JAKARTA, METRODAILY – Artis Jennifer Coppen kembali jadi sorotan publik usai ucapannya yang dianggap menghina warganet dengan sebutan “miskin”.
Peristiwa ini bermula dari komentar seorang netizen yang meminta Jennifer untuk tidak lagi mengejek penggemarnya. Akun @151200d menulis, “Please ya kak. Jangan ngatain miskin lagi. Kakak bisa kaya gini kan juga berkat orang-orang yang sayang sama kamu dan Kamari.”
Menanggapi hal itu, Jennifer menegaskan pernyataan “misqueen bacot” yang ditulisnya bukan ditujukan kepada fans, melainkan balasan terhadap komentar hater.
Baca Juga: Polres Simalungun Gerebek Dua Bandar, Sita 38,02 Gram Sabu Siap Edar
“Padahal memang setrauma itu gue sama ulang tahun (karena hanya selang 2 hari dari kepergian suami gue, Dali Wassink). Tapi hanya karena surprise di hari ulang tahun, gue langsung kena hujat,” ujar Jennifer dikutip dari akun TikTok @jennifer.coppen, Rabu (10/9).
Jennifer menambahkan, dirinya tetap menerima semua kritik dan hujatan, namun ada kalanya ia merasa perlu membalas komentar pedas.
“Orang ini mengatai gue dan ya gue katai balik dengan ‘misqueen banyak bacot’. Gue ngatain balik orang yang ngatain gue. Tapi kenapa yang merasa tersakiti itu satu Indonesia? Padahal gue enggak ngomongin kalian,” katanya.
Baca Juga: AD/ART DWP Padangsidimpuan Disosialisasikan
Meski begitu, kekasih pesepakbola Justin Hubner itu sadar tanpa dukungan fans, ia tidak akan mencapai kesuksesan yang dimilikinya saat ini.
“Jadi gue minta maaf pada 2.000 orang yang merasa tersakiti dengan komentar ini. Tapi yang pasti, gue enggak ngomongin kalian yang mendukung dan membeli produk-produk gue,” tegasnya.
Klarifikasi Jennifer tersebut langsung menuai beragam komentar warganet.
“Dia itu Gen Z. Kalian tahu kan, Gen Z akan balas menghujat kalau dihujat,” tulis akun @yourmiss*****.
“Gue juga bakal ngatain orang yang ngatain gue,” tambah akun @sering****.
Sementara akun @wita***** menilai, “Tapi karyawan Jennifer itu pada awet loh kerja sama dia. Dari situ, kita bisa simpulkan bahwa dia memang baik.” (oz)
Editor : Editor Satu