alexametrics
25 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Mayat di Danau Toba Itu Pengusaha Balige yang Bunuh Diri

BALIGE, METRODAILY.id – Penemuan mayat Frianto Wibowo alias Mopeng (66), pengusaha kaya di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, yang mengambang di perairan Danau Toba, Minggu (3/10/2021), ternyata kasus bunuh diri. Pengusaha itu diduga depresi sehingga memilih mengakhiri hidupnya. Dugaan itu disampaikan pihak keluarga yang sudah membuat pernyataan dan mengiklaskan kematian tersebut diiklaskan.

“Penyelidikan atas kematian Frianto Wibowo sudah dihentikan karena dugaan kematian tersebut adalah diakibatkan depresi melakukan bunuh diri,” ujar Kapolsek Balige, AKP Agus Salim Siagian, Senin (4/10/2021), di Balige.
Karena diduga kasus bunuh diri, pihak kepolisian telah penghentian penyelidikan atas permintaan pihak keluarga korban. “Pihak keluarga sudah menyatakan ikhlas akan kepergian Frianto Wibowo,” kata Kapolsek.

Pada hari Minggu dua hari lalu, warga Balige khususnya di Pelabuhan Danau Toba Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, dihebohkan dengan penemuan mayat Frianto Wibowo (66) mengambang di perairan Danau Toba, setelah sebelumnya dinyatakan hilang dari rumah.

Kapolres Tobasa melalui Kapolsek Balige, AKP Agus Salim Siagian membenarkan sosok mayat yang ditemukan mengambang di perairan Danau Toba itu adalah warga Desa Napitupulu, Kecamatan Balige (masih kawasan Pelabuhan Balige), keluarga dari Grup Balige Jaya bernama Jaya Frianto Wibowo.

“Informasi yang kita dapat dari masyarakat, ada jasat mayat ditemukan mengambang di perairan Danau Toba di Steger Pelabuhan Balige sekira pukul 05:30 WIB. Tim SAR spearfishing langsung diturunkan untuk membantu masyarakat mengevakuasi korban,” papar AKP Agus Salim Siagian, Minggu (3/10/2021) di Balige.

Setelah dievakuasi, mayat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan otopsi untuk mengetahui apakah ada ditemukan hal-hal yang mencurigakan atas kematian korban. “Hasil otopsi tidak ada ditemukan keanehan, sehingga jenazah sudah diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Asahan Hadiri Penutupan Pelatihan Kader Pratama

Menurut Kapolsek, pihak keluarga terakhir kali melihat korban sekira pukul 07.00 WIB. Setelah dinyatakan hilang, pihak keluarga bersama petugas mengecek rekaman CCTV yang ada di sekitar rumah korban.

Dari rekaman CCTV, korban terlihat berjalan ke arah Dermaga Balige, yang jaraknya berkisar 30 meter.
“Setelah itu, kami melakukan pencarian dan mendapat informasi korban tenggelam di Danau Toba,” kata Agus Salim.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Kabupaten Toba, dr Pontas Batubara membenarkan evakuasi jenazah dilaksanakan oleh masyarakat sekitar, dibantu oleh anggota tim SAR BNPBD. “Setelah mayat dievakuasi, diketahui adalah merupakan keluarga dari Balige, yakni Jaya Frianto Wibowo alias Mopeng, warga setempat,” katanya.
Penemuan jenazah Frian sudah ditangani kepolisian setempat guna identifikasi lebih lanjut.

Adapun proses evakuasi jenazah dari Danau Toba dilakukan oleh Bripka Jafar Tampubolon dan tim. “Jadi rencananya jenazah korban akan dimakamkan di Medan,” katanya.

Pantauan di sekitar pelabuhan Balige pasca kematian pengusaha kaya itu, suasana tampak normal. Toko milik Frianto Wibowo tutup.

Salah satu pelanggan Frianto Wibowo, W. Siahaan, pemilik warung di Kecamatan Balige, mengatakan berduka atas meninggalnya Mopeng. Selama ini ia mengenal Mopeng sebagai sosok yang sederhana dan tidak banyak omong. “Sebagai pelanggan sejak tahun 1982, saya hanya bisa mengatakan turut berduka cita,” ungkapnya sedih. (tmc/mbo)

BALIGE, METRODAILY.id – Penemuan mayat Frianto Wibowo alias Mopeng (66), pengusaha kaya di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, yang mengambang di perairan Danau Toba, Minggu (3/10/2021), ternyata kasus bunuh diri. Pengusaha itu diduga depresi sehingga memilih mengakhiri hidupnya. Dugaan itu disampaikan pihak keluarga yang sudah membuat pernyataan dan mengiklaskan kematian tersebut diiklaskan.

“Penyelidikan atas kematian Frianto Wibowo sudah dihentikan karena dugaan kematian tersebut adalah diakibatkan depresi melakukan bunuh diri,” ujar Kapolsek Balige, AKP Agus Salim Siagian, Senin (4/10/2021), di Balige.
Karena diduga kasus bunuh diri, pihak kepolisian telah penghentian penyelidikan atas permintaan pihak keluarga korban. “Pihak keluarga sudah menyatakan ikhlas akan kepergian Frianto Wibowo,” kata Kapolsek.

Pada hari Minggu dua hari lalu, warga Balige khususnya di Pelabuhan Danau Toba Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, dihebohkan dengan penemuan mayat Frianto Wibowo (66) mengambang di perairan Danau Toba, setelah sebelumnya dinyatakan hilang dari rumah.

Kapolres Tobasa melalui Kapolsek Balige, AKP Agus Salim Siagian membenarkan sosok mayat yang ditemukan mengambang di perairan Danau Toba itu adalah warga Desa Napitupulu, Kecamatan Balige (masih kawasan Pelabuhan Balige), keluarga dari Grup Balige Jaya bernama Jaya Frianto Wibowo.

“Informasi yang kita dapat dari masyarakat, ada jasat mayat ditemukan mengambang di perairan Danau Toba di Steger Pelabuhan Balige sekira pukul 05:30 WIB. Tim SAR spearfishing langsung diturunkan untuk membantu masyarakat mengevakuasi korban,” papar AKP Agus Salim Siagian, Minggu (3/10/2021) di Balige.

Setelah dievakuasi, mayat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan otopsi untuk mengetahui apakah ada ditemukan hal-hal yang mencurigakan atas kematian korban. “Hasil otopsi tidak ada ditemukan keanehan, sehingga jenazah sudah diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Asahan Hadiri Penutupan Pelatihan Kader Pratama

Menurut Kapolsek, pihak keluarga terakhir kali melihat korban sekira pukul 07.00 WIB. Setelah dinyatakan hilang, pihak keluarga bersama petugas mengecek rekaman CCTV yang ada di sekitar rumah korban.

Dari rekaman CCTV, korban terlihat berjalan ke arah Dermaga Balige, yang jaraknya berkisar 30 meter.
“Setelah itu, kami melakukan pencarian dan mendapat informasi korban tenggelam di Danau Toba,” kata Agus Salim.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Kabupaten Toba, dr Pontas Batubara membenarkan evakuasi jenazah dilaksanakan oleh masyarakat sekitar, dibantu oleh anggota tim SAR BNPBD. “Setelah mayat dievakuasi, diketahui adalah merupakan keluarga dari Balige, yakni Jaya Frianto Wibowo alias Mopeng, warga setempat,” katanya.
Penemuan jenazah Frian sudah ditangani kepolisian setempat guna identifikasi lebih lanjut.

Adapun proses evakuasi jenazah dari Danau Toba dilakukan oleh Bripka Jafar Tampubolon dan tim. “Jadi rencananya jenazah korban akan dimakamkan di Medan,” katanya.

Pantauan di sekitar pelabuhan Balige pasca kematian pengusaha kaya itu, suasana tampak normal. Toko milik Frianto Wibowo tutup.

Salah satu pelanggan Frianto Wibowo, W. Siahaan, pemilik warung di Kecamatan Balige, mengatakan berduka atas meninggalnya Mopeng. Selama ini ia mengenal Mopeng sebagai sosok yang sederhana dan tidak banyak omong. “Sebagai pelanggan sejak tahun 1982, saya hanya bisa mengatakan turut berduka cita,” ungkapnya sedih. (tmc/mbo)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/