alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Poldasu akan Panggil Edy Rahmayadi

iklan-usi

MEDAN, METRODAILY.id – Pelatih biliar atlet Sumatera Utara, Khairuddin Aritonang alias Coki, melaporkan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, ke Polda Sumut, Senin, 3 Januari 2022. Kepolisian sudah melakukan upaya langkah hukum untuk proses laporan tersebut.

“Saat ini, penyidik sedang mempelajari serta mendalami terkait dengan laporan tersebut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi Kepada wartawan di Kota Medan, Selasa, 4 Januari 2022.

Hadi menjelaskan dalam laporan tersebut, dugaan tindak pidana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 310 Jo 315. “Untuk update-nya nanti kita akan sampaikan ke rekan-rekan media,” kata Hadi.

Hadi mengungkapkan pasca laporan dilayangkan oleh Coki bersama tim kuasa hukum, kepolisian selaku penyidik akan memanggil atau mengundang pihak yang terkait untuk diminta klarifikasi dan keterangan lebih lanjut.

“Ya dalam arti klarifikasi mengundang pihak pihak terkait seperti Yang saya sebutkan,” kata perwira melati tiga itu.

Disinggung apakah Polda Sumut akan memanggil dan meminta klarifikasi langsung terhadap Gubernur Edy? Hadi mengatakan tidak menutup kemungkinan. “Pastinya akan memanggil (Gubernur Edy) itu, meminta klarifikasi dan sebagainya. Nanti kita lihat,” kata Hadi. Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor polisi STTLP/03/1/2022/SPKT/Polda Sumut itu, Edy dilaporkan melakukan tindak pidana Pasal 310 Jo Pasal 315 KUHP. Berharap Polisi Segera Memproses

Baca Juga :  Tolak Game Zone, IMM Asahan Galang Dukungan Seluruh BKM

Berharap Diproses

Sebelumnya, pelatih Biliar Sumut, Khairuddin Aritonang alias Coki, mengharapkan kepolisian dapat segera memproses laporan tersebut. “Sebenarnya, harapannya diproses dengan baik, sehingga ini menimbulkan rasa keadilan bagi saya,” kata Coki kepada wartawan di Kota Medan, Senin 3 Januari 2022.

Coki mengaku siap dipertemukan dengan Gubernur Edy secara terbuka di hadapan umum. Bila orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara itu, meminta maaf langsung.

“Syaratnya gini aja, terbuka, panggil kawan-kawan media. Kawan-kawan pengacara saya, teman-teman yang lain dan disaksikan umum. Saya kan gak mau juga dibuat tertutup (pertemuan), salaman berdua saja, orang gak tahu. Orang abang nanti pikirannya bagaimana sama saya,” kata Coki. (vvc)

MEDAN, METRODAILY.id – Pelatih biliar atlet Sumatera Utara, Khairuddin Aritonang alias Coki, melaporkan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, ke Polda Sumut, Senin, 3 Januari 2022. Kepolisian sudah melakukan upaya langkah hukum untuk proses laporan tersebut.

“Saat ini, penyidik sedang mempelajari serta mendalami terkait dengan laporan tersebut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi Kepada wartawan di Kota Medan, Selasa, 4 Januari 2022.

Hadi menjelaskan dalam laporan tersebut, dugaan tindak pidana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 310 Jo 315. “Untuk update-nya nanti kita akan sampaikan ke rekan-rekan media,” kata Hadi.

Hadi mengungkapkan pasca laporan dilayangkan oleh Coki bersama tim kuasa hukum, kepolisian selaku penyidik akan memanggil atau mengundang pihak yang terkait untuk diminta klarifikasi dan keterangan lebih lanjut.

“Ya dalam arti klarifikasi mengundang pihak pihak terkait seperti Yang saya sebutkan,” kata perwira melati tiga itu.

Disinggung apakah Polda Sumut akan memanggil dan meminta klarifikasi langsung terhadap Gubernur Edy? Hadi mengatakan tidak menutup kemungkinan. “Pastinya akan memanggil (Gubernur Edy) itu, meminta klarifikasi dan sebagainya. Nanti kita lihat,” kata Hadi. Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor polisi STTLP/03/1/2022/SPKT/Polda Sumut itu, Edy dilaporkan melakukan tindak pidana Pasal 310 Jo Pasal 315 KUHP. Berharap Polisi Segera Memproses

Baca Juga :  Tim Vaksin Dalihan Natolu Kodim 0211/TT Kerjasama dengan PT GMG

Berharap Diproses

Sebelumnya, pelatih Biliar Sumut, Khairuddin Aritonang alias Coki, mengharapkan kepolisian dapat segera memproses laporan tersebut. “Sebenarnya, harapannya diproses dengan baik, sehingga ini menimbulkan rasa keadilan bagi saya,” kata Coki kepada wartawan di Kota Medan, Senin 3 Januari 2022.

Coki mengaku siap dipertemukan dengan Gubernur Edy secara terbuka di hadapan umum. Bila orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara itu, meminta maaf langsung.

“Syaratnya gini aja, terbuka, panggil kawan-kawan media. Kawan-kawan pengacara saya, teman-teman yang lain dan disaksikan umum. Saya kan gak mau juga dibuat tertutup (pertemuan), salaman berdua saja, orang gak tahu. Orang abang nanti pikirannya bagaimana sama saya,” kata Coki. (vvc)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/