alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Kompol Hermansyah: Segera Kita Respon

Sabu Milik UH ‘Laris Manis’ 

iklan-usi

SIANTAR, METRODAILY– Sejumlah masyarakat Kota Pematangsiantar meminta aparat kepolisian, tokoh agama dan pemuda agar bersama-sama memerangi peredaran narkoba terutama jenis sabu-sabu di kota berhawa sejuk ini.
Peredaran sabu-sabu dikatakan sudah sangat mengerikan.

Bahkan, peredarannya seolah-olah tidak terlarang. Penjualan narkotika dengan jenis sabu-sabu kini dengan mudah didapatkan.
Penjualan sabu-sabu itu disebut-sebut dikelola oleh Bandar besar berinisial “UH”.

Bandar tersebut membuka dua titik penjualan di Kota Siantar, yakni di Gang Bajigur, Lorong Air Bersih, Jalan Medan dan di dekat SMP Negeri 6 Siantar.
Sejumlah elemen telah mendesak pihak Polresta Siantar untuk memberantas peredaran narkoba tersebut.
Dikutip dari jurnalismewarga.id, Ardiansyah Saragih, sekalu Ketua Umum Gerakan Anti narkoba dan zat adiktif nasional (Garnizun), kondisi ini (peredaran narkoba) dapat mempertaruhkan kinerja dari Kapolres Pematangsiantar. Hal ini disebabkan bebasnya “pemain” sabu berjualan di wilayah hukum kerjanya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa Garnizun merupakan wadah berhimpunnya para aktivis, pemerhati dan peduli terhadap peredaran, penggunaan dan perdagangan narkotika, serta zat adiktif berbahaya lainnya.

Baca Juga :  Bendera PWI Sibolga-Tapteng Kembali Berkibar

Oleh karenanya diharapkan kita bersama, barsatu dan bergandengan tangan dgn memberikan masukan, ide, pendapat dan informasi atau pemberitaan yg punya relevansi dan berkaitan dengan pencegahan, pemberantasan peredaran barang haram Narkoba dan sejenisnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, peredaran narkoba yang dikelola UH tersebut beromset hingga ratusa juta.
“Penjualannya mencapai ratusan juta rupiah. Bebas kali, kalau yang tau aja, orang-orang yang belanja (beli sabu) mau mencapai ratusan orang). Apa tidak mengerikan itu?” Tanya dia.

Terpisah, Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol Hermansyah segera menindak lanjuti informasi dari warga tersebut. Pihaknya segera merespon ke Kasat Narkoba Polres Siantar dan jajaran. “Terima kasih. Segera kita tindaklanjuti,” tegas mantan Wakapolres Belawan ini. (tim)

SIANTAR, METRODAILY– Sejumlah masyarakat Kota Pematangsiantar meminta aparat kepolisian, tokoh agama dan pemuda agar bersama-sama memerangi peredaran narkoba terutama jenis sabu-sabu di kota berhawa sejuk ini.
Peredaran sabu-sabu dikatakan sudah sangat mengerikan.

Bahkan, peredarannya seolah-olah tidak terlarang. Penjualan narkotika dengan jenis sabu-sabu kini dengan mudah didapatkan.
Penjualan sabu-sabu itu disebut-sebut dikelola oleh Bandar besar berinisial “UH”.

Bandar tersebut membuka dua titik penjualan di Kota Siantar, yakni di Gang Bajigur, Lorong Air Bersih, Jalan Medan dan di dekat SMP Negeri 6 Siantar.
Sejumlah elemen telah mendesak pihak Polresta Siantar untuk memberantas peredaran narkoba tersebut.
Dikutip dari jurnalismewarga.id, Ardiansyah Saragih, sekalu Ketua Umum Gerakan Anti narkoba dan zat adiktif nasional (Garnizun), kondisi ini (peredaran narkoba) dapat mempertaruhkan kinerja dari Kapolres Pematangsiantar. Hal ini disebabkan bebasnya “pemain” sabu berjualan di wilayah hukum kerjanya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa Garnizun merupakan wadah berhimpunnya para aktivis, pemerhati dan peduli terhadap peredaran, penggunaan dan perdagangan narkotika, serta zat adiktif berbahaya lainnya.

Baca Juga :  Gigi Palsu Nyangkut di Kerongkongan, Bidan MZ Meninggal Dunia

Oleh karenanya diharapkan kita bersama, barsatu dan bergandengan tangan dgn memberikan masukan, ide, pendapat dan informasi atau pemberitaan yg punya relevansi dan berkaitan dengan pencegahan, pemberantasan peredaran barang haram Narkoba dan sejenisnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, peredaran narkoba yang dikelola UH tersebut beromset hingga ratusa juta.
“Penjualannya mencapai ratusan juta rupiah. Bebas kali, kalau yang tau aja, orang-orang yang belanja (beli sabu) mau mencapai ratusan orang). Apa tidak mengerikan itu?” Tanya dia.

Terpisah, Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol Hermansyah segera menindak lanjuti informasi dari warga tersebut. Pihaknya segera merespon ke Kasat Narkoba Polres Siantar dan jajaran. “Terima kasih. Segera kita tindaklanjuti,” tegas mantan Wakapolres Belawan ini. (tim)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/