alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Tower Melanggar RTRW akan Ditertibkan

iklan-usi

LABUHANBATU, METRODAILY – Sejumlah titik tower menara yang berdiri di empat Kecamatan melanggar peraturan daerah Kabupaten Labuhanbatu no 23 tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan ditertibkan.

Hal itu disusul, setelah tim dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu yang terdiri Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUPR dan Satpol-PP turun ke lapangan menyisir tower menara di Kecamatan Panai Hulu dan Pangkatan, Rabu (6/4/2022).

Informasi dihimpun, penyisiran terhadap perusahaan pemilik tower dimaksudkan untuk menegakkan Perda maupun izin dan pajak yang selama ini tidak dipenuhi oleh rekanan tersebut, yang mana di wilayah Kabupaten Labuhanbatu ada terdapat beberapa titik di empat kecamatan yang berdiri tower menara yang tidak sesuai RTRW.

Kepala Bidang TI pada Dinas Kominfo Labuhanbatu Ahmad Fadly Rangkuti, ST, M.Kom mengatakan dari data yang terhimpun ada beberapa titik menara yang tidak memiliki izin, dan ini akan diberikan sangsi berbentuk teguran dan tindakan dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

“Hari ini kita menyusuri dua Kecamatan, yakni Kecamatan Pangkatan dan Panai Hulu, untuk yang berada di Kecamatan Pangkatan ada satu titik yang sudah pernah kita berikan teguran, dan mereka sudah membongkar menara tersebut pada tanggal 22-25 Februari lalu. Dan ini di Panai Hulu tepatnya di Desa Sijawi-jawi kita temukan tiga tower dua aktif dan satu tidak aktif. berdasarkan data kita ini, tower tersebut melanggar ketentuan tata ruang wilayah Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Fadly.

Baca Juga :  Aktivis LSM dan Humas Pembangunan Pasar Sibolga Berdamai

Sementara, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Herna br, Purba, mengatakan bahwa berdasarkan ketentuan yang telah diatur peraturan daerah Kabupaten Labuhanbatu berdirinya menara tower ini tidak sesuai SOP, dan dipastikan melanggar Perda no 23 tahun 2016 tentang RTRW.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Labuhanbatu Perjuangan Hasibuan menyebutkan, instansinya akan bekerja sesuai dengan regulasi, jika berdasarkan data perusahaan pemilik tower dinyatakan melanggar aturan hukum pemerintah daerah dan tidak segera mengambil tindakan maka pihaknyalah yang bertindak hingga melakukan pembongkaran.

Berdasarkan data diperoleh, ada empat Kecamatan yang tedata berdiri menara tower yang melanggar Perda no 23 tahun 2016 tentang RTRW Kabupaten Labuhanbatu, yakni di Kecamatan Rantau Selatan, Rantau Utara, Panai Hulu dan Pangkatan. (Bud)

LABUHANBATU, METRODAILY – Sejumlah titik tower menara yang berdiri di empat Kecamatan melanggar peraturan daerah Kabupaten Labuhanbatu no 23 tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan ditertibkan.

Hal itu disusul, setelah tim dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu yang terdiri Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUPR dan Satpol-PP turun ke lapangan menyisir tower menara di Kecamatan Panai Hulu dan Pangkatan, Rabu (6/4/2022).

Informasi dihimpun, penyisiran terhadap perusahaan pemilik tower dimaksudkan untuk menegakkan Perda maupun izin dan pajak yang selama ini tidak dipenuhi oleh rekanan tersebut, yang mana di wilayah Kabupaten Labuhanbatu ada terdapat beberapa titik di empat kecamatan yang berdiri tower menara yang tidak sesuai RTRW.

Kepala Bidang TI pada Dinas Kominfo Labuhanbatu Ahmad Fadly Rangkuti, ST, M.Kom mengatakan dari data yang terhimpun ada beberapa titik menara yang tidak memiliki izin, dan ini akan diberikan sangsi berbentuk teguran dan tindakan dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

“Hari ini kita menyusuri dua Kecamatan, yakni Kecamatan Pangkatan dan Panai Hulu, untuk yang berada di Kecamatan Pangkatan ada satu titik yang sudah pernah kita berikan teguran, dan mereka sudah membongkar menara tersebut pada tanggal 22-25 Februari lalu. Dan ini di Panai Hulu tepatnya di Desa Sijawi-jawi kita temukan tiga tower dua aktif dan satu tidak aktif. berdasarkan data kita ini, tower tersebut melanggar ketentuan tata ruang wilayah Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Fadly.

Baca Juga :  DPD PAN Labuhanbatu Vaksinasi 1.000 Warga

Sementara, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Herna br, Purba, mengatakan bahwa berdasarkan ketentuan yang telah diatur peraturan daerah Kabupaten Labuhanbatu berdirinya menara tower ini tidak sesuai SOP, dan dipastikan melanggar Perda no 23 tahun 2016 tentang RTRW.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Labuhanbatu Perjuangan Hasibuan menyebutkan, instansinya akan bekerja sesuai dengan regulasi, jika berdasarkan data perusahaan pemilik tower dinyatakan melanggar aturan hukum pemerintah daerah dan tidak segera mengambil tindakan maka pihaknyalah yang bertindak hingga melakukan pembongkaran.

Berdasarkan data diperoleh, ada empat Kecamatan yang tedata berdiri menara tower yang melanggar Perda no 23 tahun 2016 tentang RTRW Kabupaten Labuhanbatu, yakni di Kecamatan Rantau Selatan, Rantau Utara, Panai Hulu dan Pangkatan. (Bud)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/