alexametrics
27 C
Medan
Tuesday, August 9, 2022

iklanpemko

Kutipan Masuk Sekolah Unggulan, Jamal: Guru Salah Paham

SIBOLGA, METRODAILY.id – Walikota Sibolga H Jamaluddin Pohan menegaskan seluruh biaya untuk siswa tingkat SLTP yang masuk kategori kelas unggulan digratiskan, termasuk biaya seragam sekolah.

“Oknum guru di salah satu SMP Negeri di Sibolga kita duga salah pengertian, salah memahami, sehingga menagih uang seragam sekolah siswa unggulan kepada orangtua siswa. Memang anggaran untuk siswa kelas unggulan belum ditampung di R-APBD 2021, tetapi akan kita tampung di P-APBD,” kata Walikota Sibolga H Jamaluddin Pohan dalam keterangan persnya kepada New Tapanuli, Senin (5/6).

Turut mendampingi Jamal, Sekretaris Daerah M Yusuf Batubara, Asisten II Hendra Darmalius, dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Masnot Hasibuan.

Jamal menyebutkan, terdapat kesalahpahaman semata antara pihak sekolah dan orang tua siswa. “Sesuai informasi yang kita terima, ada seorang guru diduga melakukan pungutan biaya pakaian seragam sekolah kelas unggulan kepada orang tua siswa. Sehingga membuat kesalahpahaman atara orang tua siswa dan guru SMP tersebut,” ujarnya.

Terjadinya kesalapahaman tersebut, sambung Jamal, diakibatkan kurang pahamnya guru dalam menyampaikan kepada orang tua siswa, sehingga menjadi kosumsi publik yang membuat kesalahpahaman di masyarakat. “Karena anggaran belum disediakan, oknum guru mengambil kesimpulan untuk melakukan penagihan kepada kepada orang tua siswa. Namun guru tersebut salah menyampaikan, sementara biaya pakaian seragam itu akan ditampung melalui P-APBD 2021,” jelasnya.

Baca Juga :  10 Preman & Jukir Liar Diamankan Polres Tapteng

Untuk itu, katanya lagi, Pemko Sibolga secara bertahap akan menggratiskan seluruh biaya seragam sekolah, meskipun masih hanya untuk siswa kelas unggulan. “Sebab tahun ini kita masih refocusing anggaran, dan untuk sementara kita menggratiskan untuk kelas unggulan,” ucapnya. Mudah-mudahan tahun depan tidak ada lagi refocusing anggaran, agar seluruh sekolah bisa terbantu. Untuk itu, orang tua siswa tidak lagi risau, karena semua biaya bagi kelas unggulan ditanggung Pemko Sibolga,” tegasnya.

Menurut Jamal, siswa unggulan merupakan program atau vis misi pasangan Jamal-Pantas saat pilkada lalu, dan pihaknya juga berjanji untuk menggratiskan hal itu. “Saya sudah mendapatkan informasi, uang seragam sekolah yang sempat disetorkan orang tua siswa sudah dikembalikan,” tandasnya. (rb)

SIBOLGA, METRODAILY.id – Walikota Sibolga H Jamaluddin Pohan menegaskan seluruh biaya untuk siswa tingkat SLTP yang masuk kategori kelas unggulan digratiskan, termasuk biaya seragam sekolah.

“Oknum guru di salah satu SMP Negeri di Sibolga kita duga salah pengertian, salah memahami, sehingga menagih uang seragam sekolah siswa unggulan kepada orangtua siswa. Memang anggaran untuk siswa kelas unggulan belum ditampung di R-APBD 2021, tetapi akan kita tampung di P-APBD,” kata Walikota Sibolga H Jamaluddin Pohan dalam keterangan persnya kepada New Tapanuli, Senin (5/6).

Turut mendampingi Jamal, Sekretaris Daerah M Yusuf Batubara, Asisten II Hendra Darmalius, dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Masnot Hasibuan.

Jamal menyebutkan, terdapat kesalahpahaman semata antara pihak sekolah dan orang tua siswa. “Sesuai informasi yang kita terima, ada seorang guru diduga melakukan pungutan biaya pakaian seragam sekolah kelas unggulan kepada orang tua siswa. Sehingga membuat kesalahpahaman atara orang tua siswa dan guru SMP tersebut,” ujarnya.

Terjadinya kesalapahaman tersebut, sambung Jamal, diakibatkan kurang pahamnya guru dalam menyampaikan kepada orang tua siswa, sehingga menjadi kosumsi publik yang membuat kesalahpahaman di masyarakat. “Karena anggaran belum disediakan, oknum guru mengambil kesimpulan untuk melakukan penagihan kepada kepada orang tua siswa. Namun guru tersebut salah menyampaikan, sementara biaya pakaian seragam itu akan ditampung melalui P-APBD 2021,” jelasnya.

Baca Juga :  Taput Waspada Varian Baru Covid-19

Untuk itu, katanya lagi, Pemko Sibolga secara bertahap akan menggratiskan seluruh biaya seragam sekolah, meskipun masih hanya untuk siswa kelas unggulan. “Sebab tahun ini kita masih refocusing anggaran, dan untuk sementara kita menggratiskan untuk kelas unggulan,” ucapnya. Mudah-mudahan tahun depan tidak ada lagi refocusing anggaran, agar seluruh sekolah bisa terbantu. Untuk itu, orang tua siswa tidak lagi risau, karena semua biaya bagi kelas unggulan ditanggung Pemko Sibolga,” tegasnya.

Menurut Jamal, siswa unggulan merupakan program atau vis misi pasangan Jamal-Pantas saat pilkada lalu, dan pihaknya juga berjanji untuk menggratiskan hal itu. “Saya sudah mendapatkan informasi, uang seragam sekolah yang sempat disetorkan orang tua siswa sudah dikembalikan,” tandasnya. (rb)

iklan-usi
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/