohon restu dan pamit kepada ibu dan istrinya. Salah seorang putranya, Bumi Simorangkir, ikut dalam aksi tersebut. Suasana haru terjadi saat Togu pamit kepada ibu, istri, dan anak-anaknya.

“Jumpa kita dua bulan lagi ya, amang,” kata Togu kepada anaknya yang berada di gendongan sang istri.

“Kegiatan ini kita namakan Ajak Tutup TPL. Aksi Jalan kaki Tutup TPL dari Toba ke Jakarta,” terang Togu Simorangkir saat ditemui di lokasi Makam Sisingamangaraja XII.

Baca Juga :  Dukung Bebas Tuberkulosis, Agincourt Resources Canangkan Program ENTAS-TB

“Kita melakukan hal ini sebagai bentuk respon kita atas peristiwa 18 Mei 2021 di Desa Natumingka,” tambahnya.

Togu Simorangkir, Anita Hutagalung, dan Irwandi Sirait sebelumnya telah mempersiapkan diri sekitar sebulan. Aksi mereka tersebut merupakan sebagai peringatan 114 tahun gugurnya Raja Sisingamangaraja yang dikenal sebagai Pahlawan Nasional untuk melawan penjajah, Belanda.

“Tidak lebih dari sebulan kita sudah persiapkan dan kita sudah putuskan untuk berangkat. Ini juga menyambut 114 tahun Raja Sisingamangaraja XII gugur,” ungkap togu.

Kata Togu, ia dan rekan-rekannya memulai perlawanan dengan TPL dari makam Raja Sisingamangaraja XII.

“Kalau dulu Raja Sisingamangaraja XII melawan penjajah, sekarang kita sebenarnya melawan penjajah. dari bangsa sendiri. Kami mohon doa-doa kawan semua dalam perjalanan ini,” ujar Togu.

Diperkirakan aksi jalan kaki tersebut memakan waktu 40-50 hari dengan jarak tempuh lebih kurang 1.700 km. (net)

BALIGE, METRODAILY. id – Togu Simorangkir, cicit Raja Sisingamangaraja XII bersama dua rekannya, Anita Hutagalung dan Irwandi Sirait, terus menyerukan PT Toba Pulp Lestari (TPS) ditutup. Mereka bertiga sepakat melakukan aksi jalan kaki dari Toba menuju Jakarta. Suasana haru terasa ketika Togu pamit kepada istri dan anak-anaknya.

Jalan kaki ketiganya dimulai dari Makam Raja Sisingamangaraja XII, di Soposurung, Balige, Kabupaten Toba, Senin (14/6) pagi. Aksi tersebut diberi nama “Ajak Tutup TPL”. Sebelum ketiganya berangkat dengan tujuan bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo, para penatua menjalankan ritual pemberangkatan ketiga orang tersebut di depan Makam Raja Sisingamangaraja XII.

Usai ritual dan doa, Togu memohon restu dan pamit kepada ibu dan istrinya. Salah seorang putranya, Bumi Simorangkir, ikut dalam aksi tersebut. Suasana haru terjadi saat Togu pamit kepada ibu, istri, dan anak-anaknya.

“Jumpa kita dua bulan lagi ya, amang,” kata Togu kepada anaknya yang berada di gendongan sang istri.

“Kegiatan ini kita namakan Ajak Tutup TPL. Aksi Jalan kaki Tutup TPL dari Toba ke Jakarta,” terang Togu Simorangkir saat ditemui di lokasi Makam Sisingamangaraja XII.

Baca Juga :  Kejatisu Usut Kasus Perambahan Hutan di Sergai

“Kita melakukan hal ini sebagai bentuk respon kita atas peristiwa 18 Mei 2021 di Desa Natumingka,” tambahnya.

Togu Simorangkir, Anita Hutagalung, dan Irwandi Sirait sebelumnya telah mempersiapkan diri sekitar sebulan. Aksi mereka tersebut merupakan sebagai peringatan 114 tahun gugurnya Raja Sisingamangaraja yang dikenal sebagai Pahlawan Nasional untuk melawan penjajah, Belanda.

“Tidak lebih dari sebulan kita sudah persiapkan dan kita sudah putuskan untuk berangkat. Ini juga menyambut 114 tahun Raja Sisingamangaraja XII gugur,” ungkap togu.

Kata Togu, ia dan rekan-rekannya memulai perlawanan dengan TPL dari makam Raja Sisingamangaraja XII.

“Kalau dulu Raja Sisingamangaraja XII melawan penjajah, sekarang kita sebenarnya melawan penjajah. dari bangsa sendiri. Kami mohon doa-doa kawan semua dalam perjalanan ini,” ujar Togu.

Diperkirakan aksi jalan kaki tersebut memakan waktu 40-50 hari dengan jarak tempuh lebih kurang 1.700 km. (net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/