23.9 C
Medan
Monday, December 5, 2022

Galian Longsor, 2 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun

MADINA, METRODAILY – Lubang yang digali enam penambang tiba-tiba longsor, akibatnya 2 diantaranya tertimbun dan saat berhasil dievakuasi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kondisi cuaca saat kejadian sedang hujan gerimis.

Kejadian di Desa Lancat, Kecamatan Lingga Bayu Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal ini saat sedang dalam penyelidikan pihak Polres Madina.

“Dua orang pria meninggal dunia di dalam lubang (tambang emas) di lahan eks PT Madinah Madani Mining (M3) Desa Lancat, Kecamatan Lingga Bayu,” kata Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Selasa (4/10/2022).

Reza mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (3/10) kemarin. Awalnya pada pukul 12.00 WIB, korban  Wawan (25) dan Mendah (40) bekerja bersama tim sebanyak enam orang menggali tanah menggunakan mesin dompeng hingga kedalaman sekitar delapan meter berbentuk kubangan. Kemudian terjadi longsor, hingga menimpa korban

Baca Juga :  Kisaran Diguyur Disinfektan Pencegahan Covid

Pada pukul 15.00 wib terjadi longsor sehingga menimpa korban yang bekerja di bagian bawah galian.

Mengetahui rekannya tertimbun longsor galian, para penggali tambang lain berupaya melakukan penggalian untuk menolong korban. Selang beberapa saat, mereka mengeluarkan korban dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian, petugas mengecek kebenaran informasi tersebut. Petugas mengumpulkan keterangan dan diketahui kedua korban adalah Wawan (25) dan Mendah (40), warga Desa Lancat, Lingga Bayu.

Setelah itu, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka di Desa Lancat. Sementara saat ini, personel Polsek Lingga Bayu masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.(int)

MADINA, METRODAILY – Lubang yang digali enam penambang tiba-tiba longsor, akibatnya 2 diantaranya tertimbun dan saat berhasil dievakuasi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kondisi cuaca saat kejadian sedang hujan gerimis.

Kejadian di Desa Lancat, Kecamatan Lingga Bayu Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal ini saat sedang dalam penyelidikan pihak Polres Madina.

“Dua orang pria meninggal dunia di dalam lubang (tambang emas) di lahan eks PT Madinah Madani Mining (M3) Desa Lancat, Kecamatan Lingga Bayu,” kata Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Selasa (4/10/2022).

Reza mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (3/10) kemarin. Awalnya pada pukul 12.00 WIB, korban  Wawan (25) dan Mendah (40) bekerja bersama tim sebanyak enam orang menggali tanah menggunakan mesin dompeng hingga kedalaman sekitar delapan meter berbentuk kubangan. Kemudian terjadi longsor, hingga menimpa korban

Baca Juga :  Bupati Tapsel Lepas 43 Kafilah ke MTQN Sumut

Pada pukul 15.00 wib terjadi longsor sehingga menimpa korban yang bekerja di bagian bawah galian.

Mengetahui rekannya tertimbun longsor galian, para penggali tambang lain berupaya melakukan penggalian untuk menolong korban. Selang beberapa saat, mereka mengeluarkan korban dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian, petugas mengecek kebenaran informasi tersebut. Petugas mengumpulkan keterangan dan diketahui kedua korban adalah Wawan (25) dan Mendah (40), warga Desa Lancat, Lingga Bayu.

Setelah itu, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka di Desa Lancat. Sementara saat ini, personel Polsek Lingga Bayu masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/