alexametrics
27.8 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Siantar Level 2, Wali Kota Ajak Tetap Konsisten

SIANTAR, METRODAILY.id – Wali Kota Siantar Hefriansyah meminta seluruh pihak untuk tetap konsisten dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Siantar. Penurunan level merupakan bukti kerja keras bersama yang harus dipertahankan.

Hal tersebut disampaikan Walikota dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Togar Sitorus saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi PPKM Mikro Level 3 serta menindaklanjuti PPKM Mikro Level 2, Rabu (6/10/2021) di Ruang Data Setdako Pematangsiantar.

“Atas segala upaya keras yang telah dilakukan bersama selama ini, dan atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak terkait yang telah bekerja sama dan tidak mengenal lelah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam penanganan Covid-19,” kata Togar Sitorus.

Kota Pematangsiantar dalam Status Level 2, lanjut Togar, harapan kita bersama tetap konsisten. Jangan kendor sehingga upaya yang telah kita lakukan selama ini dapat memulihkan kembali tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut Wali Kota Pematangsiantar mengatakan, bahwa berbagai upaya telah dilakukan bersama, untuk memutus dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Wilayah Kota Pematangsiantar serta melakukan upaya pengobatan semaksimal mungkin. Baik di rumah sakit ataupun di isolasi terpusat (ISOTER). Penanganan pandemi Covid-19 ini tidaklah mudah, karena wabah ini juga mengakibatkan kematian, ketakutan serta terganggunya kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang juga membutuhkan upaya-upaya pemulihan sesegera mungkin.

Upaya penyekatan serta batasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan selama ini semata-mata adalah untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Kesiapan dan kuantitas/ kualitas SDM terutama dibidang kesehatan, sarana dan prasarana rumah sakit terutama ketersediaan BOR tempat tidur pasien covid-19, Alkes yang berfungsi dengan baik, obat-obatan, ketersediaan oksigen, percepatan capaiann target vaksinasi serta sosialisasi secara massive 3m dan kontinuitas merupakan faktor utama untuk mendukung percepatan penanganan serta penurunan tingkat kasus Covid 19.

Wali Kota juga mengingatkan, seluruh instansi dan masyarakat diminta untuk tetap mempedomani peraturan Pemerintah Daerah tentang pencegahan dan penanganan Covid-19. Tetap meningkatkan sosialisasi dan edukasi secara massive kepada seluruh masyarakat terkait aturan yang dikeluarkan pemerintah dan melaksanakan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan, melalui Pendekatan persuasif humanis oleh Tim GAKUM yang terdiri dari Satpol PP, dan unsur TNI/POLRI.

Baca Juga :  Nenek br Panjaitan Tewas Terbakar di Tanjungbalai

“Kepada seluruh Camat dan Lurah agar memperkuat fungsi posko satgas penanganan Covid-19 bersinergi dengan Bhabinsa /Bhabimkamtibmas, Puskesmas, RT/RW, serta institusi terkait lainnya dalam meningkatkan kegiatan 3 T (Testing, Tracing, Treatment) guna mempercepat deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19,” katanya.

Tetap memperkuat fasilitas kesehatan serta SDM, pemantapan laju vaksinasi terhadap sasaran yang telah ditentukan, pemantapan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM pada institusi pendidikan dengan tetap memenuhi ketentuan protokol kesehatan pemerintah.

“Terkait pengendalian dan mobilitas kerumunan, dilaksanakan dengan meningkatkan patroli terhadap tempat pusat keramaian sesuai dengan protokol kesehatan, dan berkenaan dengan penyelenggaraan kegiatan keagamaan, sosial budaya, kegiatan ekonomi diminta lebih ketat dalam penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Covid 19, DrsDaniel H Siregar, juga menyampaikan, menyikapi situasi penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkab oleh virus SARS-CoV-2 baik di tingkat daerah sudah global, nasional, provinsi dan mengalami penurunan.

Berdasarkan asesmen Intruksi Menteri Dalam Negeri RI, dan kajian manual Epidemiologi Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, saat ini kondisi status Covid-19 di Kota Pematangsiantar berada pada level 2, yaitu transmisi kasus konfirmasi covid-19 selama PPKM level 3 mengalami penurunan, tingkat kematian mengalami penurunan.

Dan adapun data perkembangan covid-19 keadaan dua minggu terakhir pada masa PPKM level 3 dari tanggal 20 September 2021 sampai dengan tanggal 4 Oktober 2021, terkonfirmasi menjadi 4.786 orang, kasus aktif dari 122 orang menjadi 100 orang, sembuh 4.363 orang menjadi 4.462 orang, meninggal 221 orang menjadi 224 orang.

Hadir dalam rapat, Dandempom 1/1 Pematangsiantar Mayor CPM Binson Simbolon SH, Mewakili Dandim 0207/ Simalungun, Mewakili Kapolres Pematangsiantar, para OPD dan BUMD di Lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. (rel/mea/esa)

SIANTAR, METRODAILY.id – Wali Kota Siantar Hefriansyah meminta seluruh pihak untuk tetap konsisten dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Siantar. Penurunan level merupakan bukti kerja keras bersama yang harus dipertahankan.

Hal tersebut disampaikan Walikota dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Togar Sitorus saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi PPKM Mikro Level 3 serta menindaklanjuti PPKM Mikro Level 2, Rabu (6/10/2021) di Ruang Data Setdako Pematangsiantar.

“Atas segala upaya keras yang telah dilakukan bersama selama ini, dan atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak terkait yang telah bekerja sama dan tidak mengenal lelah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam penanganan Covid-19,” kata Togar Sitorus.

Kota Pematangsiantar dalam Status Level 2, lanjut Togar, harapan kita bersama tetap konsisten. Jangan kendor sehingga upaya yang telah kita lakukan selama ini dapat memulihkan kembali tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut Wali Kota Pematangsiantar mengatakan, bahwa berbagai upaya telah dilakukan bersama, untuk memutus dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Wilayah Kota Pematangsiantar serta melakukan upaya pengobatan semaksimal mungkin. Baik di rumah sakit ataupun di isolasi terpusat (ISOTER). Penanganan pandemi Covid-19 ini tidaklah mudah, karena wabah ini juga mengakibatkan kematian, ketakutan serta terganggunya kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang juga membutuhkan upaya-upaya pemulihan sesegera mungkin.

Upaya penyekatan serta batasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan selama ini semata-mata adalah untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Kesiapan dan kuantitas/ kualitas SDM terutama dibidang kesehatan, sarana dan prasarana rumah sakit terutama ketersediaan BOR tempat tidur pasien covid-19, Alkes yang berfungsi dengan baik, obat-obatan, ketersediaan oksigen, percepatan capaiann target vaksinasi serta sosialisasi secara massive 3m dan kontinuitas merupakan faktor utama untuk mendukung percepatan penanganan serta penurunan tingkat kasus Covid 19.

Wali Kota juga mengingatkan, seluruh instansi dan masyarakat diminta untuk tetap mempedomani peraturan Pemerintah Daerah tentang pencegahan dan penanganan Covid-19. Tetap meningkatkan sosialisasi dan edukasi secara massive kepada seluruh masyarakat terkait aturan yang dikeluarkan pemerintah dan melaksanakan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan, melalui Pendekatan persuasif humanis oleh Tim GAKUM yang terdiri dari Satpol PP, dan unsur TNI/POLRI.

Baca Juga :  Guru dan Aparat Desa di Labuhanbatu Divaksin Covid-19 

“Kepada seluruh Camat dan Lurah agar memperkuat fungsi posko satgas penanganan Covid-19 bersinergi dengan Bhabinsa /Bhabimkamtibmas, Puskesmas, RT/RW, serta institusi terkait lainnya dalam meningkatkan kegiatan 3 T (Testing, Tracing, Treatment) guna mempercepat deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19,” katanya.

Tetap memperkuat fasilitas kesehatan serta SDM, pemantapan laju vaksinasi terhadap sasaran yang telah ditentukan, pemantapan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM pada institusi pendidikan dengan tetap memenuhi ketentuan protokol kesehatan pemerintah.

“Terkait pengendalian dan mobilitas kerumunan, dilaksanakan dengan meningkatkan patroli terhadap tempat pusat keramaian sesuai dengan protokol kesehatan, dan berkenaan dengan penyelenggaraan kegiatan keagamaan, sosial budaya, kegiatan ekonomi diminta lebih ketat dalam penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Covid 19, DrsDaniel H Siregar, juga menyampaikan, menyikapi situasi penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkab oleh virus SARS-CoV-2 baik di tingkat daerah sudah global, nasional, provinsi dan mengalami penurunan.

Berdasarkan asesmen Intruksi Menteri Dalam Negeri RI, dan kajian manual Epidemiologi Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, saat ini kondisi status Covid-19 di Kota Pematangsiantar berada pada level 2, yaitu transmisi kasus konfirmasi covid-19 selama PPKM level 3 mengalami penurunan, tingkat kematian mengalami penurunan.

Dan adapun data perkembangan covid-19 keadaan dua minggu terakhir pada masa PPKM level 3 dari tanggal 20 September 2021 sampai dengan tanggal 4 Oktober 2021, terkonfirmasi menjadi 4.786 orang, kasus aktif dari 122 orang menjadi 100 orang, sembuh 4.363 orang menjadi 4.462 orang, meninggal 221 orang menjadi 224 orang.

Hadir dalam rapat, Dandempom 1/1 Pematangsiantar Mayor CPM Binson Simbolon SH, Mewakili Dandim 0207/ Simalungun, Mewakili Kapolres Pematangsiantar, para OPD dan BUMD di Lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. (rel/mea/esa)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/