alexametrics
27.8 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Palas Paling Rendah Cakupan Vaksinasi Dosis 3

MEDAN, METRODAILY.id – Vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) khususnya dosis 2 masih terus berlanjut. Saat ini, capaiannya masih jauh dari target keseluruhan vaksinasi Sumut yaitu 11.419.559 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepada Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, capaian vaksinasi dosis dua sudah mencapai 13,20 persen atau 1.507.816 orang. Dari jumlah ini, paling banyak petugas publik. “Dosis 2 sudah 13,20 persen atau 1.507.816 orang. Dengan rincian, 72.784 SDM kesehatan, 965.538 petugas publik, 172.040 lansia, 281.331 masyarakat umum dan rentan, 20.894 usia 12-17 tahun,” ungkap Aris, Senin (30/8).

Aris menyebutkan, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, angka vaksinasi dosis 2 tertinggi sejauh ini dicapai Kabupaten Pakpak Bharat 45,42 persen.
Selanjutnya, disusul Kota Sibolga 34,46 persen, Kota Medan 29,36 persen, Humbang Hasundutan 28,88 persen, dan Samosir 23,98 persen. Sedangkan daerah terendah capaian vaksinasi dosis 2, yaitu Nias Selatan (Nisel) 3,60 persen.

Diakui Aris, cakupan vaksinasi saat ini memang masih rendah. Hal ini karena stok vaksin. “Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 yang relatif masih rendah, perlu menjamin ketersediaan jumlah vaksin sesuai dengan jumlah sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, untuk cakupan vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 21,30 persen atau 2.431.961 orang. Sementara dosis 3 (khusus tenaga kesehatan) 19,77 persen atau 14.051 orang. “Khusus dosis 3, saat ini cakupan paling banyak nakes (tenaga kesehatan) yang sudah divaksin yaitu di Kabupaten Humbang Hasundutan 79,79 persen. Kemudian, Gunungsitoli 77,42 persen, Toba 61,76 persen, Batubara 55,04 persen, dan Tapanuli Utara 51,17 persen. Sedangkan daerah paling sedikit cakupan vaskinasi dosis 3 yakni Padang Lawas nol persen. Untuk Kota Medan cakupannya baru 22,67 persen,” pungkasnya.

Baca Juga :  Vaksinasi di Madina Rendah, Ketua DPRD Mobilisasi Abang Becak

Terpisah, berdasarkan data Kemenkes yang didapatkan melalui BNPB, angka penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus menurun. Di mana dalam satu hari, kasus baru positif yang diperoleh hanya sebesar 350 orang.

Karenanya, dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 Sumut hanya naik tipis dari 95.162 menjadi 95.512 orang. Namun dengan jumlah itu, Sumut masih menjadi Provinsi terbanyak keempat dalam menyumbangkan 5.436 kasus baru positif nasional.

Sedangkan untuk kasus kesembuhan, Sumut masih tetap mempertahankan trend naiknya sebanyak 1.285 orang, sehingga totalnya naik dari 70.652 menjadi 71.937 orang. Melalui data itu, Sumut mencatatkan dirinya menjadi Provinsi terbanyak ketiga dalam menyumbangkan 19.398 kasus sembuh di Indonesia.

Selanjutnya untuk kasus kematian, Sumut memperoleh penambahan 19 orang, sehingga totalnya naik dari 2.331 menjadi 2.350 orang. Dengan jumlah itu, Sumut berada sebagai daerah terbanyak ketujuh bersama Aceh dan Kalimantan Timur dalam menyumbangkan 568 kasus kematian di Tanah Air.

Oleh karena itu, berdasarkan perkembangan data tersebut, total kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan signifikan sebesar 954 poin. Di mana pada hari sebelumnya terdapat 22.179 turun menjadi 21.225 orang.(ris/map/smg)

MEDAN, METRODAILY.id – Vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) khususnya dosis 2 masih terus berlanjut. Saat ini, capaiannya masih jauh dari target keseluruhan vaksinasi Sumut yaitu 11.419.559 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepada Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, capaian vaksinasi dosis dua sudah mencapai 13,20 persen atau 1.507.816 orang. Dari jumlah ini, paling banyak petugas publik. “Dosis 2 sudah 13,20 persen atau 1.507.816 orang. Dengan rincian, 72.784 SDM kesehatan, 965.538 petugas publik, 172.040 lansia, 281.331 masyarakat umum dan rentan, 20.894 usia 12-17 tahun,” ungkap Aris, Senin (30/8).

Aris menyebutkan, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, angka vaksinasi dosis 2 tertinggi sejauh ini dicapai Kabupaten Pakpak Bharat 45,42 persen.
Selanjutnya, disusul Kota Sibolga 34,46 persen, Kota Medan 29,36 persen, Humbang Hasundutan 28,88 persen, dan Samosir 23,98 persen. Sedangkan daerah terendah capaian vaksinasi dosis 2, yaitu Nias Selatan (Nisel) 3,60 persen.

Diakui Aris, cakupan vaksinasi saat ini memang masih rendah. Hal ini karena stok vaksin. “Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 yang relatif masih rendah, perlu menjamin ketersediaan jumlah vaksin sesuai dengan jumlah sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, untuk cakupan vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 21,30 persen atau 2.431.961 orang. Sementara dosis 3 (khusus tenaga kesehatan) 19,77 persen atau 14.051 orang. “Khusus dosis 3, saat ini cakupan paling banyak nakes (tenaga kesehatan) yang sudah divaksin yaitu di Kabupaten Humbang Hasundutan 79,79 persen. Kemudian, Gunungsitoli 77,42 persen, Toba 61,76 persen, Batubara 55,04 persen, dan Tapanuli Utara 51,17 persen. Sedangkan daerah paling sedikit cakupan vaskinasi dosis 3 yakni Padang Lawas nol persen. Untuk Kota Medan cakupannya baru 22,67 persen,” pungkasnya.

Baca Juga :  Paluta Buka Lowongan CPNS dan PPPK

Terpisah, berdasarkan data Kemenkes yang didapatkan melalui BNPB, angka penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus menurun. Di mana dalam satu hari, kasus baru positif yang diperoleh hanya sebesar 350 orang.

Karenanya, dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 Sumut hanya naik tipis dari 95.162 menjadi 95.512 orang. Namun dengan jumlah itu, Sumut masih menjadi Provinsi terbanyak keempat dalam menyumbangkan 5.436 kasus baru positif nasional.

Sedangkan untuk kasus kesembuhan, Sumut masih tetap mempertahankan trend naiknya sebanyak 1.285 orang, sehingga totalnya naik dari 70.652 menjadi 71.937 orang. Melalui data itu, Sumut mencatatkan dirinya menjadi Provinsi terbanyak ketiga dalam menyumbangkan 19.398 kasus sembuh di Indonesia.

Selanjutnya untuk kasus kematian, Sumut memperoleh penambahan 19 orang, sehingga totalnya naik dari 2.331 menjadi 2.350 orang. Dengan jumlah itu, Sumut berada sebagai daerah terbanyak ketujuh bersama Aceh dan Kalimantan Timur dalam menyumbangkan 568 kasus kematian di Tanah Air.

Oleh karena itu, berdasarkan perkembangan data tersebut, total kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan signifikan sebesar 954 poin. Di mana pada hari sebelumnya terdapat 22.179 turun menjadi 21.225 orang.(ris/map/smg)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/