alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Bupati Tapsel: Kades Harus Berdayakan Perangkatnya

iklan-usi

TAPSEL, METRODAILY.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu meminta agar para Kepala Desa (Kades) untuk dapat memberdayakan potensi sumber daya manusia (SDM) dari perangkat desa. Sebab, peranan perangkat desa sangat vital dalam menentukan kesuksesan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya sudah bertemu dengan seluruh perangkat desa yang ada di Tapanuli Selatan, untuk ke semua perangkat desa yang sudah dikukuhkan dan dilantik, pada kesempatan ini saya ucapkan selamat,” ucap Dolly pada saat membuka pembekalan perangkat desa se-Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Jumat (9/7) di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok.

Dikatakan, perangkat desa adalah orang yang dipilih melalui proses seleksi oleh tim, oleh karena itu harus mampu menunjukkan bahwa layak menduduki posisi tersebut. Dan mem bantu Kepala Desa dalam menjalankan tugasnya.

“Para Kepala Desa, angkat potensi desa bersama-sama dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh-tokoh yang ada di desa. Pimpinlah desa itu demi kemajuan desa yang anda pimpin,”tegas Dolly pada saat memotivasi perangkat desa.

Baca Juga :  Kafilah STQH Tapsel Berangkat ke Provinsi Sumut

Diingatkan juga, para perangkat desa agar mampu menjalin sinergitas yang apik dengan kades, maupun sesama perangkat desa. Semua itu, agar tercipta situasi kerja yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bupatipun yakin dan percaya, masyarakat Sipirok bisa hidup rukun dan saling mendukung, karena sudah memiliki pemikiran maju.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberi tugas ke perangkat desa agar mendata warga yang memiliki anak stunting (atau pengkerdilan). Sebab, pemerintah perlu data tersebut. Juga memberi tugas ke perangkat desa karena maraknya penggunaan narkoba dewasa ini, sehingga menimbulkan efek kekerasan pada anak, tidak hanya oleh orang tua bahkan ditemukan kasus-kasus, kekerasan itu dilakukan sesama anak pada usia sekolah.

“Secara khusus saya meminta kepada Kepala Desa, ajak perangkat dan warga desa untuk peduli dengan kondisi di desa, kondisi sosial dan hubungan kemasyarakatan sehingga tidak lagi ditemukan kasus asusila dan penyakit masyarakat lainnya,” ungkapnya. (ran)

TAPSEL, METRODAILY.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu meminta agar para Kepala Desa (Kades) untuk dapat memberdayakan potensi sumber daya manusia (SDM) dari perangkat desa. Sebab, peranan perangkat desa sangat vital dalam menentukan kesuksesan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya sudah bertemu dengan seluruh perangkat desa yang ada di Tapanuli Selatan, untuk ke semua perangkat desa yang sudah dikukuhkan dan dilantik, pada kesempatan ini saya ucapkan selamat,” ucap Dolly pada saat membuka pembekalan perangkat desa se-Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Jumat (9/7) di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok.

Dikatakan, perangkat desa adalah orang yang dipilih melalui proses seleksi oleh tim, oleh karena itu harus mampu menunjukkan bahwa layak menduduki posisi tersebut. Dan mem bantu Kepala Desa dalam menjalankan tugasnya.

“Para Kepala Desa, angkat potensi desa bersama-sama dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh-tokoh yang ada di desa. Pimpinlah desa itu demi kemajuan desa yang anda pimpin,”tegas Dolly pada saat memotivasi perangkat desa.

Baca Juga :  PP Siantar Turut Desak Junimart Minta Maaf di Media

Diingatkan juga, para perangkat desa agar mampu menjalin sinergitas yang apik dengan kades, maupun sesama perangkat desa. Semua itu, agar tercipta situasi kerja yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bupatipun yakin dan percaya, masyarakat Sipirok bisa hidup rukun dan saling mendukung, karena sudah memiliki pemikiran maju.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberi tugas ke perangkat desa agar mendata warga yang memiliki anak stunting (atau pengkerdilan). Sebab, pemerintah perlu data tersebut. Juga memberi tugas ke perangkat desa karena maraknya penggunaan narkoba dewasa ini, sehingga menimbulkan efek kekerasan pada anak, tidak hanya oleh orang tua bahkan ditemukan kasus-kasus, kekerasan itu dilakukan sesama anak pada usia sekolah.

“Secara khusus saya meminta kepada Kepala Desa, ajak perangkat dan warga desa untuk peduli dengan kondisi di desa, kondisi sosial dan hubungan kemasyarakatan sehingga tidak lagi ditemukan kasus asusila dan penyakit masyarakat lainnya,” ungkapnya. (ran)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/