alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Dua Remaja di Tanah Jawa Disambar Petir

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Petir yang menggelegar, Sabtu (6/11) sekitar pukul 17.00 WIB, menyambar tubuh dua remaja yang sedang berteduh dari hujan, di gubuk di Huta Andarasih, Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Seorang dari dua remaja itu, Ahmad Farel Lubis (14) meninggal dunia dengan tubuh terbakar.

Sedangkan temannya, Fahri (12) mengalami luka bakar, dan dirawat di RS Harapan Pematangsiantar.

Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Selamat, Senin (8/11) menerangkan, sesuai keterangan warga, Subandi (45) dan Andriansyah Siregar (59), sore itu kedua korban berada di dalam gubuk di areal perladangan milik marga Sipayung. Keduanya berteduh dari guyuran hujan deras.

Tetiba, petir menggelegar dan menyambar kedua korban. Farel mengalami luka di punggung, dada, dan bahu.

Baca Juga :  Danrem 023/KS Pimpin Sidang Parade Calon Bintara TNI AD

Farel sempat dibawa ke RS Harapan di Pematangsiantar oleh orangtuanya, Abdul Muis Lubis. Namun ternyata ia sudah meninggal dunia.

Sedangkan temannya, Fahri masih dirawat di RS Harapan Pematangsiantar.
Personel Polsekta Tanah Jawa yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi.

Selanjutnya jasad korban dibawa kerumah duka untuk disemayamkan dan dikebumikan

Orang tua korban, Abdul Muis Lubis telah membuat surat pernyataan yang menyatakan anaknya meninggal dunia akibat disambar petir, dan tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. (net)

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Petir yang menggelegar, Sabtu (6/11) sekitar pukul 17.00 WIB, menyambar tubuh dua remaja yang sedang berteduh dari hujan, di gubuk di Huta Andarasih, Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Seorang dari dua remaja itu, Ahmad Farel Lubis (14) meninggal dunia dengan tubuh terbakar.

Sedangkan temannya, Fahri (12) mengalami luka bakar, dan dirawat di RS Harapan Pematangsiantar.

Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Selamat, Senin (8/11) menerangkan, sesuai keterangan warga, Subandi (45) dan Andriansyah Siregar (59), sore itu kedua korban berada di dalam gubuk di areal perladangan milik marga Sipayung. Keduanya berteduh dari guyuran hujan deras.

Tetiba, petir menggelegar dan menyambar kedua korban. Farel mengalami luka di punggung, dada, dan bahu.

Baca Juga :  Kantor Paradep Taksi Heboh, Meteran Listrik Ada Percikan Api

Farel sempat dibawa ke RS Harapan di Pematangsiantar oleh orangtuanya, Abdul Muis Lubis. Namun ternyata ia sudah meninggal dunia.

Sedangkan temannya, Fahri masih dirawat di RS Harapan Pematangsiantar.
Personel Polsekta Tanah Jawa yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi.

Selanjutnya jasad korban dibawa kerumah duka untuk disemayamkan dan dikebumikan

Orang tua korban, Abdul Muis Lubis telah membuat surat pernyataan yang menyatakan anaknya meninggal dunia akibat disambar petir, dan tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. (net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/