alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Desa Siparau-Barumun Terpilih jadi Desa Budaya

iklan-usi

BARUMUN, METRODAILY.id – Siparau di Kecamatan Barumun Tengah dipilih menjadi satu dari 359 Desa di Indonesia yang menjadi sasaran program Desa Pemajuan Kebudayaan tahun 2021. Program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan ini langkah untuk pemanfaatan cagar budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Husnul Yaqin Harahap SPi selaku Pendamping Kebudayaan Desa (Daya Desa) di Desa Siparau Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara saat berbincang-bincang dengan Metro Tabagsel menyebut, program Pemajuan Kebudayaan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017. Program dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Kegiatan Desa Pemajuan Kebudayaan di Desa Siparau nantinya akan dilaksanakan selama 6 bulan ke depan.

“Terhitung mulai bulan Juni hingga akhir November tahun 2021 yang meliputi tiga tahapan, yaitu Temu Kenali, Pengembangan, dan Pemanfaatan,” ujar Husnul, Eks Ketua BEM Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (2015-2016) ini.

Salah satu kriteria desa yang masuk dalam Program Pemajuan Kebudayaan tersebut kata Husnul, adalah Desa yang terletak di sekitar Cagar Budaya Nasional. Dan Desa Siparau merupakan salah satu Desa yang terletak di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara, yang terdapat sebuah Situs Cagar Budaya berupa Candi yang bernama Candi Sipamutung.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan dan tentunya kami sebagai Pendamping Kebudayaan yang ditunjuk meminta bantuan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas, Pemerintah Kecamatan, dan terkhusus dukungan penuh dari Pemerintah Desa Siparau dan aparatur Desa serta seluruh masyarakat Desa Siparau agar tercapainya tujuan maksimal dari Program Desa Pemajuan Kebudayaan. Salah satunya adalah terciptanya pemberdayaan Masyarakat Desa yang berkelanjutan,” tukas mahasiswa pascasarjana Ilmu Kelautan Universitas Riau ini.

Baca Juga :  Gelombang di Perairan Nias-Sibolga Capai 4 Meter

Dalam melaksanakan seluruh tahapan kerja program Desa Pemajuan Kebudayaan di Desa Siparau tahun 2021 kali ini, dilakukan seorang Pendamping Kebudayaan Desa (Daya Desa) dengan dibantu, didukung, dan diarahkan Afrina Nuratika Harahap ST, seorang Penggiat Budaya Kabupaten Padang Lawas.

Harapannya dengan program ini dapat meningkatkan kepedulian, interaksi dan apresiasi masyarakat terhadap potensi Kebudayaan di Desa agar dapat dikembangkan dan dimanfaatkan. Sehingga mampu memberikan peningkatan nilai sosial dan ekonomi masyarakat di Desa Siparau nantinya.

“Desa Pemajuan Kebudayaan merupakan program prioritas dari Direktorat Jenderal Kebudayaan,” ujar Perempuan yang akrab disapa Tika itu.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Desa Siparau Yahya Siregar SPdI turut mengapresiasi dan mendukung kegiatan Pemajuan Kebudayaan di Desa Siparau ini. Terlebih Desa Siparau sebagai satu-satunya desa yang terpilih pada program kementerian ini.

“Kami selaku Kepala Desa Siparau mengucapkan terimakasih karena Desa Siparau telah dipilih menjadi salah satu dari 359 Desa di Indonesia tempat pelaksanaan Program Pemajuan Kebudayaan tahun 2021. Dan tentunya kami selaku kepala Pemerintahan di Desa Siparau mendukung penuh dan turut memberikan sumbangsih waktu, pemikiran dan tenaga dalam mensukseskan Program Desa Pemajuan Kebudayaan khususnya di Desa Siparau tahun 2021 ini,” sebut Yahya Siregar. (tan)

BARUMUN, METRODAILY.id – Siparau di Kecamatan Barumun Tengah dipilih menjadi satu dari 359 Desa di Indonesia yang menjadi sasaran program Desa Pemajuan Kebudayaan tahun 2021. Program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan ini langkah untuk pemanfaatan cagar budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Husnul Yaqin Harahap SPi selaku Pendamping Kebudayaan Desa (Daya Desa) di Desa Siparau Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara saat berbincang-bincang dengan Metro Tabagsel menyebut, program Pemajuan Kebudayaan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017. Program dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Kegiatan Desa Pemajuan Kebudayaan di Desa Siparau nantinya akan dilaksanakan selama 6 bulan ke depan.

“Terhitung mulai bulan Juni hingga akhir November tahun 2021 yang meliputi tiga tahapan, yaitu Temu Kenali, Pengembangan, dan Pemanfaatan,” ujar Husnul, Eks Ketua BEM Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (2015-2016) ini.

Salah satu kriteria desa yang masuk dalam Program Pemajuan Kebudayaan tersebut kata Husnul, adalah Desa yang terletak di sekitar Cagar Budaya Nasional. Dan Desa Siparau merupakan salah satu Desa yang terletak di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara, yang terdapat sebuah Situs Cagar Budaya berupa Candi yang bernama Candi Sipamutung.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan dan tentunya kami sebagai Pendamping Kebudayaan yang ditunjuk meminta bantuan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas, Pemerintah Kecamatan, dan terkhusus dukungan penuh dari Pemerintah Desa Siparau dan aparatur Desa serta seluruh masyarakat Desa Siparau agar tercapainya tujuan maksimal dari Program Desa Pemajuan Kebudayaan. Salah satunya adalah terciptanya pemberdayaan Masyarakat Desa yang berkelanjutan,” tukas mahasiswa pascasarjana Ilmu Kelautan Universitas Riau ini.

Baca Juga :  Aroma & Lalat dari Ternak Ayam Sibatu-batu Resahkan Warga

Dalam melaksanakan seluruh tahapan kerja program Desa Pemajuan Kebudayaan di Desa Siparau tahun 2021 kali ini, dilakukan seorang Pendamping Kebudayaan Desa (Daya Desa) dengan dibantu, didukung, dan diarahkan Afrina Nuratika Harahap ST, seorang Penggiat Budaya Kabupaten Padang Lawas.

Harapannya dengan program ini dapat meningkatkan kepedulian, interaksi dan apresiasi masyarakat terhadap potensi Kebudayaan di Desa agar dapat dikembangkan dan dimanfaatkan. Sehingga mampu memberikan peningkatan nilai sosial dan ekonomi masyarakat di Desa Siparau nantinya.

“Desa Pemajuan Kebudayaan merupakan program prioritas dari Direktorat Jenderal Kebudayaan,” ujar Perempuan yang akrab disapa Tika itu.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Desa Siparau Yahya Siregar SPdI turut mengapresiasi dan mendukung kegiatan Pemajuan Kebudayaan di Desa Siparau ini. Terlebih Desa Siparau sebagai satu-satunya desa yang terpilih pada program kementerian ini.

“Kami selaku Kepala Desa Siparau mengucapkan terimakasih karena Desa Siparau telah dipilih menjadi salah satu dari 359 Desa di Indonesia tempat pelaksanaan Program Pemajuan Kebudayaan tahun 2021. Dan tentunya kami selaku kepala Pemerintahan di Desa Siparau mendukung penuh dan turut memberikan sumbangsih waktu, pemikiran dan tenaga dalam mensukseskan Program Desa Pemajuan Kebudayaan khususnya di Desa Siparau tahun 2021 ini,” sebut Yahya Siregar. (tan)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/