alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Siantar, Tj. Balai, dan Labusel Raih TPID Award

iklan-usi

PARAPAT, METRODAILY.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) delapan kabupaten/kota di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar mengikuti High Level Meeting (HLM). Kegiatan yang digelar di Hotel Niagara Parapat, Kamis (30/9) itu, sekaligus memberikan TPID Award kepada tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Pematangsiantar, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Kedelapan kabupaten/kota yang mengikuti HLM yakni yaitu Pematangsiantar, Simalungun, Batubara, Asahan, Tanjungbalai, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu, dan Labusel.

Dalam HLM tersebut dibahas beberapa hal yang menjadi fokus TPID, yakni Kondisi ketersediaan bahan pangan strategis penyumbang inflasi, Evaluasi program pengendalian inflasi tahun 2021, Capacity Building TPID dengan tema kegiatan: Pentingnya BUMD Pangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah, serta Penjajakan MoU Kerjasama Antar Daerah (KAD) sebagai program unggulan TPID di wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar.

Dalam rangka memelihara kestabilan nilai rupiah dan pengendalian inflasi, BI bersama pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan inflasi. Pentingnya menjaga laju inflasi pada level rendah dan stabil, yakni sesuai target inflasi nasional pada tahun 2021 sebesar 3±1%.

Terkendalinya inflasi yang ditandai kestabilan harga diyakini mampu mencegah dampak turunnya daya beli masyarakat, termasuk menekan angka kemiskinan masyarakat.

Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, BI perlu melakukan koordinasi lintas sektor/instansi dan penguatan kelembagaan TPID. Dukungan dan fasilitasi kepada TPID di kota/kabupaten perlu diperkuat dan didorong dalam melaksanakan program-program pengendalian inflasi melalui berbagai program rutin dan unggulan di masing-masing daerah dalam rangka pengendalian inflasi.

Kepala KPw BI Pematangsiantar Teuku Munandar, saat membuka sesi materi menyampaikan, situasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun mengakibatkan beberapa daerah mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Gencarnya program vaksinasi di pusat dan daerah diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Masih banyaknya masyarakat yang keluar daerah untuk mengatasi keterbatasan surplus/defisit kebutuhan pokok diharapkan dapat diatasi dengan inisiasi kerjasama antar daerah. Untuk itu masing-masing TPID perlu melaporkan Neraca Pangan Daerah untuk memberikan gambaran situasi ketersediaan pangan di suatu daerah.

Turut memberikan materi terkait “Inovasi Program Pengendalian Inflasi dan Kiat Sukses Keberhasilan TPID”, yak j Pemenang TPID Award Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Tahun Tahun 2021 untuk wilayah Sumatera dari TPID Pekanbaru. Dalam pemaparannya Maria Cahyaningtyas – Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau menyampaikan beberapa faktor penunjang keberhasilan TPID Riau. Sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Ayat Cahyadi -Wakil Walikota Pekanbaru.

Baca Juga :  21 Syamas dan 18 Sintua GKPS Diateitupa Dilantik

Strategi dan langkah tersebut di antaranya Menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok; Mendorong tumbuhnya sektor ekonomi produktif dan memperkuat sektor UMKM; dan Meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian.

Secara singkat, kunci keberhasilan TPID Riau antara lain didorong oleh kepedulian kepala daerah, kebijakan yang didorong regulasi, kerjasama semua pihak, dan adanya kemauan untuk maju.

Selanjutnya turut menyampaikan materi Pamrihadi Wiraryo – Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya. Ia memaparkan keberhasilan BUMD DKI Jakarta dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya melalui Kerjasama Antar Daerah, khususnya wilayah Pulau Jawa.

Sinergi kerjasama yang dilakukan mampu menghasilkan omset keuntungan Rp28,8 miliar dengan tetap mengedepankan kerjasama yang saling menguntungkan serta good governance yang baik.

Pada pertemuan tersebut juga dilaksanakan evaluasi program pengendalian inflasi kepada masingmasing TPID. Evaluasi dilakukan dalam rangka menilai keberhasilan berbagai program yang dilaksanakan TPID dalam mengendalikan harga di masing-masing kota/kabupaten setiap tahunnya.

Penghargaan TPID Award diberikan kepada 3 TPID terbaik di wilayah kerja KpwBI Pematangsiantar, yakni Tanjungbalai, Pematangsiantar, dan Labusel.

Turut dibahas dalam pertemuan terkait roadmap pengendalian inflasi di wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar tahun 2022. Melalui HLM TPID wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar 2021, masing-masing TPID diharapkan mampu meningkatkan awareness dan meningkatkan motivasi dalam melaksanakan program pengendalian inflasi di daerah.

Sedangkan tercapainya kerjasama antar daerah antar kota/kabupaten di Sisibataslabuhan dalam rangka memenuhi surpus/defisit komoditas pangan di daerah. Pelaksanaan HLM TPID wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar dilaksanakan secara hybrid, baik pertemuan tatap muka langsung dengan dihadiri kepala daerah dan perwakilan dari masing-masing TPID.

Sedangkan live zoom diikuti perwakilan dinas dan instansi di TPID. Pertemuan dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah dan Kantor Pusat BI. (rel)

PARAPAT, METRODAILY.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) delapan kabupaten/kota di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar mengikuti High Level Meeting (HLM). Kegiatan yang digelar di Hotel Niagara Parapat, Kamis (30/9) itu, sekaligus memberikan TPID Award kepada tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Pematangsiantar, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Kedelapan kabupaten/kota yang mengikuti HLM yakni yaitu Pematangsiantar, Simalungun, Batubara, Asahan, Tanjungbalai, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu, dan Labusel.

Dalam HLM tersebut dibahas beberapa hal yang menjadi fokus TPID, yakni Kondisi ketersediaan bahan pangan strategis penyumbang inflasi, Evaluasi program pengendalian inflasi tahun 2021, Capacity Building TPID dengan tema kegiatan: Pentingnya BUMD Pangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah, serta Penjajakan MoU Kerjasama Antar Daerah (KAD) sebagai program unggulan TPID di wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar.

Dalam rangka memelihara kestabilan nilai rupiah dan pengendalian inflasi, BI bersama pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan inflasi. Pentingnya menjaga laju inflasi pada level rendah dan stabil, yakni sesuai target inflasi nasional pada tahun 2021 sebesar 3±1%.

Terkendalinya inflasi yang ditandai kestabilan harga diyakini mampu mencegah dampak turunnya daya beli masyarakat, termasuk menekan angka kemiskinan masyarakat.

Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, BI perlu melakukan koordinasi lintas sektor/instansi dan penguatan kelembagaan TPID. Dukungan dan fasilitasi kepada TPID di kota/kabupaten perlu diperkuat dan didorong dalam melaksanakan program-program pengendalian inflasi melalui berbagai program rutin dan unggulan di masing-masing daerah dalam rangka pengendalian inflasi.

Kepala KPw BI Pematangsiantar Teuku Munandar, saat membuka sesi materi menyampaikan, situasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun mengakibatkan beberapa daerah mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Gencarnya program vaksinasi di pusat dan daerah diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Masih banyaknya masyarakat yang keluar daerah untuk mengatasi keterbatasan surplus/defisit kebutuhan pokok diharapkan dapat diatasi dengan inisiasi kerjasama antar daerah. Untuk itu masing-masing TPID perlu melaporkan Neraca Pangan Daerah untuk memberikan gambaran situasi ketersediaan pangan di suatu daerah.

Turut memberikan materi terkait “Inovasi Program Pengendalian Inflasi dan Kiat Sukses Keberhasilan TPID”, yak j Pemenang TPID Award Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Tahun Tahun 2021 untuk wilayah Sumatera dari TPID Pekanbaru. Dalam pemaparannya Maria Cahyaningtyas – Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau menyampaikan beberapa faktor penunjang keberhasilan TPID Riau. Sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Ayat Cahyadi -Wakil Walikota Pekanbaru.

Baca Juga :  Zona Kuning di Sumut jadi 22 Daerah

Strategi dan langkah tersebut di antaranya Menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok; Mendorong tumbuhnya sektor ekonomi produktif dan memperkuat sektor UMKM; dan Meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian.

Secara singkat, kunci keberhasilan TPID Riau antara lain didorong oleh kepedulian kepala daerah, kebijakan yang didorong regulasi, kerjasama semua pihak, dan adanya kemauan untuk maju.

Selanjutnya turut menyampaikan materi Pamrihadi Wiraryo – Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya. Ia memaparkan keberhasilan BUMD DKI Jakarta dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya melalui Kerjasama Antar Daerah, khususnya wilayah Pulau Jawa.

Sinergi kerjasama yang dilakukan mampu menghasilkan omset keuntungan Rp28,8 miliar dengan tetap mengedepankan kerjasama yang saling menguntungkan serta good governance yang baik.

Pada pertemuan tersebut juga dilaksanakan evaluasi program pengendalian inflasi kepada masingmasing TPID. Evaluasi dilakukan dalam rangka menilai keberhasilan berbagai program yang dilaksanakan TPID dalam mengendalikan harga di masing-masing kota/kabupaten setiap tahunnya.

Penghargaan TPID Award diberikan kepada 3 TPID terbaik di wilayah kerja KpwBI Pematangsiantar, yakni Tanjungbalai, Pematangsiantar, dan Labusel.

Turut dibahas dalam pertemuan terkait roadmap pengendalian inflasi di wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar tahun 2022. Melalui HLM TPID wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar 2021, masing-masing TPID diharapkan mampu meningkatkan awareness dan meningkatkan motivasi dalam melaksanakan program pengendalian inflasi di daerah.

Sedangkan tercapainya kerjasama antar daerah antar kota/kabupaten di Sisibataslabuhan dalam rangka memenuhi surpus/defisit komoditas pangan di daerah. Pelaksanaan HLM TPID wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar dilaksanakan secara hybrid, baik pertemuan tatap muka langsung dengan dihadiri kepala daerah dan perwakilan dari masing-masing TPID.

Sedangkan live zoom diikuti perwakilan dinas dan instansi di TPID. Pertemuan dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah dan Kantor Pusat BI. (rel)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/