alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Gempa M5,3 Nias Selatan Terasa hingga Pasaman

iklan-usi

JAKARTA, METRODAILY – Wilayah Pantai Selatan Pulau-Pulau Batu Barat, Nias Selatan, Sumatera Utara diguncang gempa tektonik, Selasa (15 Maret 2022) pukul 19.12 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,55° LS ; 98,47° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 16 Km arah Selatan Pulau-Pulau Batu Barat, Nias Selatan, Sumatera Utara pada kedalaman 45 km,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, M.Si, dalam keterangan tertulisnya yang diterima MetroDaily, hari ini.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjutnya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik.

“Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pasaman dan Nias Selatan dengan skala intensitas II MMI. Yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.

Baca Juga :  Erik Akan Penuhi Janji Kampanye kepada Warga Dusun Barnung

Gempabumi ini merupakan rangkaian gempabumi susulan dari gempa utama M6,7 tanggal 14 Maret 2022. Hingga tanggal 15 Maret 2022 pukul 19.37 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 9 aktivitas gempabumi susulan, dengan magnitudo terbesar M6,0.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” katanya. (mea)

JAKARTA, METRODAILY – Wilayah Pantai Selatan Pulau-Pulau Batu Barat, Nias Selatan, Sumatera Utara diguncang gempa tektonik, Selasa (15 Maret 2022) pukul 19.12 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,55° LS ; 98,47° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 16 Km arah Selatan Pulau-Pulau Batu Barat, Nias Selatan, Sumatera Utara pada kedalaman 45 km,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, M.Si, dalam keterangan tertulisnya yang diterima MetroDaily, hari ini.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjutnya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik.

“Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pasaman dan Nias Selatan dengan skala intensitas II MMI. Yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.

Baca Juga :  Cegah Penularan Covid-19, Satpolair Polres Tanjungbalai Geledah Kapal Nelayan

Gempabumi ini merupakan rangkaian gempabumi susulan dari gempa utama M6,7 tanggal 14 Maret 2022. Hingga tanggal 15 Maret 2022 pukul 19.37 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 9 aktivitas gempabumi susulan, dengan magnitudo terbesar M6,0.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” katanya. (mea)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/