alexametrics
23.9 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Suspect Cancer Mammae, Pemko Psp Tangani Neni Sakdiah

SIDEMPUAN, METRODAILY – Pemko Padang Sidempuan melalui Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah langsung bergerak cepat, begitu menerima informasi ada warga yang sakit parah dan tidak mempunyai biaya untuk berobat.

“Ibu Neni Sakdiah, warga Kelurahan Batunadua Jae yang dikabarkan mengalami infeksi payudara, sudah kita rujuk ke rumah sakit,” kata Kadis Kesehatan Sopian Subri kepada wartawan, Senin (28/2/2022).

Dijelaskannya, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Batunadua yang langsung turun ke lokasi, Neni Sakdiah didiagnosa menderita infeksi payudara (suspec cancer mammae).

Tim tersebut terdiri dari Kepala Puskesmas Batunadua Elinda Tarigan, dr. Miftahul Miskiyah Hasibuan dibantu tiga orang tenaga kesehatan dan didampingi Kepala Lingkungan 2 serta Kader Posyandu Batunadua Jae.

Hotman Alamsyah suami Neni Sakdiah menceritakan, istrinya sudah setahun lamanya mengalami kelainan di payudara. Tetapi karena tidak terasa sakit, istrinya mengabaikan itu dan tetap bekerja seperti biasa.

Sebulan yang lalu, istrinya mulai merasakan sakit dan berobat ke bidan. Untuk berobat ke dokter, mereka tidak punya biaya yang cukup dan kartu BPJS juga tidak ada.

Baca Juga :  Martin Manurung Salurkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Tapteng

Dr. Miftahul memeriksa kondisi Neni yang pusing dan radang payudara. Tensi darah 110 per 80, suhu tubuh 38 derajat celcius, detak nadi 80 kali per menit, frekuensi nafas 20 kali per menit, berat badan 40 kilogram dan sudah empat hari tidak buang air besar.

Selanjutnya, Puskesmas Batunadua merujuk Neni Sakdiah ke RSUD Padang Sidempuan dengan didampingi Bidan Fatma Wati Hasibuan dan keluarga pasien.

Di RSUD Padang Sidempuan, pasien ditangani dan dinyatakan harus dirujuk ke Medan. Namun karena ketiadaan biaya dan kepesertaan BPJS masih diproses, maka dibutuhkan surat rekomendasi dari Dinas Sosial.

“Saya sedang menuju rumah sakit dan telah perintahkan anggota segera siapkan segala surat yang dibutuhkan. Semua harus lancar sebagaimana harapan bapak Wali Kota Irsan Efendi Nasution kepada kita,” kata Kadis Sosial Zufri Nasution.

Demi kelancaran administrasi dan perobatan warganya yang sakit, meski hari libur, Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial dan RSUD Padang Sidempuan bersinergi dan bergerak cepat menanganinya. (irs/rel)

SIDEMPUAN, METRODAILY – Pemko Padang Sidempuan melalui Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah langsung bergerak cepat, begitu menerima informasi ada warga yang sakit parah dan tidak mempunyai biaya untuk berobat.

“Ibu Neni Sakdiah, warga Kelurahan Batunadua Jae yang dikabarkan mengalami infeksi payudara, sudah kita rujuk ke rumah sakit,” kata Kadis Kesehatan Sopian Subri kepada wartawan, Senin (28/2/2022).

Dijelaskannya, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Batunadua yang langsung turun ke lokasi, Neni Sakdiah didiagnosa menderita infeksi payudara (suspec cancer mammae).

Tim tersebut terdiri dari Kepala Puskesmas Batunadua Elinda Tarigan, dr. Miftahul Miskiyah Hasibuan dibantu tiga orang tenaga kesehatan dan didampingi Kepala Lingkungan 2 serta Kader Posyandu Batunadua Jae.

Hotman Alamsyah suami Neni Sakdiah menceritakan, istrinya sudah setahun lamanya mengalami kelainan di payudara. Tetapi karena tidak terasa sakit, istrinya mengabaikan itu dan tetap bekerja seperti biasa.

Sebulan yang lalu, istrinya mulai merasakan sakit dan berobat ke bidan. Untuk berobat ke dokter, mereka tidak punya biaya yang cukup dan kartu BPJS juga tidak ada.

Baca Juga :  Polres Tanjungbalai Rutin Amankan Kegiatan Ibadah

Dr. Miftahul memeriksa kondisi Neni yang pusing dan radang payudara. Tensi darah 110 per 80, suhu tubuh 38 derajat celcius, detak nadi 80 kali per menit, frekuensi nafas 20 kali per menit, berat badan 40 kilogram dan sudah empat hari tidak buang air besar.

Selanjutnya, Puskesmas Batunadua merujuk Neni Sakdiah ke RSUD Padang Sidempuan dengan didampingi Bidan Fatma Wati Hasibuan dan keluarga pasien.

Di RSUD Padang Sidempuan, pasien ditangani dan dinyatakan harus dirujuk ke Medan. Namun karena ketiadaan biaya dan kepesertaan BPJS masih diproses, maka dibutuhkan surat rekomendasi dari Dinas Sosial.

“Saya sedang menuju rumah sakit dan telah perintahkan anggota segera siapkan segala surat yang dibutuhkan. Semua harus lancar sebagaimana harapan bapak Wali Kota Irsan Efendi Nasution kepada kita,” kata Kadis Sosial Zufri Nasution.

Demi kelancaran administrasi dan perobatan warganya yang sakit, meski hari libur, Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial dan RSUD Padang Sidempuan bersinergi dan bergerak cepat menanganinya. (irs/rel)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/