alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Rp1,6 Miliar Insentif Nakes RSUD Dolok Sanggul Telah Realisasi

iklan-usi

HUMBAHAS, METRODAILY.id, Sebanyak Rp 1,6 Milyar Insentif tenaga kesehatan (Nakes) untuk penanganan covid 19 di RSUD Dolok Sanggul sudah direalisasikan. Jumlah tersebut adalah besaran yang dibayarkan untuk kurun waktu tahun lalu (2020, red) hingga bulan Juni tahun ini.

Direktris RSUD Dolok Sanggul, dr Netty Iriani Simanjuntak melalui Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha , dr Happy Depari menyebut, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pencairan insentif nakes berikutnya.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan pencairan insentif nakes untuk bulan Juli dan Agustus tahun ini,” ujar dr Happy didampingi dr Henri manalu, ketua tim verifikasi insentif nakes, Kamis (7/10)

Terkait isu miring tentang pembagian insentif nakes tadi, Happy menjelaskan bahwa modul atau panduan pembagian insentif, mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07/MENKES/4239/2021, Semua data terkait insentif dilakukan melalui aplikasi yang sudah terintegrasi di Kemenkes.

“Bahkan, besaran yang diterima oleh nakes juga sudah tertera pada sistem aplikasi itu. Dan insentif itu murni terbagi pada nakes, dan tidak sampai pada management RSUD. Sepeser pun tidak ada sama management, apalagi sama ibu direktur,” tandas Happy.

Baca Juga :  Martin Manurung Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir di Nias

Ketua tim verifikasi insentif Nakes, dr Henri menjelaskan, pada KMK aturan pembagian insentif sudah terinci dan sebelumnya sudah disosialisasikan dengan baik untuk semua nakes di RSUD. “Insentif yang diberikan hanya pada nakes yang berinteraksi langsung dengan pasien suspek covid 19 dan dirawat intensif di RSUD ini,” ujar Henri.

lebih rinci Henri menjelaskan bahwa mereka yang berhak mendapat insentif adalah dokter, Perawat, Bidan serta Tenaga kesehatan lainnya.

Sementara, Perawat/Bidan harus memiliki STR dan SIP ysng masih aktif. “Meskipun perawat/Bidan kontak langsung dengan pasien jika SIPnya tidak aktif maka mereka tidak dibayar. jadi, keempat komponen inilah yang boleh menerima,” terang Henri. (Sht)

HUMBAHAS, METRODAILY.id, Sebanyak Rp 1,6 Milyar Insentif tenaga kesehatan (Nakes) untuk penanganan covid 19 di RSUD Dolok Sanggul sudah direalisasikan. Jumlah tersebut adalah besaran yang dibayarkan untuk kurun waktu tahun lalu (2020, red) hingga bulan Juni tahun ini.

Direktris RSUD Dolok Sanggul, dr Netty Iriani Simanjuntak melalui Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha , dr Happy Depari menyebut, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pencairan insentif nakes berikutnya.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan pencairan insentif nakes untuk bulan Juli dan Agustus tahun ini,” ujar dr Happy didampingi dr Henri manalu, ketua tim verifikasi insentif nakes, Kamis (7/10)

Terkait isu miring tentang pembagian insentif nakes tadi, Happy menjelaskan bahwa modul atau panduan pembagian insentif, mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07/MENKES/4239/2021, Semua data terkait insentif dilakukan melalui aplikasi yang sudah terintegrasi di Kemenkes.

“Bahkan, besaran yang diterima oleh nakes juga sudah tertera pada sistem aplikasi itu. Dan insentif itu murni terbagi pada nakes, dan tidak sampai pada management RSUD. Sepeser pun tidak ada sama management, apalagi sama ibu direktur,” tandas Happy.

Baca Juga :  Polres Dirikan Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kota Pinang

Ketua tim verifikasi insentif Nakes, dr Henri menjelaskan, pada KMK aturan pembagian insentif sudah terinci dan sebelumnya sudah disosialisasikan dengan baik untuk semua nakes di RSUD. “Insentif yang diberikan hanya pada nakes yang berinteraksi langsung dengan pasien suspek covid 19 dan dirawat intensif di RSUD ini,” ujar Henri.

lebih rinci Henri menjelaskan bahwa mereka yang berhak mendapat insentif adalah dokter, Perawat, Bidan serta Tenaga kesehatan lainnya.

Sementara, Perawat/Bidan harus memiliki STR dan SIP ysng masih aktif. “Meskipun perawat/Bidan kontak langsung dengan pasien jika SIPnya tidak aktif maka mereka tidak dibayar. jadi, keempat komponen inilah yang boleh menerima,” terang Henri. (Sht)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/