alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Calhaj Psp dan Tapsel Gagal Berangkat, Kasi Haji: Dananya Aman

iklan-usi

SIDIMPUAN, METRODAILY.id – Sebanyak 550 calon jamaah haji asal Kota Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan (Tapsel) gagal lagi berangkat untuk kali kedua. Setelahnya sebelumnya, pada Tahun 2020 juga gagal berangkat dikarenakan Pandemi Covid-19.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan, Saripuddin Siregar mengatakan, jumlah calon jamaah haji 2021 sebanyak 365 orang. Jumlah tersebut sama dengan tahun 2020 yang juga gagal berangkat.
“Ada 365 orang, terdiri 217 wanita dan 148 laki-laki,” ujar Saripuddin saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (8/6).
Saripuddin mengatakan, sesuai dengan pemberitahuan dari Kementerian Agama RI adapun alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji 2021, agama mengajarkan bahwa menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan.
Juga, sesuai Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang penyelanggaraan ibadah haji dan umrah memberikan amanah kepada pemerintah untuk melaksanakan tugas perlindungan.
“Karena itu, faktor kesehatan, keselamatan dan keamanan jamaah menjadi faktor utama. Dan pemerintah Arab Saudi sampai hari diumumkannya pembatalan keberangkatan jamaah pada 3 Juni 2021, belum mengundang negara pengirim jamaah, termasuk Indonesia,” kata Saripuddin.
Saripuddin mengatakan, juga belum ada penandatangan nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021. Sehingga persiapan yang sudah dilakukan sejak Desember 2020 belum dapat difinilasasi.
“Sebab, belum ada kepastian kuota haji dari Arab saudi. Padahal, dengan kuota 5 persen dari kuota normal saja, waktu yang dibutuhkan. untuk persiapan tidak kurang dari 45 hari,” ujar Saripuddin.

Baca Juga :  Agincourt Resources Inisiasi Program Revitalisasi Posyandu di 7 Desa

SIDIMPUAN, METRODAILY.id – Sebanyak 550 calon jamaah haji asal Kota Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan (Tapsel) gagal lagi berangkat untuk kali kedua. Setelahnya sebelumnya, pada Tahun 2020 juga gagal berangkat dikarenakan Pandemi Covid-19.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan, Saripuddin Siregar mengatakan, jumlah calon jamaah haji 2021 sebanyak 365 orang. Jumlah tersebut sama dengan tahun 2020 yang juga gagal berangkat.
“Ada 365 orang, terdiri 217 wanita dan 148 laki-laki,” ujar Saripuddin saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (8/6).
Saripuddin mengatakan, sesuai dengan pemberitahuan dari Kementerian Agama RI adapun alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji 2021, agama mengajarkan bahwa menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan.
Juga, sesuai Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang penyelanggaraan ibadah haji dan umrah memberikan amanah kepada pemerintah untuk melaksanakan tugas perlindungan.
“Karena itu, faktor kesehatan, keselamatan dan keamanan jamaah menjadi faktor utama. Dan pemerintah Arab Saudi sampai hari diumumkannya pembatalan keberangkatan jamaah pada 3 Juni 2021, belum mengundang negara pengirim jamaah, termasuk Indonesia,” kata Saripuddin.
Saripuddin mengatakan, juga belum ada penandatangan nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021. Sehingga persiapan yang sudah dilakukan sejak Desember 2020 belum dapat difinilasasi.
“Sebab, belum ada kepastian kuota haji dari Arab saudi. Padahal, dengan kuota 5 persen dari kuota normal saja, waktu yang dibutuhkan. untuk persiapan tidak kurang dari 45 hari,” ujar Saripuddin.

Baca Juga :  Mendidik Generasi Alpha jadi Pembahasan di Webinar Literasi Digital Deliserdang
iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/