alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Padangsidimpuan Perketat PPKM, Tak Pakai Masker, Tes Swab di Tempat

iklan-usi

SIDIMPUAN, METRODAILY.id – Untuk meminimalisir penyebaran virus corona, Satgas Covid-19 Kota Padangsidimpuan melalukan berbagai upaya, salah satunya melakukan tes swab di empat titik yang telah disediakan kepada masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution pada Senin (5/7) lalu menegaskan, mengatakan demi menurunkan status Zona Merah COVID-19 Kota Padangsidimpuan, dilakukan upaya pengetatan Protokol Kesehatan (Prokes) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya melakukan tes swab di tempat bagi masyarakat yang melintas di empat titik tanpa mengenakan masker.

“Beberapa langkah yang kita ambil di antaranya melakukan razia masker bagi pengguna jalan. Bagi yang tidak mengenakan masker akan dites swab antigen di beberapa posko yang didirikan gugus tugas,” katanya.
Tes swab dilakukan di empat lokasi, antara lain Simpang IKIP, Simpang Bank BRI cabang Padangsidimpuan, Lapangan Pabrik ES dan Simpang RSUD Padangsidimpuan.

Ia menambahkan, demi menjaga Kota Padangsidimpuan dari penyebaran Covid-19, hal itu harus dilaksanakan. Selain sebagai tracking, juga akan memberikan efek jera bagi warga yang tidak taat memakai masker saat keluar rumah.

Baca Juga :  Plt Wali Kota Tanjungbalai Kunker ke Pemko Tebingtinggi

Kepatuhan terhadap Prokes Menurun

Sebelumnya Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution juga menyebut bahwa kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dinilai menurun meski status Kota Padangsidimpuan masuk dalam zona merah.

“Indikatornya enggak jauh dari situ, tingkat kepatuhan (protokol kesehatan) menurun, masyarakat kita kurang sadar,” ucap Irsan Efendi Nasution.

Usai mengumumkan Kota Padangsidimpuan berada pada zona merah, Wali Kota bersama Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing beserta Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini memimpin razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan razia masker.

Berbagai tempat berkerumun dibubarkan, sebagian di antaranya disegel untuk sementara waktu karena enggan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas. “Peningkatan grafik kasus Covid-19 yang terus menerus meningkat di Kota Padangsidimpuan dikhawatirkan akan lebih banyak memakan korban. Untuk itu, meskipun tindakan ini menimbulkan pro dan kontra namun harus kita jalankan, karena keselamatan warga adalah hukum tertinggi,” ucap Wali Kota. (ant/int)

SIDIMPUAN, METRODAILY.id – Untuk meminimalisir penyebaran virus corona, Satgas Covid-19 Kota Padangsidimpuan melalukan berbagai upaya, salah satunya melakukan tes swab di empat titik yang telah disediakan kepada masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution pada Senin (5/7) lalu menegaskan, mengatakan demi menurunkan status Zona Merah COVID-19 Kota Padangsidimpuan, dilakukan upaya pengetatan Protokol Kesehatan (Prokes) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya melakukan tes swab di tempat bagi masyarakat yang melintas di empat titik tanpa mengenakan masker.

“Beberapa langkah yang kita ambil di antaranya melakukan razia masker bagi pengguna jalan. Bagi yang tidak mengenakan masker akan dites swab antigen di beberapa posko yang didirikan gugus tugas,” katanya.
Tes swab dilakukan di empat lokasi, antara lain Simpang IKIP, Simpang Bank BRI cabang Padangsidimpuan, Lapangan Pabrik ES dan Simpang RSUD Padangsidimpuan.

Ia menambahkan, demi menjaga Kota Padangsidimpuan dari penyebaran Covid-19, hal itu harus dilaksanakan. Selain sebagai tracking, juga akan memberikan efek jera bagi warga yang tidak taat memakai masker saat keluar rumah.

Baca Juga :  Puluhan Hewan Ternak Mati, Warga Moho Demo di Lahan Garapan

Kepatuhan terhadap Prokes Menurun

Sebelumnya Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution juga menyebut bahwa kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dinilai menurun meski status Kota Padangsidimpuan masuk dalam zona merah.

“Indikatornya enggak jauh dari situ, tingkat kepatuhan (protokol kesehatan) menurun, masyarakat kita kurang sadar,” ucap Irsan Efendi Nasution.

Usai mengumumkan Kota Padangsidimpuan berada pada zona merah, Wali Kota bersama Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing beserta Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini memimpin razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan razia masker.

Berbagai tempat berkerumun dibubarkan, sebagian di antaranya disegel untuk sementara waktu karena enggan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas. “Peningkatan grafik kasus Covid-19 yang terus menerus meningkat di Kota Padangsidimpuan dikhawatirkan akan lebih banyak memakan korban. Untuk itu, meskipun tindakan ini menimbulkan pro dan kontra namun harus kita jalankan, karena keselamatan warga adalah hukum tertinggi,” ucap Wali Kota. (ant/int)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/