alexametrics
31.7 C
Medan
Thursday, August 11, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Meninggal Covid, Neneng Anjarwati Punya Komorbid

METRODAILY.id – Pedangdut Neneng Anjarwati meninggal dunia usai mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit akibat terpapar Covid-19. Dia menghembuskan napas terakhir, Rabu (14/7) sekitar pukul 00.20 WIB.

Daviz Anugrah, salah satu anak Neneng Anjarwati mengungkapkan kondisi kesehatan ibunya yang terus menurun beberapa hari setelah terpapar Covid-19. Neneng sendiri memang memiliki penyakit bawaan sebelumnya.

“Almahum punya penyakit bawaan (komorbid, Red), diabetes sama asam urat,” ucap Daviz saat ditemui ditemui di rumahnya di bilangan Munjul, Jakarta Timur, Rabu (14/7).

Neneng Anjarwati terpapar virus korona sejak 18 Juni 2021 lalu. Dia sempat beberapa hari menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun karena kondisi kesehatannya terus menurun, keluarga akhirnya memutuskan membawa Neneng ke rumah sakit.

“Awal masuk UGD selama 2 hari, kita masih sempat menemani. Pas masuk isolasi 5 hari gak bisa nemani sama sekali, di ruang ICU nggak bisa menemani juga,” tuturnya.

Baca Juga :  Annisa Trihapsari Hamil di Usia 45 Tahun

Daviz menduga kondisi kesehatan ibunya semakin drop setelah mendengar kabar orang-orang yang dikenalinya meninggal dunia. Tapi keluarga berusaha maksimal untuk menyelamatkan nyawa Neneng Anjarwati dengan mencarikan plasma darah.

“Kita juga cariin plasma darah. butuhnya 3 kantong tapi kita sempat dapatnya cuma dua kantong. Harusnya hari ini ambil kantong ketiga tapi hari ini beliau sudah gak ada,” ungkapnya sedih.

Beberapa waktu belakangan, kondisi kesehatan Neneng Anjawati drop. Saturasi oksigennya terus mengalami penurunan. “Oksigennya menurun banget. Yang tadinya 89, 72, tiba tiba langsung ke bawah,” ungkapnya.

Jenazah Neneng Anjarwati dibaringkan ke dalam peristirahatan terakhir di TPU Bambu Apus Jakarta Timur. Pemakaman dilaksanakan tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB dengan menerapkan protokol Covid-19. (jp)

METRODAILY.id – Pedangdut Neneng Anjarwati meninggal dunia usai mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit akibat terpapar Covid-19. Dia menghembuskan napas terakhir, Rabu (14/7) sekitar pukul 00.20 WIB.

Daviz Anugrah, salah satu anak Neneng Anjarwati mengungkapkan kondisi kesehatan ibunya yang terus menurun beberapa hari setelah terpapar Covid-19. Neneng sendiri memang memiliki penyakit bawaan sebelumnya.

“Almahum punya penyakit bawaan (komorbid, Red), diabetes sama asam urat,” ucap Daviz saat ditemui ditemui di rumahnya di bilangan Munjul, Jakarta Timur, Rabu (14/7).

Neneng Anjarwati terpapar virus korona sejak 18 Juni 2021 lalu. Dia sempat beberapa hari menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun karena kondisi kesehatannya terus menurun, keluarga akhirnya memutuskan membawa Neneng ke rumah sakit.

“Awal masuk UGD selama 2 hari, kita masih sempat menemani. Pas masuk isolasi 5 hari gak bisa nemani sama sekali, di ruang ICU nggak bisa menemani juga,” tuturnya.

Baca Juga :  Acha Sinaga Kangen Indonesia

Daviz menduga kondisi kesehatan ibunya semakin drop setelah mendengar kabar orang-orang yang dikenalinya meninggal dunia. Tapi keluarga berusaha maksimal untuk menyelamatkan nyawa Neneng Anjarwati dengan mencarikan plasma darah.

“Kita juga cariin plasma darah. butuhnya 3 kantong tapi kita sempat dapatnya cuma dua kantong. Harusnya hari ini ambil kantong ketiga tapi hari ini beliau sudah gak ada,” ungkapnya sedih.

Beberapa waktu belakangan, kondisi kesehatan Neneng Anjawati drop. Saturasi oksigennya terus mengalami penurunan. “Oksigennya menurun banget. Yang tadinya 89, 72, tiba tiba langsung ke bawah,” ungkapnya.

Jenazah Neneng Anjarwati dibaringkan ke dalam peristirahatan terakhir di TPU Bambu Apus Jakarta Timur. Pemakaman dilaksanakan tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB dengan menerapkan protokol Covid-19. (jp)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/