alexametrics
27.5 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Lompat ke Sungai Deras, Remaja Desa Antara Batubara Hilang

iklan-usi

BATUBARA, METRODAILY – Sandi Saputra, seorang remaja berusia 17 tahun di Kabupaten Batu Bara, hilang dan tenggelam di tengah pusaran arus sungai yang deras pada Sabtu (7/5/2022) sore.

Sebelumnya, korban diketahui sedang asik nongkrong dan bersantai bersama lima orang rekannya di dekat dam pengendali tali air sungai yang berarus deras di Desa Antara Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara.

Berdasarkan informasi diperoleh, korban yang saat itu diajak beranjak oleh rekannya tanpa alasan yang jelas malah melompat ke tengah sungai dan tak kembali lagi ke permukaan.

“Mereka ada lima orang sama kawan-kawannya nongkrong di sini. Terus diajak pulang sama kawannya malah gak mau tapi malah lompat,” kata warga di lokasi kejadian, Linda Wati.

Baca Juga :  Polres Siantar Berbagi Kasih kepada Pemulung

Ibu korban bersama sejumlah keluarga yang tak lama datang ke lokasi tersebut terlihat histeris memanggil nama anaknya seraya berharap sosoknya bisa muncul dari dasar pusara sungai.

Beberapa warga tampak menenangkan wanita tersebut yang kemudian pingsan di pinggir sungai.

Sementara itu salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara, Eka menyebutkan proses pencarian korban di titik korban yang dilaporkan jatuh tersebut cukup sulit karena derasnya air.

“Kendala evakuasi yang dilakukan hari ini karena arus deras. Jadi tadi sudah diupayakan untuk masuk ke tengah dengan perahu namun gagal. Tapi kita akan tetap upayakan proses pencarian,” ujarnya. (Per/MD)

BATUBARA, METRODAILY – Sandi Saputra, seorang remaja berusia 17 tahun di Kabupaten Batu Bara, hilang dan tenggelam di tengah pusaran arus sungai yang deras pada Sabtu (7/5/2022) sore.

Sebelumnya, korban diketahui sedang asik nongkrong dan bersantai bersama lima orang rekannya di dekat dam pengendali tali air sungai yang berarus deras di Desa Antara Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara.

Berdasarkan informasi diperoleh, korban yang saat itu diajak beranjak oleh rekannya tanpa alasan yang jelas malah melompat ke tengah sungai dan tak kembali lagi ke permukaan.

“Mereka ada lima orang sama kawan-kawannya nongkrong di sini. Terus diajak pulang sama kawannya malah gak mau tapi malah lompat,” kata warga di lokasi kejadian, Linda Wati.

Baca Juga :  KPU-Kejari Tapsel Teken MoU Penanganan Hukum

Ibu korban bersama sejumlah keluarga yang tak lama datang ke lokasi tersebut terlihat histeris memanggil nama anaknya seraya berharap sosoknya bisa muncul dari dasar pusara sungai.

Beberapa warga tampak menenangkan wanita tersebut yang kemudian pingsan di pinggir sungai.

Sementara itu salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara, Eka menyebutkan proses pencarian korban di titik korban yang dilaporkan jatuh tersebut cukup sulit karena derasnya air.

“Kendala evakuasi yang dilakukan hari ini karena arus deras. Jadi tadi sudah diupayakan untuk masuk ke tengah dengan perahu namun gagal. Tapi kita akan tetap upayakan proses pencarian,” ujarnya. (Per/MD)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/