alexametrics
23.9 C
Medan
Saturday, August 13, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Plt Kadisdik Sumut Copot 2 Kasek

MEDAN, METRODAILY – Plt Kadisdik Sumut Lasro Marbun melakukan evaluasi atas kinerja kepala sekolah (kasek) di bawah naungan provinsi, yakni SMA, SMK dan sederajat. Ada 2 kasek telah menjadi “korban” gebrakan Lasro.

“Saya baru menyidak 20 sekolah, 2 di antaranya harus meninggalkan tugas-tugasnya sebagai kepala sekolah. Itu hasilnya,” kata Lasro Marbun bersama Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Kaiman Turnip, kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (6/4//2022).

Selain itu, ia kemudian akan mengevaluasi masa jabatan kasek. Disebutkannya evaluasi itu telah disetujui pimpinan, yakni masa jabatan 16 tahun. “Selebihnya kembali menjadi guru,” sebutnya.

Lalu yang menggantikannya adalah guru-guru yang memiliki wawasan manajemen pengelolaan sekolah, berprestasi, dan punya integritas tinggi dalam memajukan pendidikan, yang semuanya melalui seleksi. Selain itu, masa jabatan kepala sekolah di satu sekolah juga dibatasi.

Baca Juga :  Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga Mulai Mutasi Pejabat Eselon Dua

Kemudian para pengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dirombak Lasro seluruhnya. Sehingga orang-orang yang merasa nyaman di sana, dipindahkan agar pengelolaan dana BOS lebih berkualitas lagi.
“Kami bersihkan tim BOS, tidak ada lagi orang lama di situ,” tegas Lasro.

Selain itu, pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK), yakni bantuan dana dalam pembangunan sekolah, juga diganti. Semuanya, tambah Lasro, bermuara pada upaya menghindari tidak terjadinya pemufakatan jahat dan agar anggaran DAK lebih optimal diserap. (net)

MEDAN, METRODAILY – Plt Kadisdik Sumut Lasro Marbun melakukan evaluasi atas kinerja kepala sekolah (kasek) di bawah naungan provinsi, yakni SMA, SMK dan sederajat. Ada 2 kasek telah menjadi “korban” gebrakan Lasro.

“Saya baru menyidak 20 sekolah, 2 di antaranya harus meninggalkan tugas-tugasnya sebagai kepala sekolah. Itu hasilnya,” kata Lasro Marbun bersama Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Kaiman Turnip, kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (6/4//2022).

Selain itu, ia kemudian akan mengevaluasi masa jabatan kasek. Disebutkannya evaluasi itu telah disetujui pimpinan, yakni masa jabatan 16 tahun. “Selebihnya kembali menjadi guru,” sebutnya.

Lalu yang menggantikannya adalah guru-guru yang memiliki wawasan manajemen pengelolaan sekolah, berprestasi, dan punya integritas tinggi dalam memajukan pendidikan, yang semuanya melalui seleksi. Selain itu, masa jabatan kepala sekolah di satu sekolah juga dibatasi.

Baca Juga :  Wow... Tanjungbalai Banjir Penghargaan, Ini Daftarnya

Kemudian para pengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dirombak Lasro seluruhnya. Sehingga orang-orang yang merasa nyaman di sana, dipindahkan agar pengelolaan dana BOS lebih berkualitas lagi.
“Kami bersihkan tim BOS, tidak ada lagi orang lama di situ,” tegas Lasro.

Selain itu, pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK), yakni bantuan dana dalam pembangunan sekolah, juga diganti. Semuanya, tambah Lasro, bermuara pada upaya menghindari tidak terjadinya pemufakatan jahat dan agar anggaran DAK lebih optimal diserap. (net)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/