alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Sumut Aman dari Penyakit Mulut & Kuku Hewan Ternak

iklan-usi

MEDAN, METRODAILY – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak tengah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, bahkan telah menetapkan 2 kabupaten di Aceh dan 4 kabupaten di Jawa Timur sebagai daerah wabah PMK.

“Di Aceh itu ada (kabupaten) Aceh Tamiang, dan Aceh Timur. Di Jawa Timur itu Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto,” kata Menteri Syahrul dalam keterangan pers, Rabu (11/5/2022).

Lalu bagaimana di Sumut? Menurut Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Azhar Harahap, memastikan Sumut masih aman dari penyakit hewan ternak itu.

Ia mengatakan pihaknya telah mengambil sampel dari beberapa hewan ternak. “Sumut aman, belum, belum ada itu (penyakit mulut dan kuku) ditemukan,” kata Azhar Harahap kepada wartawan di Medan, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga :  Kapolres Tanjungbalai Bagikan Bingkisan di Pos Pam

Oleh karena itu, kata Azhar Harahap, masyarakat Sumut, khususnya para peternak, diimbau tidak panik. “Ini juga tegas disampaikan Pak Gubernur Edy Rahmayadi, jangan panik, sebah kita aman,” ujar Azhar.

Begitu pun, lanjut Azhar, Pemprov Sumut melakukan langkah-langkah antisipasi. Gubernur Sumut, sebutnya, telah juga menyurati pemerintah kabupaten/kota.

Kemudian untuk merumuskan satu pintu kebijakan antisipasi penyakit mulut dan kuku di Sumut, tambah Azhar, akan dilakukan rapat koordinasi hari ini, Jumat (13/5).

“Jadi sekali lagi sesuai arahan pak gubernur, masyarakat jangan panik, peternak khususnya jangan resah. Yang kita perkuat sekarang adalah bagaimana kebersamaan kita mengantisipasi supaya wabah sebisa mungkin tidak meluas sampai ke Sumut,” pungkas Azhar. (net)

MEDAN, METRODAILY – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak tengah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, bahkan telah menetapkan 2 kabupaten di Aceh dan 4 kabupaten di Jawa Timur sebagai daerah wabah PMK.

“Di Aceh itu ada (kabupaten) Aceh Tamiang, dan Aceh Timur. Di Jawa Timur itu Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto,” kata Menteri Syahrul dalam keterangan pers, Rabu (11/5/2022).

Lalu bagaimana di Sumut? Menurut Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Azhar Harahap, memastikan Sumut masih aman dari penyakit hewan ternak itu.

Ia mengatakan pihaknya telah mengambil sampel dari beberapa hewan ternak. “Sumut aman, belum, belum ada itu (penyakit mulut dan kuku) ditemukan,” kata Azhar Harahap kepada wartawan di Medan, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga :  Pemko Psp Serahkan 3 Unit Mobil untuk TK Negeri

Oleh karena itu, kata Azhar Harahap, masyarakat Sumut, khususnya para peternak, diimbau tidak panik. “Ini juga tegas disampaikan Pak Gubernur Edy Rahmayadi, jangan panik, sebah kita aman,” ujar Azhar.

Begitu pun, lanjut Azhar, Pemprov Sumut melakukan langkah-langkah antisipasi. Gubernur Sumut, sebutnya, telah juga menyurati pemerintah kabupaten/kota.

Kemudian untuk merumuskan satu pintu kebijakan antisipasi penyakit mulut dan kuku di Sumut, tambah Azhar, akan dilakukan rapat koordinasi hari ini, Jumat (13/5).

“Jadi sekali lagi sesuai arahan pak gubernur, masyarakat jangan panik, peternak khususnya jangan resah. Yang kita perkuat sekarang adalah bagaimana kebersamaan kita mengantisipasi supaya wabah sebisa mungkin tidak meluas sampai ke Sumut,” pungkas Azhar. (net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

MU dan Tottenham Buru Bastoni

YKI Labuhanbatu Resmi Dilantik

Koeman: Merdeka Tinggalkan Barcelona

Liverpool Juara Community Shield 2022

Artikel Terbaru

/