alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Perempuan ODGJ Kabur Bawa Bayinya dari Aek Nauli

iklan-usi

SIANTAR, METRODAILY.id – Seorang perempuan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kabur dari rumahnya di kawasan Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar. Saat kabur, ia membawa serta bayinya yang berusia tujuh bulan.

Saat melintas di seputaran Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Senin (5/7) sore, keberadaan wanita itu menarik perhatian personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pematangsiantar. Segera, mereka mengamankan perempuan itu dan menyelamatkan bayinya yang dalam kondisi sakit. Namun saat bayinya diselamatkan, sang ibu langsung kabur lagi.

Kabit Tritagun Satpol PP Kota Pematangsiantar Raja Nababan, Selasa (6/7) pagi mengatakan, ia dan beberapa rekannya telah mengamankan seorang wanita ODGJ yang sedang menggendong bayi berusia tujuh bulan.

Saat itu, kata Raja, sekitar pukul 17.30 WIB dan hujan turun. Ia melihat seorang perempuan menggendong bayi di seputaran Lapangan H Adam Malik. Dari gera-geriknya, Raja menilai perempuan itu ODGJ.
“Lalu saya mendekatinya,” kata Raja.

Setelah didekati, ternyata wanita tersebut telah diikuti oleh personel Satpol PP perempuan dari Lapangan Merdeka (Taman Bunga) Jalan Merdeka.

Segera, Raja dan rekan-rekannya mengamankan wanita tersebut dan menyelamatkan bayinya. Keduanya dibawa ke kantor Satpol PP.

Benar saja, wanita tersebut memiliki keterbelakangan mental. Sedangkan bayinya dalam kondisi demam. Tim Satpol PP pun memberikan susu kepada si bayi dan membungkusnya dengan kain agar hangat.

Baca Juga :  Banjir di Batu Bara Meluas, 5 Ribu Rumah Terendam

Selanjutnya bayi tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Kota Pematangsiantar untuk dikembalikan ke pihak keluarga.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial (Kasi Rehsos) Dinas Sosial Kota Pematangsiantar M Novrizal mengatakan kondisi bayi masih demam, sehingga dibawa berobat ke Puskesmas Kartini.

“Masih panas badannya. Tapi sudah kita berikan susu. Kita dapat informasi mereka tinggal di Kelurahan Aek Nauli Kecamatan Siantar Selatan. Sekarang sudah kita serahkan sama keluarganya,” jelas Novri.

Kata Novri, sesuai keterangan dari pihak keluarga, wanita tersebut sudah dua hari kabur dari rumah. Ia sudah lama mengalami gangguan kejiwaan, tepatnya setelah bercerai dari suaminya yang kini berada di luar Kota Pematangsiantar.

“Waktu mereka kabur dari rumah, keluarganya nggak tau. Taunya sehari setelah kabur. Sempat keluarganya mencari-cari tapi tak kunjung ketemu. Kasihan kita sama anaknya, masih kecil dibawa keliling, kena hujan lagi,” jelas Novri.

Novri mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Lurah Aek Nauli. Termasuk berusaha mencari ibu bayi yang ternyata kabur saat diamankan petugas Satpol PP.

“Sudah koordinasi. Mudah-mudahan ibu di bayi masih berada di Siantar. Nanti kalau ketemu, kita rehabkan saja. Kepada rekan-rekan media kalau Nampak, info juga ke kita. Saling bantu biar cepat kita dapatkan,” tutup Novri. (mat)

SIANTAR, METRODAILY.id – Seorang perempuan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kabur dari rumahnya di kawasan Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar. Saat kabur, ia membawa serta bayinya yang berusia tujuh bulan.

Saat melintas di seputaran Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Senin (5/7) sore, keberadaan wanita itu menarik perhatian personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pematangsiantar. Segera, mereka mengamankan perempuan itu dan menyelamatkan bayinya yang dalam kondisi sakit. Namun saat bayinya diselamatkan, sang ibu langsung kabur lagi.

Kabit Tritagun Satpol PP Kota Pematangsiantar Raja Nababan, Selasa (6/7) pagi mengatakan, ia dan beberapa rekannya telah mengamankan seorang wanita ODGJ yang sedang menggendong bayi berusia tujuh bulan.

Saat itu, kata Raja, sekitar pukul 17.30 WIB dan hujan turun. Ia melihat seorang perempuan menggendong bayi di seputaran Lapangan H Adam Malik. Dari gera-geriknya, Raja menilai perempuan itu ODGJ.
“Lalu saya mendekatinya,” kata Raja.

Setelah didekati, ternyata wanita tersebut telah diikuti oleh personel Satpol PP perempuan dari Lapangan Merdeka (Taman Bunga) Jalan Merdeka.

Segera, Raja dan rekan-rekannya mengamankan wanita tersebut dan menyelamatkan bayinya. Keduanya dibawa ke kantor Satpol PP.

Benar saja, wanita tersebut memiliki keterbelakangan mental. Sedangkan bayinya dalam kondisi demam. Tim Satpol PP pun memberikan susu kepada si bayi dan membungkusnya dengan kain agar hangat.

Baca Juga :  Yakin Ade Jona Bisa Maksimalkan Potensi Pengusaha di Daerah

Selanjutnya bayi tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Kota Pematangsiantar untuk dikembalikan ke pihak keluarga.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial (Kasi Rehsos) Dinas Sosial Kota Pematangsiantar M Novrizal mengatakan kondisi bayi masih demam, sehingga dibawa berobat ke Puskesmas Kartini.

“Masih panas badannya. Tapi sudah kita berikan susu. Kita dapat informasi mereka tinggal di Kelurahan Aek Nauli Kecamatan Siantar Selatan. Sekarang sudah kita serahkan sama keluarganya,” jelas Novri.

Kata Novri, sesuai keterangan dari pihak keluarga, wanita tersebut sudah dua hari kabur dari rumah. Ia sudah lama mengalami gangguan kejiwaan, tepatnya setelah bercerai dari suaminya yang kini berada di luar Kota Pematangsiantar.

“Waktu mereka kabur dari rumah, keluarganya nggak tau. Taunya sehari setelah kabur. Sempat keluarganya mencari-cari tapi tak kunjung ketemu. Kasihan kita sama anaknya, masih kecil dibawa keliling, kena hujan lagi,” jelas Novri.

Novri mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Lurah Aek Nauli. Termasuk berusaha mencari ibu bayi yang ternyata kabur saat diamankan petugas Satpol PP.

“Sudah koordinasi. Mudah-mudahan ibu di bayi masih berada di Siantar. Nanti kalau ketemu, kita rehabkan saja. Kepada rekan-rekan media kalau Nampak, info juga ke kita. Saling bantu biar cepat kita dapatkan,” tutup Novri. (mat)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/